By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
PemerintahanSamarinda

Bayi Nadhifa Meninggal, Pj Gubernur Kaltim Bentuk Tim Investigasi dan Evaluasi RSUD AWS

Redaksi
By Redaksi
Published: Jumat, 19 Juli 2024
Share
Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik mengunjungi RSUD Abdul Wahab Sjahranie (Foto: Sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Rasa duka menyelimuti keluarga Nadhifa Putri Amira, bayi berusia 6 bulan yang mengembuskan nafas terakhirnya di RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda pada Jumat, 28 Juni 2024. Kejadian ini pun mendapat perhatian serius dari Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Akmal Malik.

Pada Jumat (19/7/2024), Akmal Malik mengunjungi RSUD AWS untuk bertemu dengan Direktur RSUD AWS, dr David Hariadi Masjhoer, dan jajarannya. Kunjungan ini bertujuan untuk mendengarkan penjelasan terkait kronologi kejadian dan langkah-langkah yang telah diambil rumah sakit.

“Atas nama pemerintah provinsi, kami menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Ananda Nadhifa Putri Amira,” ungkap Akmal mengawali audiensi.

Keprihatinan Pj Gubernur tak berhenti di situ. Ia menunjukkan keseriusannya dalam menyikapi kasus ini dengan membentuk tim investigasi. “Kami langsung tanggap dan membentuk tim untuk meninjau permasalahannya secara menyeluruh,” tegasnya.

Tim ini terdiri dari berbagai pihak terkait, termasuk Inspektorat, Dinas Kesehatan, Bappeda, Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Tim RSUD AWS, Biro Hukum, dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Tugas mereka adalah melakukan audit menyeluruh terhadap prosedur operasi standar (SOP), infrastruktur, dan kualitas kepegawaian di RSUD AWS.

“Saya minta tim ini paling lama 1 bulan sudah melapor ke saya,” tandas Akmal, menekankan pentingnya investigasi yang cepat dan menyeluruh.

Di sisi lain, dr. David Hariadi Masjhoer menyambut baik pembentukan tim investigasi ini. Ia menjelaskan bahwa tujuannya adalah untuk mengaudit kembali pelayanan di RSUD AWS dan memastikan kesesuaiannya dengan SOP.

“Jika memang ditemukan SOP yang perlu diperbaiki, kami akan segera menindaklanjutinya,” ujar dr David.

Terkait proses hukum yang sedang berjalan, dr David menjelaskan bahwa kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian dan sudah dilakukan pemeriksaan. Pihaknya pun terbuka terhadap mediasi dengan keluarga korban.

Menanggapi spekulasi tentang pergantian dirinya sebagai direktur rumah sakit, dr David menegaskan bahwa ia siap menerima konsekuensi dari hasil investigasi.

“Jika direkomendasikan untuk diganti, ya saya terima,” tuturnya.

Ia pun kembali menegaskan bahwa semua prosedur yang dilakukan terhadap pasien sudah sesuai dengan SOP. “Hasil audit medik akan ditangani oleh hukum,” pungkasnya. (Jor/El/Sekala)

TAGGED:Akmal Malikdr David Hariadi MasjhoerNadhifa Putri AmiraPj Gubernur KaltimRSUD Abdul Wahab Sjahranie
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Tak Ada Sentralisasi Publikasi di Kaltim, Diskominfo: Ibu Sekda Ingin Program Dinas Terangkat
Next Article Desakan Pemecatan Direktur RSUD AWS Menguat Pasca Kematian Bayi Nadhifa

Berita Undas

DPRD Samarinda Soroti Sulitnya Akses Modal UMKM, Dorong Perbankan Permudah Kredit
Jumat, 8 Mei 2026
Raperda Pasar Rakyat Samarinda Mulai Disusun, DPRD Ingin Pasar Tradisional Lebih Modern
Jumat, 8 Mei 2026
DPRD Samarinda Siapkan QR Code untuk Awasi Reklame Nakal
Jumat, 8 Mei 2026
UMKM Samarinda Didorong Naik Kelas Lewat Pendampingan dan Digitalisasi
Kamis, 7 Mei 2026
Guru Jadi Sorotan DPRD Samarinda, Kompetensi Pengajar Dinilai Penentu Mutu Pendidikan
Kamis, 7 Mei 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Pemerintahan

Rp 22,19 Triliun untuk APBD Perubahan Kaltim, Fokus Infrastruktur dan Event Nasional

2 Min Read
Politik

Netralitas ASN Masuk Fase Krusial, Bawaslu Samarinda Siap Awasi Ketat Pemilu 2024

1 Min Read
Parlemen

Samsun: Alasan Pengesahan APBD Kaltim 2024 Cepat Disahkan, Agar Segera Dirasakan Masyarakat.

4 Min Read
Damayanti, Anggota Komisi IV DPRD Samarinda
Advertorial

Damayanti: Kenaikan UKT Menghambat Masa Depan Bangsa, Pemerintah Harus Fokus Bangun SDM

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?