By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialParlemenSamarinda

Celni Pita Sari Minta Penanganan Karhutla di Kalimantan Dipercepat

Redaksi
By Redaksi
Published: Selasa, 27 Oktober 2026
Share
Petugas gabungan dalam upaya pemadaman karhutla di wilayah Kel. Bentuas, Kec. Palaran, Samarinda. (Ist)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Wakil Ketua DPRD Samarinda, Celni Pita Sari, meminta pemerintah pusat mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan. Selain pemadaman, perlindungan kesehatan masyarakat terdampak kabut asap dan keselamatan petugas di lapangan dinilai harus menjadi bagian penting dari upaya penanganan.

Celni menyoroti kondisi karhutla yang terjadi di Kalimantan Timur (Kaltim), Kalimantan Tengah (Kalteng), dan Kalimantan Barat (Kalbar). Ia berharap pemerintah pusat memastikan penanganan berjalan sesuai dengan tingkat ancaman di setiap daerah, terutama pada wilayah yang berisiko mengalami perluasan kebakaran.

“Kami berharap pemerintah pusat melihat langsung kondisi di daerah terdampak, terutama Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kaltim sendiri. Penanganan harus dipercepat agar kebakaran tidak semakin meluas dan masyarakat terlindungi,” ujar Celni, Selasa (27/10/2026).

Menurutnya, percepatan penanganan diperlukan untuk mencegah dampak kebakaran semakin meluas. Kehadiran pemerintah dalam melihat kondisi faktual di lapangan juga penting agar langkah yang diambil sesuai dengan kebutuhan daerah terdampak.

Dia menegaskan, penanganan karhutla tidak bisa hanya diukur dari upaya memadamkan titik api. Pemerintah juga perlu memperhatikan dampak lanjutan yang muncul, khususnya ancaman kabut asap terhadap kesehatan warga serta risiko keselamatan yang dihadapi personel pemadam dan relawan.

Di sisi lain, Celni menilai pemerintah perlu mengevaluasi kemungkinan penetapan status bencana nasional apabila dampak karhutla terus membesar. Meski demikian, penetapan status tersebut harus didasarkan pada kondisi nyata di lapangan dan kebutuhan penanganan di wilayah terdampak.

Evaluasi itu dinilai perlu mempertimbangkan perkembangan kebakaran serta kemampuan penanganan yang dibutuhkan untuk mengendalikan situasi. Dengan begitu, keputusan yang diambil dapat mendukung penanganan secara lebih tepat sesuai skala dampak yang terjadi.

Celni mengakui kondisi karhutla di Kaltim relatif lebih terkendali dibandingkan sejumlah daerah lain. Namun, situasi tersebut tidak boleh membuat upaya pencegahan melemah. Langkah antisipasi tetap diperlukan agar kebakaran tidak berkembang dan menimbulkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

Menurut dia, kesiapsiagaan harus menjadi perhatian meskipun kondisi kebakaran di suatu wilayah belum separah daerah lainnya. Penguatan pencegahan diperlukan untuk mengantisipasi perubahan situasi sekaligus mengurangi risiko yang dapat ditimbulkan oleh kebakaran hutan dan lahan.

Selain kesiapan pemadaman, pemantauan kualitas udara juga menjadi bagian penting dalam melindungi warga dari paparan kabut asap. Pemerintah perlu memastikan masyarakat yang terdampak memperoleh perlindungan, terutama ketika kondisi udara berpotensi mengganggu kesehatan.

Perhatian serupa harus diberikan kepada petugas dan relawan yang terlibat langsung dalam penanganan kebakaran. Kesiapan personel dan peralatan menjadi aspek yang tidak dapat dipisahkan dari upaya pemadaman, mengingat mereka bekerja di tengah kondisi lapangan yang berisiko.

Celni menekankan, penanganan karhutla membutuhkan langkah menyeluruh yang mencakup pengendalian kebakaran, perlindungan masyarakat, dan penguatan pencegahan. Pendekatan tersebut diperlukan agar pemerintah tidak hanya merespons kebakaran ketika terjadi, tetapi juga berupaya menekan risiko kejadian serupa pada masa mendatang.

“Penanganan karhutla tidak cukup hanya memadamkan api. Masyarakat yang terdampak harus mendapat perlindungan, sementara upaya pencegahan perlu diperkuat agar kejadian serupa tidak terus berulang,” tutupnya. (Kal/El/ADV/DPRD Samarinda)

TAGGED:Celni Pita SariDPRD Kota SamarindaKabut AsapKarhutla
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Pedagang Polder Air Hitam Tembus 200 Orang, DPRD Samarinda Dorong Penataan
Next Article Listrik Sering Padam, Air Bersih Ikut Terganggu, DPRD Samarinda Bakal Panggil PLN dan PDAM

Berita Undas

DPRD Samarinda Ingatkan Imbauan Hotel BUMD Jangan Batasi Peluang Swasta
Kamis, 29 Oktober 2026
DPRD Samarinda Desak Kompensasi Lahan Warga Jalan Merdeka Segera Dituntaskan
Kamis, 29 Oktober 2026
TPA Zona 3 Disiapkan, DPRD Samarinda Minta Pengelolaan Sampah Dibenahi dari Hulu
Kamis, 29 Oktober 2026
PJJ Saat Udara Memburuk, DPRD Samarinda Ingatkan Siswa Rentan Tertinggal
Kamis, 29 Oktober 2026
DPRD Samarinda Minta APBD Tak Beri Insentif ke Pengembang Komersial
Kamis, 29 Oktober 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Advertorial

Pertandingan Olahraga Antar OPD, Ajang Cari Bibit Atlet Menuju Pornas Korpri

2 Min Read
Advertorial

Pemkab Kubar Apresiasi 80 tahun Pengabdian Polri dalam Menjaga Kamtibmas

3 Min Read
Advertorial

Gereja Santo Bonifasius Diresmikan, Bupati Mahulu Tekankan Makna Persaudaraan dan Iman

1 Min Read
Pemerintahan

Citra Niaga akan Tampil Beda dengan Motif Ulap Doyo’, Wali Kota: Ini untuk Melestarikan Identitas Lokal

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?