By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Samarinda

Sikap Tegas Sivitas Akademika Untag Samarinda: Tolak Politik Dinasti, Minta Sanksi Tegas untuk Abuse of Power

Redaksi
By Redaksi
Published: Selasa, 6 Februari 2024
Share
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Sivitas akademika Universitas 17 Agustus (Untag) Samarinda menyuarakan sikapnya untuk menolak politik dinasti dan mendorong pemilu yang jujur dan adil. Sikap ini disampaikan oleh Wakil Rektor lll Dr Legowo Kamarubaya, di Halaman Universitas 17 Agustus, Selasa (6/2/2024) pukul 09.00 Wita.

Dengan mengusung tema seruan kebangsaan kampus merah putih untuk Indonesia, damai negeriku, damai bangsaku, sivitas akademika Untag menunjukkan keprihatinan mereka terhadap kondisi demokrasi di Indonesia saat ini.

“Kami, segenap sivitas akademika Untag Samarinda, di bawah pilar nilai kebangsaan, kejujuran, kecerdasan, keberagaman, dan kreativitas, menyatakan menolak politik dinasti dan intimidasi, menolak korupsi, kolusi, dan nepotisme, menuntut pemerintahan yang bersih dan berwibawa, menuntut etika bernegara dan berpemerintahan,” kata Dr Legowo.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan keadaban dalam demokrasi, dan mendorong presiden dan para pemimpin untuk mengutamakan kepentingan umum daripada pribadi dan golongan.

“Oleh karena itu, kami menyuarakan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk menolak calon pemimpin yang proses pencalonannya melanggar konstitusi dan etika demokrasi, menolak politik dinasti, menolak politik uang dalam pemilu,” ujarnya.

“Kami juga menuntut kepada presiden dan pemerintah untuk menjatuhkan sanksi tegas terhadap segala bentuk abuse of power, kejahatan jabatan, serta intimidasi yang berindikasi melanggengkan kekuasaan personal maupun kelompok, mengembalikan netralitas ASN, TNI, dan Polri,” tambahnya.

Sikap ini diharapkan dapat mencegah terjadinya politik dinasti di Indonesia yang hanya menguntungkan satu kelompok saja. Apalagi, pemilu 2024 sudah semakin dekat.

Dosen Fakultas Hukum Roy Hendrayanto juga menegaskan, sivitas akademika Untag meminta netralitas presiden dan aparat lainnya. Ia mengatakan, penggunaan fasilitas negara dalam kontestasi politik jelas dilarang oleh Undang-Undang.

“Kami telah menyelidiki hal ini melalui dosen-dosen yang mengajar hukum tata negara di Fakulitas Hukum Untag. Kami tidak ikut campur tentang politik ini, tapi kami telah menemukan hasil telaahnya, dari dosen hukum tata negara,” katanya.

Roy juga menjelaskan, presiden seharusnya tidak berkampanye, karena tidak ada periode berikutnya. “Di sinilah para dosen mengambil kesimpulan bahwa ada indikasi ketidaknetralan dari presiden Jokowi, dan itu akan berdampak ke bawahannya,” pungkasnya. (Jor/El/Sekala)

TAGGED:Politik DinastiUniversitas 17 AgustusUntag Samarinda
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Hyundai Pilih Samarinda atau Balikpapan untuk Uji Coba Taxi Drone Pertama di Indonesia
Next Article Anis Siswantini Resmi Jabat Kasatpol PP Samarinda, Ini Pesan Wali Kota

Berita Undas

Lima Bulan Tanpa Laporan IPAL, Komisi III DPRD Samarinda Ancam Sidak Ulang Mie Gacoan
Kamis, 6 Agustus 2026
DPRD Desak Pemkot Benahi Folder Air Hitam, Abdul Rohim: Parkir hingga Jogging Track Perlu Perhatian
Rabu, 5 Agustus 2026
PKS Dorong Pemkot Samarinda Genjot PAD Meski Kembali Raih WTP ke-11
Rabu, 5 Agustus 2026
DPRD Samarinda Bedah Utang dan Aset Daerah, Soroti Kesehatan Fiskal Pemkot
Rabu, 5 Agustus 2026
Duta Baca Kutai Barat 2026, Resmi di Sandang Diah Rizqi Pangestika
Sabtu, 1 Agustus 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Peristiwa

Kebakaran di Jalan Kemuning, Telan 3 Ruko, Penjaga Toko Sandal Ditemukan Meninggal

2 Min Read
Pemkot Samarinda Sidak Bapokting Menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2025
Pemerintahan

Strategi Samarinda Menjaga Stok Pangan: Dari Gudang Bulog hingga Kerja Sama Lintas Daerah

3 Min Read
Ambruknya jembatan Busui di Desa Busui, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser.(Ist/Polres Paser)
Peristiwa

Jembatan Busui Ambruk, Akses Jalan Lintas Provinsi Kaltim-Kalsel Lumpuh Total

2 Min Read
Parlemen

BanKeu Dicoret dari APBD Perubahan 2025, DPRD Kaltim Fokus ke APBD Murni

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?