Kutai Barat, Sekala.id – Puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-26 Kabupaten Kutai Barat (Kubar) tahun 2025 berlangsung khidmat dan meriah dan pelaksanaannya di Taman Budaya Sendawar (TBS). Bupati Kubar, Frederick Edwin, bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Dahau Sendawar 2025.
Dalam sambutannya, Frederick Edwin juga mengapresiasi keberagaman suku dan budaya yang ada di Bumi Tanaa Purai Ngeriman, yang terdiri dari masyarakat Dayak Benuaq, Tunjung, Bahau, Bentian, Melayu, Kenyah, Aoheng, serta berbagai suku pendatang seperti Jawa, Bugis, Toraja, dan Batak, ucapnya pada Rabu (5/11/2025).
Menurutnya, keberagaman ini adalah kekuatan besar yang harus dijaga dalam semangat Sempekat, yang berarti bersatu hati dalam kebersamaan.
Tema peringatan tahun ini, “Harmoni Kebersamaan dalam Budaya Sempekat, Bersama, Kita Pasti Bisa”, dinilai sangat relevan dengan karakter masyarakat Kutai Barat yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan toleransi.
“Pembangunan tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi harus menjadi gerakan bersama. Semangat Sempekat harus menjadi dasar dalam setiap langkah kita,” terangnya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Frederick Edwin mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga keharmonisan antar suku, agama, dan budaya serta memperkuat semangat gotong royong dalam membangun Kubar yang lebih maju dan sejahtera.
“Mari kita rawat kebersamaan ini. Dengan semangat Sempekat. Kubar akan terus berkelas, maju, rukun, dan sejahtera untuk kita semua,” pungkas Frederick Edwin mengakhiri Sambutan nya dan diiringi tepuk tangan meriah para hadirin.
Rangkaian kegiatan HUT Kutai Barat ke-26 ditutup dengan pementasan seni dan parade budaya daerah, menampilkan kekayaan tradisi dari seluruh penjuru Kubar yang mencerminkan semangat “Bumi Tanaa Purai Ngeriman”. (Btr/Sekala/Adv)