Kutai Barat, Sekala.id – Turnamen Bung Karno Cup I Tahun 2026 resmi berakhir setelah laga final sepak bola yang mempertemukan tim Rarakuta Fc dari Kelurahan Barong Tongkok melawan Ps Bohoq dari Kampung Gemuhan Asa di Lapangan Rarakuta.
Pada pertandingan puncak tersebut, Rarakuta Fc menunjukkan performa impresif sejak menit awal. Dengan dukungan ratusan suporter yang memadati lapangan menambah semarak jalannya pertandingan, di Kecamatan Barong Tongkok, Kubar , Sabtu (6/6/2026)
Tim Rarakuta Fc berhasil memenangkan kejuaraaan tersebut dan menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 5-0 atas atas Ps Bohoq.
Hasil tersebut mengantarkan Rarakuta sebagai juara pertama Turnamen Bung Karno Cup I 2026. Sementara Ps Bohoq harus puas menempati posisi kedua setelah melalui perjalanan panjang hingga mencapai partai final.
Turnamen yang berlangsung selama beberapa pekan ini menjadi salah satu ajang olahraga yang mendapat perhatian besar dari masyarakat Kubar.
Selain menyajikan pertandingan kompetitif, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antar kampung dan antar kecamatan melalui olahraga.
Penutupan turnamen dilakukan oleh Bupati Kubar, Frederick Edwin. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut, mulai dari panitia, perangkat pertandingan, peserta, hingga masyarakat yang turut menjaga suasana tetap kondusif selama kompetisi berlangsung, ujarnya.
“Karena itu, kegiatan seperti Bung Karno Cup perlu terus didukung dan dikembangkan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas”, ungkap Bupati.
Menurut Frederick, olahraga memiliki peran penting dalam membangun kebersamaan dan memperkuat persatuan masyarakat.
“Turnamen Bung Karno Cup I ini bukan sekadar ajang kompetisi olahraga untuk mencari pemenang. Lebih dari itu, momentum ini merupakan wadah nyata bagi kita untuk merekatkan tali persaudaraan, persatuan, dan menghidupkan kembali nilai luhur Pancasila seperti gotong royong dan semangat juang di bumi Kutai Barat yang kita cintai,” katanya.
Ia juga berharap semangat sportivitas yang ditunjukkan para peserta selama turnamen dapat terus dipertahankan. Selain melahirkan juara, turnamen ini diharapkan mampu menjadi ruang pembinaan sekaligus memperkuat karakter generasi muda melalui kegiatan olahraga yang positif.
Dengan berakhirnya pertandingan final tersebut, Turnamen Bung Karno Cup I 2026 resmi ditutup.
“Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang sebagai wadah pembinaan atlet sekaligus ajang silaturahmi masyarakat”, pungkasnya. (Btr/ADV/Diskominfo Kubar)