Samarinda, Sekala.id – Panggung demokrasi di Samarinda tahun ini menjadi bukti lain dari kekuatan politik Andi Harun. Bersama pasangannya, Saefuddin Zuhri, ia mencatat kemenangan telak dalam Pilkada 2024, menyingkirkan satu-satunya “lawan” simbolis: kolom kosong. Dengan perolehan 306.392 suara sah, pasangan ini tak hanya unggul, tetapi juga mengukuhkan dominasi politik yang sulit ditandingi.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda, Firman Hidayat, mengumumkan hasil akhir ini pada Jumat (6/12/2024). Dalam rapat pleno, Firman menyebutkan bahwa kolom kosong hanya mampu mengumpulkan 41.301 suara sah, selisih yang mencerminkan kepercayaan publik terhadap pasangan calon tunggal.
“Ini adalah kemenangan mutlak. Dengan selisih signifikan, pasangan nomor 2 berhasil mengonsolidasikan mayoritas suara masyarakat Samarinda,” ujar Firman.
Namun, angka partisipasi pemilih justru menjadi sorotan menarik. Dari total 612.072 Daftar Pemilih Tetap (DPT), sebanyak 365.866 pemilih menggunakan hak pilihnya. Tingkat partisipasi ini, yang mencapai hampir 60 persen, menunjukkan bahwa warga Samarinda tetap antusias meski hanya dihadapkan pada pilihan pasangan calon tunggal versus kolom kosong.
Kolom kosong, yang kerap menjadi simbol penolakan terhadap calon tunggal, kali ini hanya meraih 12 persen suara. Angka ini jauh di bawah ekspektasi, terutama dalam konteks Pilkada lain di Indonesia di mana kolom kosong sering menjadi “protes sunyi” terhadap dominasi politik tertentu. Rendahnya suara kolom kosong di Samarinda menjadi penanda penerimaan luas masyarakat terhadap kepemimpinan Andi Harun.
“Partisipasi yang tinggi ini menunjukkan bahwa masyarakat Samarinda memiliki optimisme terhadap kepemimpinan baru, bukan hanya sekadar kewajiban politik,” jelas Firman.
Andi Harun dalam mengkapitalisasi popularitas dan rekam jejaknya sebagai Wali Kota petahana. Di sisi lain, tingginya suara tidak sah, mencapai 18.173 surat suara, mengindikasikan masih ada ruang skeptisisme di antara pemilih.
Melampaui Kemenangan Statistik
Bagi Andi Harun dan Saefuddin Zuhri, kemenangan ini bukan sekadar angka di atas kertas. Kepercayaan masyarakat yang tercermin dari hasil ini adalah mandat besar untuk merealisasikan visi mereka bagi Samarinda. (Jor/El/Sekala)