By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialKutai BaratPemerintahan

Seabad MSF Kalimantan Jadi Ruang Refleksi Misi, Evaluasi Pelayanan

Redaksi
By Redaksi
Published: Selasa, 16 Juni 2026
Share
SHARE

Kutai Barat, Sekala.id – Perjalanan satu abad karya Missionarii a Sacra Familia (MSF) di Kalimantan menjadi momentum penting untuk merefleksikan jejak pelayanan masa lalu sekaligus menyusun arah evangelisasi Gereja di masa depan.

Semangat tersebut mengemuka dalam Seminar 100 Tahun MSF Kalimantan bertema “Akar dan Realitas: Menjaga Menyala Api Refleksi 100 Tahun MSF dan Menjawab Tantangan Evangelisasi Masa Depan” yang digelar di Gedung Aji Tullur Jejangkat (ATJ), Kecamatan Barong Tongkok, Selasa (16/6/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan satu abad karya misi MSF di Kalimantan yang tidak hanya mengenang perjalanan sejarah, tetapi juga menjadi wadah refleksi, evaluasi pelayanan, serta penyusunan strategi misi Gereja dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Seminar dibuka secara resmi oleh Bupati Kutai Barat (Kubar) Frederick Edwin yang diwakili Kepala Dinas Pertanian, Stepanus Alexander Samson.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Kongregasi MSF yang telah memberikan kontribusi besar bagi pembangunan masyarakat Kalimantan, khususnya di wilayah pedalaman.

“Selama satu abad berkarya di Kalimantan, MSF telah memberikan kontribusi nyata dalam berbagai bidang kehidupan. Karya-karya pelayanan yang dijalankan tidak hanya menyentuh aspek keagamaan, tetapi juga pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan sosial yang telah membawa perubahan positif bagi kehidupan masyarakat pedalaman,” demikian kutipan sambutan Bupati.

Bupati juga berharap peringatan seabad karya MSF dapat menjadi momentum untuk merumuskan langkah-langkah strategis pelayanan Gereja yang relevan dengan perkembangan zaman.

“Melalui seminar ini, saya berharap MSF dapat merumuskan langkah-langkah strategis serta arah pelayanan yang relevan untuk 25, 50, hingga 100 tahun ke depan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat (Kubar) sangat berharap agar Kongregasi MSF terus bersinergi bersama pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun Bumi Tanaa Purai Ngeriman khususnya, serta Kalimantan pada umumnya,” lanjutnya.

Seminar menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Bambang Kus sebagai pembicara pertama dan Profesor Paulus Matius sebagai pembicara kedua. Turut hadir pula Provinsial MSF Provinsi Kalimantan, Pastor Y.B. Marharsono MSF, yang menyampaikan refleksi mengenai identitas dan arah pelayanan Gereja di tengah perubahan sosial yang semakin cepat.

Menurut Pastor Y.B. Marharsono, perkembangan teknologi dan arus perubahan zaman tidak boleh membuat manusia kehilangan jati diri dan nilai-nilai dasar kehidupan beriman, ucapnya

“Kesetiaan yang kreatif adalah kemampuan untuk tetap setia pada nilai-nilai dasar, ajaran Gereja, dan pedoman moral, namun diwujudkan dengan cara-cara yang relevan sesuai perkembangan zaman,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya semangat sinodalitas atau berjalan bersama sebagai fondasi utama dalam menjalankan karya misi Gereja. Menurutnya, perjalanan panjang MSF selama seratus tahun tidak terlepas dari keterlibatan umat yang terus mendukung pelayanan Gereja di berbagai wilayah Kalimantan.

Sementara itu, Ketua Panitia Ignasius Rudi menjelaskan bahwa seminar tersebut merupakan salah satu agenda dalam rangkaian panjang peringatan 100 Tahun MSF yang telah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir.

“Seminar ini bukan satu-satunya kegiatan dalam rangkaian perayaan 100 Tahun MSF di Indonesia. Sebelumnya telah dilaksanakan berbagai kegiatan, termasuk napak tilas mengenang perjalanan misi pertama MSF di Karimata, tepatnya di wilayah Laham,” jelasnya.

Selain seminar, panitia juga telah menyiapkan sejumlah agenda lain seperti pertemuan misionaris, pertemuan umat, kegiatan lintas keuskupan, bakti sosial, hingga Festival Budaya yang akan digelar menjelang puncak perayaan.

“Puncak perayaan 100 Tahun MSF Kalimantan dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026 di Barong Tongkok,” pungkasnya.

Sejumlah kegiatan kebudayaan juga akan digelar di Taman Budaya Sendawar sebagai bentuk syukur atas perjalanan panjang karya misi MSF yang telah memberi kontribusi bagi perkembangan Gereja dan masyarakat Kalimantan selama satu abad. (Btr/ADV/Diskominfo Kubar)

TAGGED:Dinas Pertanian KubarMissionarii a Sacra FamiliaStepanus Alexander Samson
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article TKA Samarinda Lampaui Rata-rata Nasional, DPRD Minta Sekolah Bermasalah Dipetakan
Next Article Tanjung Isuy Tunjukkan Kekuatan Budaya dan Alam Kubar

Berita Undas

DPRD Desak Pemkot Benahi Folder Air Hitam, Abdul Rohim: Parkir hingga Jogging Track Perlu Perhatian
Rabu, 5 Agustus 2026
PKS Dorong Pemkot Samarinda Genjot PAD Meski Kembali Raih WTP ke-11
Rabu, 5 Agustus 2026
DPRD Samarinda Bedah Utang dan Aset Daerah, Soroti Kesehatan Fiskal Pemkot
Rabu, 5 Agustus 2026
Duta Baca Kutai Barat 2026, Resmi di Sandang Diah Rizqi Pangestika
Sabtu, 1 Agustus 2026
PAN: WTP ke-11 Samarinda Harus Diikuti Perbaikan Layanan Publik dan Penguatan PAD
Rabu, 5 Agustus 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Pemerintahan

Sungai Kecil Ditemukan, Desain Proyek Pasar Pagi Samarinda Dirombak

2 Min Read
Advertorial

Benua Etam Bertarung di Pra-Popnas, Dispora Pantau Secara Langsung

2 Min Read
Pemerintahan

Progres 85 Persen, Terowongan Modern Pertama di Samarinda, Solusi Kemacetan Tinggal Selangkah Lagi

2 Min Read
Advertorial

Bedah Rumah di Loa Duri Ulu, Menata Desa, Membangun Asa

1 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?