By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
PemerintahanSamarinda

Bank Sampah Samarinda: Revolusi Hijau dari Limbah ke Rupiah

Redaksi
By Redaksi
Published: Selasa, 3 Desember 2024
Share
Acara Penganugerahan Bank Sampah Unit Kota Samarinda yang diadakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di Swiss-Belhotel, Selasa (3/12/2024). (Foto: Sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Ketika sebagian orang masih memandang sampah sebagai limbah tak berguna, Samarinda membuktikan sebaliknya. Lewat bank sampah, kota ini tak hanya membersihkan sudut-sudut jalan, tetapi juga mengubah paradigma, sampah adalah aset, bukan sekadar sisa.

Sorotan ini menjadi pusat perhatian dalam Penganugerahan Bank Sampah Unit (BSU) Kota Samarinda yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di Swiss-Belhotel, Selasa (3/12/2024). Acara ini memberikan panggung bagi pelaku-pelaku perubahan yang berhasil membuktikan bahwa sampah bisa menjadi jalan menuju ekonomi berkelanjutan.

“Manajemen sampah yang baik adalah kunci untuk menciptakan kota yang maju,” ujar Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso, dalam sambutannya.

Bagi Rusmadi, pengelolaan sampah tidak lagi hanya soal kebersihan kota, melainkan fondasi untuk membangun ekosistem ekonomi sirkular. Dengan dukungan lintas sektor, mulai dari perusahaan besar hingga komunitas lokal, Samarinda memperlihatkan bahwa solusi lingkungan tidak perlu berhenti pada pengurangan limbah. Ia dapat melangkah lebih jauh, menciptakan nilai ekonomi sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat.

Di balik program ini, ada sederet nama yang menjadi aktor utama. PT Pertamina, PT Pegadaian, dan PT Telkomsel, misalnya, menerima penghargaan untuk kontribusi mereka di kategori dunia usaha. Di tingkat komunitas, BSU Sylva Lestari, BSU Flamboyan, dan BSU Teratai menyita perhatian sebagai pelaku terbaik.

Namun, cerita yang benar-benar mencuri perhatian datang dari BSU Sylva Lestari. Berawal dari kumpulan limbah plastik yang terlihat tak berguna, mereka kini menghasilkan kerajinan tangan bernilai jual tinggi.

“Kami ingin menunjukkan bahwa limbah tidak harus berakhir di tempat pembuangan. Dengan kreativitas, limbah bisa menjadi sumber pendapatan,” ujar salah satu anggota BSU.

Kelurahan Tani Aman menjadi bukti lain bahwa program bank sampah dapat menjadi katalis perubahan. Dua bank sampah binaan di kawasan ini berhasil meraih penghargaan berkat dukungan aktif dari pemerintah setempat. Dengan pengelolaan yang terorganisir, mereka tak hanya mengurangi jumlah sampah, tetapi juga meningkatkan kesadaran warga untuk hidup lebih ramah lingkungan.

Tak ketinggalan, perguruan tinggi seperti Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman turut andil dengan memberikan pelatihan kepada masyarakat.

Program ini bukan sekadar inisiatif lokal. Bagi Rusmadi, keberhasilan Samarinda adalah langkah kecil menuju tujuan besar: menjadi inspirasi bagi kota-kota lain.

“Kami ingin menunjukkan bahwa solusi lokal dapat memberikan dampak global. Mengelola sampah adalah kunci untuk menciptakan masa depan yang lebih hijau,” tegasnya. (Jor/El/Sekala)

TAGGED:Bank SampahDinas Lingkungan HidupPengelolaan SampahRusmadi WongsoWakil Wali Kota Samarinda
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Transformasi Sampah di Samarinda: Dari Masalah Menjadi Solusi Inovatif
Next Article Ketua KPU Samarinda Firman Hidayat KPU Samarinda Saring Rekomendasi PSU, Hanya Satu TPS yang Diputuskan Ulang

Berita Undas

DPRD Samarinda Bidik Anak Sungai, Siapkan Perda Sempadan untuk Tekan Risiko Banjir
Minggu, 31 Mei 2026
Dari BPJS hingga Infrastruktur, Ini Daftar Keluhan Warga Samarinda Ulu ke Sri Puji
Minggu, 31 Mei 2026
Sani Bin Husain Luncurkan Aplikasi Aspirasi, Warga Bisa Mengadu 24 Jam
Minggu, 31 Mei 2026
Ribuan Masyarakat Terima Daging Kurban dari 10 Sapi yang Disebar PAN Kaltim
Jumat, 29 Mei 2026
DPRD Minta Pemkot Tak Tergesa Terapkan Parkir Berlangganan
Jumat, 29 Mei 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Pemerintahan

Kolaborasi Dishub dan Satpol PP Diuji, Pak Ogah Ganggu Proyek Drainase

2 Min Read
Pemerintahan

Dapat Anggaran Rp 40 Miliar, Revitalisasi Citra Niaga Tahap Kedua Siap Digarap

2 Min Read
Advertorial

Razia Dishub Kutim: Pastikan Kendaraan dan Pengemudi Patuhi Aturan Keselamatan

2 Min Read
Pemerintahan

Namanya Dikaitkan dengan Demo, Andi Harun Pilih Fokus Jaga Stabilitas Samarinda

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?