Samarinda, Sekala.id – Peningkatan kualitas pendidikan di Samarinda dinilai tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fasilitas sekolah. DPRD Samarinda menegaskan kualitas tenaga pengajar menjadi faktor utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang mampu bersaing di tengah perkembangan zaman.
Anggota DPRD Samarinda, Joha Fajal, mengatakan guru memegang peran sentral dalam membentuk kualitas pendidikan sekaligus karakter generasi muda. Karena itu, kemampuan tenaga pengajar dinilai harus terus diperbarui agar mampu mengikuti perkembangan sistem pembelajaran modern.
Menurutnya, dunia pendidikan saat ini dituntut beradaptasi dengan kemajuan teknologi yang terus berkembang. Pola pembelajaran konvensional dianggap tidak lagi cukup untuk menjawab kebutuhan siswa di era digital.
“Guru harus mampu menghadirkan metode pembelajaran yang kreatif, interaktif, dan menyesuaikan perkembangan teknologi agar siswa lebih mudah memahami materi,” ujar Joha, Kamis (7/5/2026).
Legislator Partai NasDem itu menilai, peningkatan kapasitas guru perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai pelatihan, termasuk penguasaan teknologi pendidikan dan penguatan pembinaan karakter siswa di lingkungan sekolah.
Joha menegaskan pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga membentuk generasi muda yang disiplin dan siap menghadapi tantangan masa depan. Selain peningkatan kompetensi, DPRD Samarinda juga menyoroti pentingnya pemerataan kualitas tenaga pengajar di seluruh sekolah. Kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah dinilai masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian pemerintah.
Dia memastikan DPRD siap mendukung kebijakan pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan, baik melalui penguatan program maupun dukungan anggaran.
“Kalau kualitas guru meningkat, maka kualitas pendidikan juga ikut naik. Ini yang harus menjadi perhatian bersama,” katanya. (Kal/El/ADV/DPRD Samarinda)