By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Samarinda

AJI Samarinda Latih Jurnalis Hadapi Pemilu 2024

Redaksi
By Redaksi
Published: Senin, 17 Juli 2023
Share
25 Jurnalis dari Kaltim usai gelaran Training Meliput Isu Pemilu di Hotel Zoom Samarinda. (Foto: Istimewa)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Pemilu Serentak 2024 akan menjadi ajang politik yang penuh tantangan dan dinamika. Tidak hanya bagi para kontestan, tetapi juga bagi media massa yang bertugas memberitakan kenduri demokrasi tersebut.

Salah satu tantangan yang dihadapi media adalah maraknya misinformasi dan disinformasi yang berpotensi memengaruhi opini publik dan mengganggu jalannya pemilu. Oleh karena itu, media harus mampu menyajikan informasi yang akurat, kritis, dan berimbang, sesuai dengan kode etik jurnalistik.

Untuk meningkatkan kapasitas jurnalis dalam meliput isu-isu pemilu, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Samarinda bekerja sama dengan AJI Indonesia dan Google News Initiative mengadakan pelatihan khusus ‘Training Meliput Isu Pemilu’ pada 15-16 Juli 2023.

Pelatihan yang bertempat di Hotel Zoom Samarinda ini diikuti oleh 25 jurnalis dari berbagai media online, surat kabar, dan radio di Samarinda dan Bontang. Mereka mendapatkan materi dan simulasi tentang peranan media dalam pemilu, etika peliputan, potensi sesat informasi, hasil survei, dan ancaman kekerasan.

Menurut Ketua AJI Kota Samarinda, Nofiyatul Chalimah, pelatihan ini sangat penting mengingat Kalimantan Timur termasuk dalam lima daerah rawan pemilu versi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

“Kami berharap jurnalis yang mengikuti pelatihan ini memiliki bekal untuk meliput pemilu dengan profesional dan independen. Mereka juga bisa saling berbagi pengalaman dan mengantisipasi risiko yang mungkin terjadi saat peliputan,” ujarnya.

Pelatihan ini menghadirkan empat narasumber yang ahli di bidangnya. Dua di antaranya adalah trainer dari AJI Indonesia, yaitu wartawan CNN Indonesia Edy Can dan jurnalis Majalah Tempo Dian Yuliastuti. Keduanya merupakan anggota Bidang Pendidikan, Etik dan Profesi AJI Indonesia.

Selain itu, ada juga Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Khoirunnisa Nur Agustyati dan Redaktur Pelaksana Kompas.com Heru Margianto yang memberikan materi secara daring.

Edy Can menjelaskan, tujuan pelatihan ini adalah untuk membuat jurnalis lebih kritis dalam menghadapi isu-isu pemilu yang kompleks dan sensitif. Apalagi tahun 2024 akan ada pemilihan presiden, legislatif, dan kepala daerah secara bersamaan.

“Kami ingin jurnalis bisa menghasilkan karya jurnalistik yang informatif, akurat, dan bermanfaat bagi masyarakat. Jurnalis harus bisa membedakan fakta dan opini, serta menjaga independensi dari pengaruh politik maupun ekonomi,” katanya.

Dian Yuliastuti menambahkan, pelatihan ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada jurnalis tentang etika saat meliput pemilu. Etika adalah salah satu ciri jurnalis profesional yang harus dihormati dan dipatuhi.

“Jurnalis harus bisa menyajikan informasi yang berimbang dan objektif tentang visi dan misi para calon yang akan bertarung di pemilu 2024. Jurnalis juga harus bisa memverifikasi informasi yang diterima dari berbagai sumber, termasuk hasil survei,” ucapnya.

Baik Edy maupun Dian mengapresiasi antusiasme jurnalis Kalimantan Timur yang mengikuti pelatihan ini. Mereka berharap pelatihan ini bisa menjadi awal dari kerjasama yang lebih baik antara AJI Samarinda dan media-media di Kaltim. (Mar/Mul/Sekala)

TAGGED:AJIAliansi Jurnalis IndependenGoogle News InitiativePemilu 2024Training Meliput Isu Pemilu
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Petani Senipah Bersyukur Dapat Bantuan dari Pemkab Kukar
Next Article Ganjar Pranowo: Jangan Ada yang Memanfaatkan Baliho Saya

Berita Undas

Indibiz Borneo Tawarkan Promo Internet Bisnis Mulai Rp300 Ribuan, Bidik UMKM Kalimantan
Selasa, 27 Januari 2026
Meski Diguyur Hujan, Sebanyak Ratusan Anak Antusias Ikuti Simulasi Manasik Haji for Kids
Kamis, 20 November 2025
Pemkab Kutai Barat Gelar Pasar Murah, Wujud Dari Komitmen Pemerintah Dalam Menjaga Stabilitas Harga
Kamis, 20 November 2025
Festival Budaya Tanjung Isuy Akan di Laksanakan Mulai Tanggal 24 hingga 26 November 2025
Kamis, 20 November 2025
Ketua Karang Taruna Kabupaten Kutai Barat, Tobi Rikardo Terpilih Secara Aklamasi
Jumat, 21 November 2025

Berita yang mungkin kamu sukai

Advertorial

Dari KBL ke PON 2028: Perjalanan Perbasi Kaltim Membangun Basket Berkualitas

2 Min Read
Ilustrasi pembuangan sampah. (Foto: Ist)
Samarinda

Samarinda Tancap Gas Benahi Sistem Sampah, Open Dumping Segera Ditinggalkan

3 Min Read

Borneo FC Tutup TC di Yogyakarta dengan Laga Uji Coba Melawan Persis Solo U-20

1 Min Read
Advertorial

Mengenal Sport Tourism, Konsep Wisata Olahraga yang Dicanangkan Dispora Kaltim

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?