By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
PemerintahanSamarinda

“Gratispol” Resmi Bergulir: Pendidikan dan Kesehatan Gratis Jadi Amunisi Awal Pemprov Kaltim

Redaksi
By Redaksi
Published: Kamis, 19 Juni 2025
Share
Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin (kanan) dan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kaltim, Dasmiah (kiri).
Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin (kanan) dan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kaltim, Dasmiah (kiri). (Foto: Sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Program unggulan bertajuk “Gratispol” akhirnya tidak lagi sekadar janji kampanye. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mulai merealisasikan janji besar Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji itu dengan meluncurkan layanan pendidikan tinggi dan kesehatan gratis bagi warga.

Kebijakan ini diumumkan secara resmi dalam forum terbuka di Aula Warung Informasi Etam Kaltim (WIEK), Rabu (17/6/2025), oleh Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin, dan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dasmiah.

Di hadapan awak media dan pemangku kepentingan, Dasmiah menegaskan bahwa esensi Gratispol tak sebatas soal biaya kuliah gratis. Lebih dari itu, program ini menyasar perluasan akses pendidikan tinggi, terutama bagi kelompok masyarakat yang selama ini tersisih karena keterbatasan ekonomi.

“Masih banyak lulusan SMA kita yang tidak melanjutkan kuliah, padahal APK (angka partisipasi kasar) SMA di Kaltim sudah tertinggi secara nasional. Yang bisa memutus rantai kemiskinan hanya pendidikan,” tegasnya.

Program ini menjadi yang pertama di Indonesia: sebuah bantuan pendidikan berbasis anggaran daerah yang berlaku lintas jenjang, dari diploma hingga S3. Target utamanya adalah mahasiswa baru yang memiliki KTP Kaltim dan kuliah di perguruan tinggi dalam provinsi.

Menariknya, skema pendanaan dilakukan langsung melalui kerja sama antara pemerintah dan kampus. Orang tua mahasiswa tak perlu mengurus administrasi rumit. Dana bantuan ditransfer langsung dari Pemprov ke rekening institusi pendidikan.

Kebijakan ini efektif berjalan sejak Mei 2025, setelah RPJMD direvisi dan anggaran disesuaikan. Proses penyesuaian dimulai sejak Maret, atau hanya sebulan setelah Rudy Mas’ud dilantik sebagai gubernur.

Di Universitas Mulawarman, misalnya, rata-rata UKT berada di bawah Rp5 juta. Namun, untuk Fakultas Farmasi ditetapkan batas hingga Rp7,5 juta, dan Kedokteran maksimal Rp15 juta. Di atas nilai itu, mahasiswa dianggap berasal dari keluarga mampu dan tidak mendapat bantuan.

Sejak 16 Juni 2025, perguruan tinggi yang telah meneken kerja sama dilarang memungut UKT dari mahasiswa baru penerima manfaat Gratispol. Bila melanggar, pihak kampus akan dimintai pertanggungjawaban.

Tak hanya pendidikan, sektor kesehatan juga masuk dalam orbit Gratispol. Mulai pertengahan tahun ini, Pemprov Kaltim memastikan seluruh warga ber-KTP Kaltim berhak atas layanan kesehatan gratis.

“Cukup bawa KTP, tidak perlu KK. Kalau belum terdaftar, warga bisa langsung ke rumah sakit pemerintah,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin.

Anggaran tambahan sebesar Rp113 miliar disiapkan untuk mendukung program ini, di luar anggaran rutin Dinkes sebesar Rp71 miliar. Dana tersebut digunakan antara lain untuk membayar premi peserta BPJS kategori tidak mampu dan belum terdaftar.

Namun Jaya tak menutupi bahwa jalan menuju peluncuran program ini tak mudah. “Kami sudah beberapa kali bolak-balik ke kementerian untuk urusan regulasi. Bukan hal sepele. Sekarang tinggal menyelesaikan rekonsiliasi sekitar 146 ribu jiwa. Sebagian sudah aktif dan mendapatkan jaminan,” jelasnya.

Ia juga meminta warga untuk aktif melaporkan jika ada rumah sakit pemerintah yang menolak memberikan layanan. “Ini soal hak warga. Kalau ada yang tidak dilayani, laporkan.”

Di tengah dua program besar tersebut, Pemprov Kaltim juga menyiapkan satu kejutan: bantuan umroh gratis bagi para marbot masjid. Rencana ini sudah difinalisasi dan akan disimbolkan secara resmi pada akhir Juni 2025.

“Juknisnya sudah ada, tinggal pelaksanaan,” ujar Dasmiah.

(Jor/El/Sekala)

TAGGED:DasmiahGratispolGubernur KaltimJaya MualiminPemprov KaltimRudy Mas'udSeno AjiWakil Gubernur Kaltim
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Pelantikan Ketua DPRD Kukar masa Sidang III DPRD Kukar berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Kukar pada Kamis (19/6/2025). Ketua Baru DPRD Kukar Diambil Sumpah, Edi Damansyah: Ini Amanah Bukan Sekadar Seremoni
Next Article Guru Honorer SMA/SMK di Kaltim Enam Bulan Tanpa Gaji, DPRD Minta Pemprov Bertindak

Berita Undas

Indibiz Borneo Tawarkan Promo Internet Bisnis Mulai Rp300 Ribuan, Bidik UMKM Kalimantan
Selasa, 27 Januari 2026
Meski Diguyur Hujan, Sebanyak Ratusan Anak Antusias Ikuti Simulasi Manasik Haji for Kids
Kamis, 20 November 2025
Pemkab Kutai Barat Gelar Pasar Murah, Wujud Dari Komitmen Pemerintah Dalam Menjaga Stabilitas Harga
Kamis, 20 November 2025
Festival Budaya Tanjung Isuy Akan di Laksanakan Mulai Tanggal 24 hingga 26 November 2025
Kamis, 20 November 2025
Ketua Karang Taruna Kabupaten Kutai Barat, Tobi Rikardo Terpilih Secara Aklamasi
Jumat, 21 November 2025

Berita yang mungkin kamu sukai

Advertorial

Menjembatani Kesenjangan Digital Melalui Pelatihan Software dan Hardware di Desa Rempanga

3 Min Read
Pemerintahan

Internet Gratis untuk 841 Desa di Kaltim, Pemprov Genjot Pemerataan Akses Digital

2 Min Read
Sekdaprov Kaltim, Sri Wahyuni (Foto: Ist)
Pemerintahan

Dispora Kaltim Angkat Trofi Liga OPD 2024, Satpol PP FC Tumbang 4-0

2 Min Read
Politik

Komitmen Demi Demokrasi, KPU Samarinda Lantik 177 Anggota PPS Menjelang Pilkada 2024

1 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?