By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
PeristiwaSamarinda

Terjadi Dua Kebakaran Besar di Samarinda, 36 Bangunan Jadi Abu

Redaksi
By Redaksi
Published: Minggu, 25 Februari 2024
Share
Situasi kebakaran di jalan dr. Soetomo, Samarinda (Foto: Sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Dua kebakaran hebat melanda Kota Samarinda pada Sabtu (24/2/2024) sore. Api melahap puluhan bangunan di dua lokasi berbeda, yakni Jalan Dr Soetomo Gang 2 dan Jalan Gatot Subroto Gang 16. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun sejumlah warga dan relawan mengalami luka-luka.

Menurut saksi mata, kebakaran pertama terjadi sekitar pukul 17.20 Wita di Jalan Dr Soetomo Gang 2, Kelurahan Sidodadi, Blok B RT 34, Kecamatan Samarinda Ulu. Api berasal dari salah satu rumah warga yang diduga akibat kompor meledak. Karena angin kencang dan sulitnya akses air, api dengan cepat merembet ke rumah-rumah lainnya.

Media ini memantau langsung musibah ini dari lokasi kejadian. Si jago merah mengamuk dan menghanguskan 28 bangunan milik warga. Para warga berusaha menyelamatkan barang-barang berharga mereka, sementara para relawan berjuang memadamkan api dengan alat seadanya.

Setelah mendapat laporan dari warga, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda segera mengirimkan 15 unit fire truck ke lokasi kebakaran. Mereka juga dibantu oleh 30 mesin portabel milik relawan.

Kepala Disdamkar Kota Samarinda, Hendra AH, mengatakan bahwa api berhasil dipadamkan dalam waktu satu jam 30 menit. Ia mengapresiasi kerja sama antara petugas, relawan, dan warga dalam mengatasi kebakaran.

“Beruntung api berhasil kami padamkan dalam durasi satu jam 30 menit,” ujarnya.

Namun, dalam upaya pemadaman, ada beberapa warga dan relawan yang mengalami luka-luka. Dua warga menderita luka bakar, dan empat relawan mengalami sesak nafas akibat asap. Mereka langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.

Hendra juga mengatakan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Namun, sementara ini diduga akibat kompor meledak.

“Untuk sementara diduga karena kompor meledak,” katanya.

Kebakaran Kedua di Jalan Gatot Subroto

Belum selesai dengan kebakaran pertama, petugas pemadam kembali mendapat laporan adanya kebakaran di Jalan Gatot Subroto Gang 16, Kelurahan Bandara, Kecamatan Sungai Pinang. Kebakaran ini terjadi sekitar pukul 18.30 Wita.

Tanpa menunggu lama, petugas pemadam langsung menuju lokasi kebakaran dengan membawa 11 unit fire truck. Api diduga berasal dari usaha isi ulang air galon yang mengalami korsleting listrik. Api kemudian menjalar ke bangunan-bangunan lain di sekitarnya.

Dalam waktu satu jam 30 menit, petugas pemadam berhasil menguasai api. Namun, akibat kebakaran ini, ada delapan bangunan milik warga yang hangus terbakar.

“Sementara api diduga berasal dari usaha isi ulang air galon. Dugaan adanya korsleting listrik,” ungkap Hendra.

Dari dua kejadian kebakaran ini, terdapat total 36 bangunan milik warga yang hangus dilahap api. Kerugian materiil ditaksir mencapai miliaran rupiah. Untuk penyebab pasti peristiwa ini, kini masih dalam penyelidikan pihak berwajib. (Jor/El/Sekala)

TAGGED:Disdamkar Kota SamarindaHendra AHKebakaran
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Andi Harun Apresiasi PSU di Enam TPS Samarinda
Next Article Sugiyono Punya Kans Menuju Karang Paci, Misi Pengabdian Berlanjut di Tingkat Provinsi

Berita Undas

Sinergi Pelayanan Jadi Semangat PORDA VII PERPAMSI Kaltim 2026
Kamis, 25 Juni 2026
DPRD Samarinda Perkuat Kemitraan dengan Media untuk Kawal Transparansi Pembangunan
Kamis, 25 Juni 2026
Ritel Modern Diusulkan Wajib Sediakan 30 Persen Ruang untuk Produk UMKM Samarinda
Kamis, 25 Juni 2026
PORDA VII PERPAMSI Kaltim Resmi Dibuka di Kubar
Kamis, 25 Juni 2026
Program Disdag Jangan Sekadar Serap Anggaran, Harus Berdampak ke Pedagang
Rabu, 24 Juni 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Pemilu Pakai Sistem Proporsional Terbuka, Samsun Ingatkan Ketegasan Penegak Hukum Cegah Politik Uang

3 Min Read
Pemerintahan

Parkir Liar di Titik Rawan Macet, Dishub: Pengelola Usaha Jangan Lepas Tangan

2 Min Read
Advertorial

Tak Mau Lepas Honorer, Samsun Klaim APBD Kaltim Mampu Bayar Gaji Mereka

2 Min Read
Advertorial

Pesan Akmal Malik, Pemuda Kaltim Harus Punya Peran Strategis untuk 30 Tahun ke Depan

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?