By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
NasionalPeristiwa

Tragedi Jembatan Kaca di Banyumas, 1 Tewas, 3 Terluka, Pemilik Wahana Tak Uji Kelayakan

Redaksi
By Redaksi
Published: Kamis, 26 Oktober 2023
Share
Wahana jembatan kaca The Geong (Foto: Ist)
SHARE

Banyumas, Sekala.id – Wahana jembatan kaca The Geong di Hutan Pinus Limpakuwus (HPL) Banyumas menjadi saksi bisu tragedi yang menewaskan seorang wisatawan. Kejadian nahas itu terjadi saat sebelas wisatawan sedang berjalan di atas jembatan kaca yang tingginya 10 meter.

Tanpa diduga, kaca yang mereka injak tiba-tiba pecah dan membuat empat orang terperosok. Dua orang di antaranya terjatuh ke tanah dan mengalami luka-luka parah. Satu orang bahkan meninggal dunia di tempat. Dua orang lainnya berhasil bertahan dengan bergelantungan pada kerangka jembatan.

Korban yang meninggal dunia adalah FA (49), sedangkan korban yang patah tulang pinggul adalah AI (41). Kedua korban berasal dari Cilacap. Korban yang bergelantungan adalah WA (39) dan SSP (45).

Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP dan memeriksa 12 orang saksi, termasuk pemilik wahana jembatan kaca. Kasat Reskrim Polresta Banyumas Kompol Agus Supriadi Siswanto mengatakan bahwa keterangan awal dari pemilik wahana masih akan dianalisis.

Menurut Agus, pemilik wahana mengaku bahwa jembatan kaca dibangun oleh dirinya bersama karyawannya selama sebelas bulan tanpa ada uji kelayakan dari pihak terkait. Selain itu, tidak ada sistem pengamanan memadai yang dibuat secara tertulis untuk pengunjung.

Agus menambahkan bahwa saat ini Tim Labfor Cabang Semarang sedang mengecek jenis, klasifikasi, dan kelayakan kaca serta konstruksi jembatan kaca tersebut. “Tebal kaca sekitar 1,2 centimeter, lebar sekitar 118 centimeter. Ini akan kami cek, hasil Labfornya seperti apa, dan ukuran idealnya berapa,” ujarnya. (Jor/El/Sekala)

TAGGED:Hutan Pinus LimpakuwusJembatan KacaPolresta BanyumasThe GeongWisatawan Tewas
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Kasus Kode Etik Menghantui Firli Bahuri, Polisi Geledah Rumahnya di Bekasi
Next Article Lima Tahun Berdiri, PT MGRM Terus Berkontribusi bagi Kemajuan dan Kemandirian Kukar

Berita Undas

Ramadan PAN Kaltim: Santunan Anak Yatim hingga Bagi 500 Takjil Setiap Hari
Sabtu, 7 Maret 2026
Indibiz Borneo Tawarkan Promo Internet Bisnis Mulai Rp300 Ribuan, Bidik UMKM Kalimantan
Selasa, 27 Januari 2026
Meski Diguyur Hujan, Sebanyak Ratusan Anak Antusias Ikuti Simulasi Manasik Haji for Kids
Kamis, 20 November 2025
Pemkab Kutai Barat Gelar Pasar Murah, Wujud Dari Komitmen Pemerintah Dalam Menjaga Stabilitas Harga
Kamis, 20 November 2025
Festival Budaya Tanjung Isuy Akan di Laksanakan Mulai Tanggal 24 hingga 26 November 2025
Kamis, 20 November 2025

Berita yang mungkin kamu sukai

Nasional

Jokowi Jawab Penolakan PKS dan Kritik Anies Soal IKN

5 Min Read
Nasional

Empat Bintang di Pundak Agus Subiyanto, Siapa Sosok KSAD Baru yang Lulusan Kopassus?

2 Min Read
Nasional

AHY Masuk Bursa Cawapres Ganjar, Demokrat: Kami Tetap dengan Anies

2 Min Read
Banjir yang melanda Perumahan Griya Mukti, Jalan. PM Noor, Kota Samarinda.
Peristiwa

Bertahan di Tengah Banjir: Warga Griya Mukti Andalkan Loteng dan Perahu

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?