By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
PeristiwaSamarinda

Hirup Asap Genset, 12 Karyawan Toko Tas dan Sepatu di Mal Lembuswana Keracunan

Redaksi
By Redaksi
Published: Rabu, 6 September 2023
Share
Proses evakuasi korban keracunan asap mesin genset di Mal Lembuswana (Foto: Istimewa)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Suasana di sekitar Mal Lembuswana Samarinda tiba-tiba menjadi gaduh, ketika belasan karyawan dari sebuah toko tas dan sepatu terkapar tak berdaya akibat menghirup gas beracun yang diduga berasal dari mesin genset. Kejadian ini terjadi pada Rabu (6/9/2023) sore, saat listrik PLN padam dan toko tersebut menghidupkan genset untuk menerangi ruangan.

Namun, ternyata asap dari genset menyebar ke seluruh lantai dan menyebabkan keracunan massal.

Salah satu saksi mata yang juga sukarelawan dari PWI Kaltim, Munanto, mengatakan bahwa dirinya mendapat informasi tentang insiden ini melalui grup WhatsApp. Ia pun langsung bergegas ke lokasi untuk membantu mengevakuasi korban.

“Saat kami sampai di sana, kami melihat banyak karyawan yang sudah pingsan, muntah-muntah, dan lemas. Kami langsung membawa mereka keluar dari toko dan memanggil ambulans. Ada yang di lantai satu, dua, dan tiga,” kata Munanto.

Menurutnya, ada sekitar 12 orang yang harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Mereka dibagi ke tiga rumah sakit berbeda, yaitu Rumah Sakit AW Sjahranie, Rumah Sakit Dirgahayu, dan Rumah Sakit SMC.

“Alhamdulillah, dua orang yang saya antar sudah sadar dan kondisinya stabil. Mudah-mudahan yang lain juga bisa segera sembuh,” ucap Munanto.

Sementara itu, Tim Rescue Damkar Kota Samarinda Ikhwan Wahyudi mengatakan bahwa pihaknya harus memecahkan kaca di lantai tiga untuk membuat ventilasi udara. Hal ini dilakukan agar udara segar bisa masuk ke dalam ruangan dan mengurangi kadar gas beracun.

“Kami belum sempat membersihkan sisa-sisa gas yang masih ada di dalam toko, karena kami fokus pada penanganan korban,” jelas Ikhwan.

Ia juga mengatakan bahwa timnya telah mensterilkan lantai tiga dan meminta semua karyawan mal untuk meninggalkan gedung sementara waktu.

Ikhwan berharap agar pengelola mal lebih memperhatikan aspek keselamatan dan kesehatan kerja karyawan mereka, terutama saat menggunakan mesin genset.

“Kami harap ini menjadi pelajaran bagi semua pihak. Kami juga berdoa agar korban-korban yang keracunan gas bisa pulih dan kembali bekerja seperti biasa,” tutup Ikhwan. (Joe/El/Sekala)

TAGGED:Disdamkar Kota SamarindaKeracunan AsapMal LembuswanaPWI KaltimUtama
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Empat Kali Selundupkan Sabu dari Malaysia, Dua Pasutri Tertangkap di Tarakan dan Balikpapan
Next Article MPP Kukar, Layanan Publik Terintegrasi, Mudahkan Masyarakat Mengurus Berbagai Keperluan

Berita Undas

Gaji DPR Dilepas, Sahroni Pilih Jalur Donasi Terbuka
Selasa, 14 April 2026
Bahlil soal harga BBM bersubsidi: Tunggu waktunya saja
Rabu, 1 April 2026
Tidak Ada Pengadaan Mobil Dinas Baru Di Kutai Barat
Kamis, 26 Maret 2026
Estetika Terbaik: Keramik Batu Alam untuk Dinding Rumah
Kamis, 26 Maret 2026
Art Paris 2026: Bahasa dan Reparasi dalam Seni
Kamis, 26 Maret 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Samarinda

Jurnalis Kaltim Gelar Aksi Tolak RUU Penyiaran, Kebebasan Pers di Ambang Bahaya

3 Min Read
Advertorial

Stadion Palaran Siap Sambut Pengunjung dengan Lintasan Joging Baru

1 Min Read
Pemerintahan

Godok Tiga Nama, Andi Harun Tunggu Keputusan DPP Gerindra untuk Bakal Calon Wakilnya

3 Min Read
Ilustrasi (Foto: Ist)
Hukum & Kriminal

Viral Video Dua Saudara Kandung Hajar Teman dengan Badik Gara-gara Cinta Segitiga

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?