By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
BalikpapanPolitik

Safaruddin: Jika Polri Tidak Netral, Saya Sudah Menang Pilgub 2018

Redaksi
By Redaksi
Published: Selasa, 17 September 2024
Share
Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPD PDI Perjuangan) Kalimantan Timur, Safaruddin (Foto: Sekala)
SHARE

Balikpapan, Sekala.id – Ketua Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Kalimantan Timur (DPD PDI Perjuangan Kaltim), Safaruddin, memberikan penegasan terkait posisi netralitas Polri dalam menghadapi Pilkada serentak 2024. Menurut Safaruddin, yang juga merupakan mantan Kapolda Kaltim, netralitas Polri sudah menjadi hal otomatis tanpa perlu diarahkan lagi.

“Polisi sudah pasti netral, tidak perlu diberi tahu, mereka paham tugas mereka,” ujar Safaruddin di sela-sela Rapat Kerja Daerah Khusus (Rakerdasus) PDI Perjuangan Kaltim, Sabtu (14/9/2024), di Hotel Gran Senyiur, Balikpapan.

Safaruddin menegaskan, jika kepolisian tidak netral, tentu ia akan memenangkan Pilgub Kaltim 2018 ketika dirinya turut serta dalam kontestasi tersebut.

“Saya mantan Kapolda, tapi tetap kalah di Pilgub. Itu buktinya polisi netral,” ucapnya dengan yakin.

Ia menambahkan bahwa Polri sudah memahami tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) dalam menjaga keamanan selama pelaksanaan Pilkada. Oleh karena itu, ia meminta agar isu netralitas Polri tidak lagi diragukan. “Netralitas mereka selalu terjaga,” tutupnya. (Kal/El/Sekala)

TAGGED:DPD PDI Perjuangan KaltimPilkada 2024Safaruddin
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Herdiansyah Hamzah: Tanpa Penegakan Hukum, Politik Uang Terus Subur
Next Article Beasiswa Kaltim Tuntas Bermasalah? DPRD Kaltim Siap Bertindak Usai Pembentukan AKD

Berita Undas

Gaji DPR Dilepas, Sahroni Pilih Jalur Donasi Terbuka
Selasa, 14 April 2026
Bahlil soal harga BBM bersubsidi: Tunggu waktunya saja
Rabu, 1 April 2026
Tidak Ada Pengadaan Mobil Dinas Baru Di Kutai Barat
Kamis, 26 Maret 2026
Estetika Terbaik: Keramik Batu Alam untuk Dinding Rumah
Kamis, 26 Maret 2026
Art Paris 2026: Bahasa dan Reparasi dalam Seni
Kamis, 26 Maret 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Politik

PSU di Samarinda, Ini 6 TPS yang Terlibat

2 Min Read
Politik

Rudy Mas’ud: Pendidikan dan Kesehatan, Pilar Masa Depan Kaltim

3 Min Read
Politik

Pilkada 2024: 130 Laporan Politik Uang dan Tantangan Bersihkan Demokrasi

3 Min Read
Ananda Emira Moeis, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalimantan Timur (Kaltim)
Politik

Ananda Moeis Ungkap Proses Penjaringan Pilkada Samarinda

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?