Samarinda, Sekala.id – Di tengah ketatnya persaingan Liga 1 2024/2025, Borneo FC Samarinda justru harus berpisah dengan salah satu gelandang seniornya. Hendro Siswanto, yang telah menjadi bagian dari Pesut Etam selama empat musim terakhir, resmi mengakhiri kebersamaannya dengan klub pada akhir Februari 2025.
Kabar ini mengejutkan banyak pihak, terutama para suporter. Kepergian pemain berusia 34 tahun itu terjadi saat Borneo FC masih berjuang di putaran kedua kompetisi. Momen yang seharusnya menjadi fase krusial bagi tim dalam perburuan gelar.
“Terima kasih atas empat musim bersama, Hendro Siswanto. Dedikasi dan etos kerjamu telah menginspirasi banyak pemain muda di skuad Pesut Etam. Sukses di perjalanan karier berikutnya,” tulis manajemen Borneo FC dalam pernyataan resminya di media sosial.
Sejak bergabung pada 2021, Hendro menjadi pilar penting di lini tengah, dikenal dengan ketangguhan dan kepemimpinannya di lapangan. Bersama tim, ia sukses meraih gelar Reguler Series musim 2023/2024 dan dua kali menjadi runner-up Piala Presiden pada 2022 dan 2024.
Reaksi suporter pun beragam. Banyak yang tak menyangka pemain dengan pengalaman seperti Hendro harus hengkang di saat Borneo FC masih membutuhkan stabilitas dalam skuadnya. Meski begitu, mayoritas tetap memberikan apresiasi atas jasa sang gelandang selama berseragam oranye.
“Terima kasih Hendro atas kebersamaan di Borneo FC, jasamu sangat berarti untuk tim ini,” ujar Moch Maulana, salah satu suporter setia Pesut Etam, Rabu (5/3/2025).
Suporter lain juga mendoakan agar Hendro tetap sukses di klub barunya. “Semoga sukses di tempat barumu dan terus berkontribusi besar bagi tim yang kamu bela,” tambahnya. (Jor/El/Sekala)