By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Samarinda

Desakan Pemecatan Direktur RSUD AWS Menguat Pasca Kematian Bayi Nadhifa

Redaksi
By Redaksi
Published: Sabtu, 20 Juli 2024
Share
Direktur RSUD AWS, dr David Hariadi Masjhoer (Foto: Sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Kematian bayi berusia enam bulan, Nadhifa Putri Amira, di RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) menjadi perhatian publik dan memicu serangkaian reaksi keras. Kasus ini tidak hanya menarik perhatian publik, tetapi juga memicu tindakan dari berbagai pihak, termasuk Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Akmal Malik, yang segera meminta evaluasi menyeluruh terhadap layanan rumah sakit tersebut.

Desakan untuk memberhentikan Direktur RSUD AWS, David Hariadi Masjhoer, semakin menguat. Dalam sebuah audiensi yang berlangsung di ruang rapat Dinas Kesehatan Kalimantan Timur (Diskes Kaltim) pada Kamis (18/7/2024), Tim Reaksi Cepat (TRC) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kalimantan Timur, yang bertindak sebagai kuasa hukum keluarga bayi, menyampaikan tuntutan mereka secara langsung.

Sudirman, perwakilan dari Biro Hukum TRC PPA Kaltim, dengan tegas menyatakan bahwa mereka menuntut pemecatan Direktur RSUD AWS karena dianggap gagal memberikan pelayanan yang memadai.

“Diskes Kaltim telah menerima tuntutan kami dengan baik, dan berjanji akan mengirimkannya kepada Pj Gubernur Kaltim dalam waktu dekat,” ujar Sudirman.

Menanggapi tuntutan tersebut, David Hariadi Masjhoer menyatakan kesiapannya untuk mundur jika hasil audit menunjukkan bahwa dirinya tidak layak menjabat sebagai Direktur RSUD AWS.

“Jika saya diminta mundur, silakan. Saya siap untuk diberhentikan,” kata David pada Jumat (19/7/2024), di ruang Buana kantor Direktur RSUD AWS.

David menegaskan bahwa posisinya sebagai Direktur di RSUD yang telah mendapatkan akreditasi Paripurna dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) hanya menjalankan perintah dari pimpinan.

“Jika hasil rekomendasi menunjukkan bahwa saya tidak cocok dan perlu diganti, silakan saja. Saya tidak akan mempertahankan jabatan tersebut,” tegasnya.

Dalam investigasi internal terkait kasus kematian bayi tersebut, David menyatakan bahwa pihaknya telah memberikan pelayanan sesuai dengan SOP yang berlaku.

“Namun, audit medis sifatnya rahasia, jadi saya tidak bisa menunjukkan hasilnya. Apalagi kasus ini sudah memasuki ranah hukum,” pungkasnya.

Kasus ini terus bergulir dan menjadi sorotan, menunggu langkah selanjutnya dari pihak berwenang dan hasil audit yang akan menentukan nasib Direktur RSUD AWS. (Jor/El/Sekala)

TAGGED:Dinkes Kaltimdr David Hariadi MasjhoerNadhifa Putri AmiraRSUD Abdul Wahab SjahranieTRC PPA
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Bayi Nadhifa Meninggal, Pj Gubernur Kaltim Bentuk Tim Investigasi dan Evaluasi RSUD AWS
Next Article Gagalnya Upaya Penyelundupan Sabu dalam Jagung Sayur Bening di Lapas Narkotika Samarinda

Berita Undas

Gaji DPR Dilepas, Sahroni Pilih Jalur Donasi Terbuka
Selasa, 14 April 2026
Bahlil soal harga BBM bersubsidi: Tunggu waktunya saja
Rabu, 1 April 2026
Tidak Ada Pengadaan Mobil Dinas Baru Di Kutai Barat
Kamis, 26 Maret 2026
Estetika Terbaik: Keramik Batu Alam untuk Dinding Rumah
Kamis, 26 Maret 2026
Art Paris 2026: Bahasa dan Reparasi dalam Seni
Kamis, 26 Maret 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Pemerintahan

DP2PA Samarinda Luncurkan Rencana Aksi Terpadu untuk Cegah Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

2 Min Read
Pemerintahan

Estetika Kota Samarinda Terancam, Pemkot Tegakkan Aturan Reklame Baru

2 Min Read
Dishub Samarinda saat melakukan penertiban parkir liar di Teras Samarinda.
Pemerintahan

Parkir Liar Teras Samarinda Masih Jadi Masalah, Dishub Lakukan Operasi Penertiban

2 Min Read
Pemerintahan

Wawali Tegaskan Stunting Bukan Disebabkan Faktor Keturunan

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?