By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Samarinda

Sengketa Lahan Berlarut-larut, Warga Kaltim Bakal “Ketuk Pintu Gubernur” Senin Ini

Redaksi
By Redaksi
Published: Sabtu, 16 Mei 2026
Share
SHARE

​Samarinda, Sekala.id – Konflik agraria yang tak kunjung usai di Kalimantan Timur (Kaltim) kembali memicu perlawanan. Sejumlah warga dari berbagai daerah di Benua Etam bersiap menggelar aksi massa bertajuk “Ketuk Pintu Gubernur” di halaman Kegubernuran Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda pada Senin (18/5/2026) mendatang.

​Aksi ini dipicu oleh kekecewaan mendalam masyarakat yang ruang hidupnya tergerus oleh klaim sepihak perusahaan pemegang Hak Guna Usaha (HGU). Warga menuntut pemerintah provinsi (pemprov) tidak lagi menutup mata dan segera memberikan kepastian hukum yang konkret atas tanah mereka.

​Koordinator aksi, Nina Iskandar menegaskan bahwa gerakan ini murni lahir dari keresahan akar rumput yang selama ini tak berdaya menghadapi raksasa korporasi. Menurutnya, posisi masyarakat selalu dilemahkan saat berhadapan dengan perusahaan berskala besar.

​”Banyak masyarakat merasa hak mereka belum mendapatkan perhatian yang adil ketika berhadapan dengan perusahaan besar. Kami ingin suara warga didengar pemerintah,” tegas Nina melalui keterangan tertulis, Jumat (15/5/2026).

​Nina membeberkan, dampak dari konflik agraria ini sudah sangat mengkhawatirkan. Bukan sekadar urusan carut-marut administrasi pertanahan, melainkan sudah menghantam sendi-sendi sosial masyarakat. Banyak warga kini dihantui ketidakpastian hidup setelah lahan yang mereka kelola secara turun-temurun tiba-tiba dicaplok masuk dalam area konsesi perusahaan.

​Demi membuktikan bahwa tuntutan mereka bukan tudingan belaka, massa aksi berencana membawa dokumen-dokumen otentik kepemilikan lahan, membentangkan spanduk tuntutan, dan menyampaikan aspirasi secara terbuka langsung di hadapan Pemprov Kaltim.
​Warga mendesak jajaran eksekutif di bawah komando Gubernur Kaltim untuk mengambil peran aktif, bukan sekadar menjadi penonton di tengah konflik warganya sendiri dengan pemegang HGU.

​”Kami ingin pemerintah hadir di tengah masyarakat dan tidak membiarkan persoalan ini terus berlarut,” cetus Nina.

​Menjelang aksi hari Senin, panitia juga membuka ruang solidaritas bagi seluruh elemen masyarakat di Kaltim yang mengalami nasib serupa untuk merapatkan barisan. Kendati membawa amarah atas ketidakadilan, Nina memastikan bahwa aksi “Ketuk Pintu Gubernur” ini akan berjalan dengan damai, tertib, dan fokus mendesak reformasi agraria di daerah bergulir. (Kal/El/Sekala)

TAGGED:Ketuk Pintu GubernurNina IskandarUnjuk Rasa
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Membalas Megafon dengan Mawar, Cara Drupadi Baladika Redam Tensi Panas di Depan Kantor Gubernur Kaltim
Next Article Nobar Lesehan Bareng Pusamania, Rudy Mas’ud Janji Segera Upgrade Lampu Stadion Segiri

Berita Undas

PBVSI Kubar Fokus Bina Atlet dan Prestasi Terbaik di Porprov 2026
Selasa, 7 Juli 2026
Arah Kebijakan APBD 2027, Fokus Perkuat Ekonomi dan Tingkatkan Kualitas SDM
Selasa, 7 Juli 2026
Harlah Ponpes Assalam Jadi Momentum Perkuat Moderasi Beragama dan Persatuan Bangsa
Selasa, 7 Juli 2026
Gubernur Kaltim Evaluasi Bankeu Pemprov Kaltim TA 2025 di Kubar
Selasa, 7 Juli 2026
Gubernur Rudy Mas’ud Tekankan Pentingnya Pendidikan Berkarakter
Selasa, 7 Juli 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Daerah

Hendak Hentikan Truk Nakal Serobot Akses Jembatan Ahmad Amin, Petugas Dishub Samarinda Nyaris Terlindas

2 Min Read
Samarinda

Konten, Kaidah dan Bahasa: Tiga Kriteria Penilaian FLS2N Jurnalistik 2023

4 Min Read
Samarinda

RSHD Samarinda Tutup Sementara, Karyawan Terlantar Tanpa Gaji Sejak Januari

2 Min Read
Pemerintahan

Gratis! Pelatihan Migas yang Buka Peluang Kerja Baru

3 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?