By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialParlemenSamarinda

DPRD Samarinda Ingatkan Bahaya Hoaks, Warga Diminta Tidak Mudah Percaya Informasi Viral

Redaksi
By Redaksi
Published: Rabu, 17 Juni 2026
Share
Anggota DPRD Samarinda, Samri Shaputra. (Sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Maraknya penyebaran informasi yang belum terverifikasi di media sosial menjadi perhatian DPRD Kota Samarinda. Di tengah derasnya arus informasi digital, masyarakat diminta lebih kritis dan tidak mudah mempercayai setiap konten yang beredar sebelum memastikan kebenarannya.

Anggota DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, menilai informasi yang belum jelas validitasnya kerap terlanjur menyebar luas dan membentuk opini masyarakat sebelum dilakukan konfirmasi terhadap pihak terkait.

“Yang membuat suasana jadi gaduh itu banyak berasal dari media sosial. Informasi yang belum tentu benar sudah terlanjur menyebar luas tanpa konfirmasi,” ujar Samri, Rabu (16/6/2026).

Menurutnya, rendahnya literasi informasi menjadi faktor yang membuat hoaks. Banyak pengguna media sosial yang langsung membagikan informasi tanpa melakukan pengecekan ulang terhadap sumber maupun isi informasi tersebut.

Samri menegaskan pentingnya budaya verifikasi sebagaimana yang diterapkan dalam dunia jurnalistik.

“Informasi itu harus berimbang. Tidak bisa hanya dari satu pihak tanpa klarifikasi,” tegasnya.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga menyoroti fenomena munculnya pihak-pihak yang mengatasnamakan jurnalis namun tidak menjalankan prinsip dan etika jurnalistik secara profesional. Kondisi tersebut dinilai semakin memperbesar peluang tersebarnya informasi yang tidak akurat di tengah masyarakat.

Selain itu, ia mengamati bahwa konten yang beredar di media sosial lebih banyak menonjolkan sisi negatif dibandingkan informasi yang bersifat edukatif. Akibatnya, ruang digital kerap menjadi tempat berkembangnya polemik yang berpotensi memicu konflik sosial.

Fenomena lain yang turut menjadi sorotan adalah penyebaran kembali informasi atau pemberitaan lama tanpa disertai perkembangan terbaru.

“Kadang berita lama diangkat lagi, padahal situasinya sudah berbeda. Ini yang akhirnya bikin gaduh lagi,” katanya.

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak terburu-buru memberikan penilaian terhadap suatu persoalan hanya berdasarkan informasi yang viral.

“Kita harap masyarakat lebih bijak. Jangan langsung percaya sebelum tahu fakta sebenarnya,” pungkasnya. (Kal/El/ADV/DPRD Samarinda)

TAGGED:DPRD Kota SamarindaHoaksSamri Shaputra
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Duta GenRe Kubar 2026 Diharapkan Jadi Pelopor Perubahan
Next Article Korban Kembali Berjatuhan, DPRD Samarinda Desak Pengawasan Void Tambang Diperketat

Berita Undas

Duta Baca Kutai Barat 2026, Resmi di Sandang Diah Rizqi Pangestika
Sabtu, 1 Agustus 2026
Percepat Pembangunan Strategis, Pemkab Usulkan Kontrak Tahun Jamak Rp2,52 Triliun
Sabtu, 1 Agustus 2026
PDIP Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Soroti SILPA Rp572 Miliar hingga Efektivitas Belanja
Sabtu, 1 Agustus 2026
Golkar Minta Samarinda Kurangi Ketergantungan Dana Pusat, Dorong PAD Jadi Penopang Utama
Sabtu, 1 Agustus 2026
Gerindra Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Soroti Capaian Fiskal dan Program Prioritas
Sabtu, 1 Agustus 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Advertorial

Tak Lagi Terpusat di Kota, Fasilitas Olahraga Kini Menyebar ke Seluruh Kukar

1 Min Read
Advertorial

Tantangan Samarinda Menuju Kota Halal, Terkendala RPU, RPH, dan Juleha Bersertifikat yang Minim

2 Min Read
Pemerintahan

Dugaan Maladministrasi PDLN Pejabat Kaltim: Sekda dan DPRD Dinilai Lalai

1 Min Read
Advertorial

Diskominfo Kukar Gelar Workshop Pemanfaatan Platform Digital Kemitraan untuk KIM se-Kaltim

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?