By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
ParlemenSamarinda

Rapat DPRD Kaltim: Infrastruktur Rapuh, Stunting Menghantui, Sawit Jadi Polemik

Redaksi
By Redaksi
Published: Senin, 9 Desember 2024
Share
Sidang rapat Paripurna ke-8 DPRD Kaltim. (Foto: Sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menjadi sorotan dalam Rapat Paripurna ke-8 DPRD Kaltim, Senin (9/12/2024). Sesi ini tidak hanya mengangkat isu lama, tetapi juga menyoroti tantangan baru yang kian kompleks. Anggota DPRD Kaltim dari Fraksi Gerindra, Sabaruddin, memaparkan hasil reses masa sidang I tahun 2024 yang mengungkap keluhan warga dari pelosok hingga perkotaan.

“Infrastruktur masih menjadi pekerjaan rumah besar, terutama di wilayah pedalaman. Masyarakat menunggu aksi nyata dari pemerintah,” ujar Sabaruddin di Gedung B DPRD Kaltim.

Jalan rusak, minimnya penerangan jalan umum, dan jembatan penghubung yang belum terealisasi menjadi keluhan utama masyarakat pedalaman. Bahkan, jalan utama seperti Samarinda-Bontang dianggap sebagai “urat nadi” yang butuh perhatian segera.

“Wilayah sulit dijangkau menghambat ekonomi warga. Ini menjadi penghalang besar untuk kemajuan,” tegas Sabaruddin.

Di Samarinda, Balikpapan, dan Tenggarong, persoalan kemacetan, banjir, hingga pengelolaan sampah mendominasi. Dengan pertumbuhan penduduk yang terus meningkat, kota-kota besar ini menghadapi tantangan berat untuk menyeimbangkan pembangunan dan kelestarian lingkungan.

“Masalah ini makin kompleks setiap tahun, dan pemerintah harus bergerak lebih cepat,” tambahnya.

Di sektor pertanian dan perikanan, warga masih terkendala kurangnya sarana seperti irigasi, pupuk, hingga kapal nelayan. Padahal, sektor ini merupakan penopang utama ekonomi masyarakat pedesaan.

Namun, ekspansi perkebunan sawit menjadi momok baru. Masyarakat menentang karena dampaknya pada lingkungan, mulai dari kerusakan lahan hingga penurunan debit air tanah.

“Ekspansi sawit ini bisa jadi bumerang. Warga khawatir ini akan memperburuk kehidupan mereka,” ungkapnya.

Di tengah berbagai persoalan tersebut, kemiskinan dan stunting masih menghantui Kalimantan Timur. Warga berharap program renovasi rumah tidak layak huni dan kebijakan konkret dari pemerintah dapat mengangkat kualitas hidup mereka.

“DPRD mendesak pemerintah untuk segera bertindak, karena ini bukan hanya soal angka, tetapi masa depan generasi kita,” pungkas Sabaruddin. (Jor/El/Sekala)

TAGGED:DPRD KaltimRapat ParipurnaSabaruddin
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Aspirasi Rakyat Dibawa ke Paripurna, DPRD Kaltim Bahas Isu Krusial 2024
Next Article Ketua Fraksi Golkar DPRD Kaltim, M. Husni Fachruddin. Bukan Konflik, Penyesuaian Nomenklatur Jadi Biang Lambatnya AKD DPRD Kaltim

Berita Undas

Gaji DPR Dilepas, Sahroni Pilih Jalur Donasi Terbuka
Selasa, 14 April 2026
Bahlil soal harga BBM bersubsidi: Tunggu waktunya saja
Rabu, 1 April 2026
Tidak Ada Pengadaan Mobil Dinas Baru Di Kutai Barat
Kamis, 26 Maret 2026
Estetika Terbaik: Keramik Batu Alam untuk Dinding Rumah
Kamis, 26 Maret 2026
Art Paris 2026: Bahasa dan Reparasi dalam Seni
Kamis, 26 Maret 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Pemkot Samarinda Sidak Bapokting Menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2025
Pemerintahan

Strategi Samarinda Menjaga Stok Pangan: Dari Gudang Bulog hingga Kerja Sama Lintas Daerah

3 Min Read

DPRD Kaltim Konsultasi ke MPR tentang Ranperda Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

2 Min Read
Olahraga

Stadion Segiri Samarinda Bakal Bersolek, Ini Rencana Kementerian PUPR dan Pemkot

2 Min Read
Hukum & Kriminal

WNA Suriah Ditangkap di Samarinda, Terlibat Bisnis Gunakan Visa Wisata

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?