By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
PeristiwaSamarinda

Samarinda Dilanda Empat Kebakaran Pasca-Idulfitri, Wali Kota Ingatkan Soal Edukasi Mitigasi Bencana

Redaksi
By Redaksi
Published: Rabu, 17 April 2024
Share
Wali Kota Samarinda, Andi Harun (Foto: Sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Kota Samarinda kembali dikejutkan dengan serangkaian peristiwa kebakaran pasca-Idulfitri. Dalam kurun waktu seminggu, tercatat empat insiden kebakaran yang menghanguskan rumah dan harta benda warga. Kebakaran terakhir terjadi pada Senin (15/4/2024) di Jalan Pelita, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang.

Peristiwa ini memicu keprihatinan dari berbagai pihak, termasuk Ketua RT 36 Kelurahan Lok Bahu, Andri Herpanda. Wilayahnya yang juga terkena dampak kebakaran menjadi saksi mata kengerian amukan si jago merah.

Kepada Sekala.id, Andri menyuarakan perlunya langkah pencegahan yang lebih masif. Sosialisasi intensif dari pemerintah dan penyediaan hydrant dirasa perlu untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat.

“Masyarakat perlu diedukasi tentang bahaya kebakaran dan bagaimana cara menanggulanginya. Selain itu, hydrant juga sangat penting untuk membantu proses pemadaman,” tegas Andri.

Kekhawatiran Andri diperparah dengan kecenderungan masyarakat untuk berkumpul di lokasi kebakaran. Hal ini, menurutnya, dapat menghambat upaya pemadaman api dan membahayakan keselamatan warga sekitar.

“Penting untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak berkerumun di sekitar lokasi kebakaran. Hal ini dapat membahayakan diri sendiri dan menghambat petugas pemadam kebakaran,” tambahnya.

Menanggapi situasi ini, Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyatakan keprihatinannya atas serangkaian kebakaran tersebut. Ia mengakui bahwa kejadian ini telah diingatkan dalam rapat koordinasi sebelumnya.

“Saya prihatin dengan kejadian ini. Saya sudah ingatkan dalam rapat koordinasi sebelumnya tentang potensi bahaya kebakaran pasca-Idulfitri,” ujar Andi Harun saat diwawancarai awak media di Balai Kota Samarinda pada Selasa (16/4/2024).

Andi Harun juga menyayangkan sikap sebagian masyarakat yang mengabaikan keselamatan dengan mendekati area berbahaya. Ia menekankan pentingnya edukasi dan evaluasi bersama untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.

“Masyarakat harus diedukasi tentang bahaya kebakaran dan bagaimana cara menjaganya. Kita harus saling mengingatkan, baik di antara keluarga maupun tetangga,” ungkap Andi Harun.

Selain edukasi, Andi Harun juga menyoroti pentingnya penataan ruang yang tidak terlalu padat. Kepadatan penduduk dan penggunaan material yang mudah terbakar seperti kayu menjadi salah satu faktor pemicu kebakaran.

“Kita harus waspada dan memperhatikan penataan ruang. Penggunaan material yang mudah terbakar juga harus dihindari,” imbuhnya.

Wali Kota Samarinda itu pun mengajak partisipasi aktif masyarakat, mulai dari tingkat RT, untuk mengedukasi tentang mitigasi bencana di lingkungan mereka.

“Saya berharap Ketua RT dapat mengambil peran aktif dalam sosialisasi pendidikan mitigasi bencana di lingkungan RT,” pungkasnya. (Jor/El/Sekala)

TAGGED:Andi HarunHydrantKebakaranWali Kota Samarinda
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Wali Kota Samarinda Beri Peringatan Keras SPBU Nakal, Ancam Penutupan Usaha
Next Article Pemkot Samarinda Bangun IPA Baru Tanpa Andalkan APBD di Bumi Sempaja

Berita Undas

Komisi II DPRD Samarinda Soroti Lambatnya Program Ketahanan Pangan, Minta Ketapang Tani Bergerak Cepat
Jumat, 26 Juni 2026
DPRD Samarinda Segera Panggil PUPR, Telusuri Penyebab Terowongan Sultan Alimuddin Belum Dibuka
Jumat, 26 Juni 2026
DPRD Samarinda Apresiasi Kinerja Dinas Perikanan dan Peternakan, Soroti Pemangkasan Anggaran 2027
Jumat, 26 Juni 2026
DPRD Samarinda Soroti Polemik Parkir di Jalan Ahmad Yani, Warga Lokal Diminta Tak Disingkirkan
Jumat, 26 Juni 2026
Sinergi Pelayanan Jadi Semangat PORDA VII PERPAMSI Kaltim 2026
Kamis, 25 Juni 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Gaya Hidup

Semarak Waisak 2568 TB di Vihara Muladharma: Perpaduan Spiritualitas dan Semangat Baru

2 Min Read
Pemerintahan

Pemkot Samarinda Siapkan Pintu Air dan Pemisah Sampah untuk Sungai Karang Mumus

2 Min Read
Advertorial

DBD Mengancam, DPRD Samarinda Minta Masyarakat Terapkan PHBS

2 Min Read
Advertorial

Dispora Kaltim dan Ambisi Besar Membangun Sentra Olahraga Bertaraf Dunia

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?