By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
PeristiwaSamarinda

Longsor Maut di Gerilya, Satu Warga Masih Tertimbun

Redaksi
By Redaksi
Published: Selasa, 27 Mei 2025
Share
Kondisi bencana longsor di Jalan Gerilya, Gang Keluarga, RT 102, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang. (Foto: Sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Hujan deras yang mengguyur Kota Samarinda sejak Selasa (27/5/2025) dini hari memicu bencana tanah longsor di sejumlah titik. Salah satu kejadian terparah terjadi di Jalan Gerilya, Gang Keluarga, RT 102, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang.

Longsor tersebut menimpa empat bangunan dan menyebabkan enam orang menjadi korban. Peristiwa ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 12.08 Wita. Warga yang melihat kejadian langsung melaporkan ke pihak berwenang untuk meminta bantuan evakuasi.

“Ada korban di dalamnya,” ujar Megi (36), salah satu warga yang berada di lokasi saat kejadian.

Tim SAR gabungan yang diterjunkan ke lokasi berhasil mengevakuasi lima dari enam korban. Komandan Tim Basarnas Samarinda, Iwan Setiawan Abbas, mengatakan bahwa empat korban mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke fasilitas medis. Sedangkan dua lainnya sempat tertimbun material longsor.

“Satu korban atas nama Ayu (24) berhasil kami evakuasi dalam keadaan selamat sekitar pukul 15.25 Wita. Korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan,” ujar Abbas kepada awak media.

Namun, hingga malam hari, satu korban lainnya bernama Sutiah masih belum ditemukan. Proses pencarian pun terpaksa dihentikan sementara akibat kondisi pencahayaan yang minim serta kontur tanah yang masih labil.

“Untuk sementara proses evakuasi dihentikan demi keselamatan personel. Tim akan kembali melakukan pencarian esok pagi saat kondisi lebih aman. Kami juga terus memonitor suara atau tanda-tanda dari dalam reruntuhan,” jelasnya.

Sementara itu, pihak berwenang mengimbau warga sekitar untuk tetap menjauhi lokasi longsor. Hujan yang masih mengguyur wilayah Samarinda dikhawatirkan dapat memicu longsor susulan.

“Waspada dan hindari area sekitar longsor, karena kondisi tanah masih sangat rawan,” pungkas Abbas. (Jor/El/Sekala)

TAGGED:BanjirIwan Setiawan AbbasLongsorTim SAR
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Samarinda Banjir! Hujan Deras dan Pasang Sungai Mahakam Buat Air Naik Sampai 1 Meter
Next Article Peletakan Batu Pertama Gedung PAUD Desa Ponorogan Kukar Bangun Gedung PAUD di Ponorogan, Wujud Nyata Komitmen untuk Pendidikan Anak Usia Dini

Berita Undas

Anggaran Bengkak, Kolam Retensi Sempaja Dinilai Belum Tuntas Jawab Banjir
Jumat, 1 Mei 2026
Tentukan Nasib Hak Angket, DPRD Kaltim Gelar Rapat Penentu 4 Mei Mendatang
Jumat, 1 Mei 2026
Raperda Pasar Rakyat Dikebut, DPRD Samarinda Siapkan Aturan Lebih Tertata dan Kompetitif
Jumat, 1 Mei 2026
DPRD Samarinda Tersandera Data, OPD dan BUMD Dinilai Tak Transparan
Jumat, 1 Mei 2026
DPRD Samarinda Minta DPR RI Dapil Kaltim Perjuangkan Perbaikan Jalan Paser
Kamis, 30 April 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Perbaikan Jalan di beberapa Titik Kota Samarinda.
Pemerintahan

Samarinda Hadapi Tantangan Drainase: Kemacetan Jadi Bayaran untuk Kenyamanan Masa Depan

2 Min Read

16 Kasus Rabies di Samarinda, Pemilik Hewan Peliharaan Harus Waspada

2 Min Read
Advertorial

Pramuka, Cetak Pemimpin Masa Depan Kaltim

3 Min Read
Kapal Tongkang menabrak kafe Tepi Mahakam yang terletak di kawasan Jalan Haji Jahra, Kelurahan Sungai Keledang, Samarinda Seberang.
Peristiwa

Tali Putus di Tengah Hujan Deras, Musabab Tongkang Tabrak Kafe di Tepi Mahakam

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?