Kutai Barat, Sekala.id – Kabupaten Kutai Barat (Kubar) terus memperkuat pembinaan karakter generasi muda melalui Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) bagi Purnapaskibraka Tingkat Kabupaten Tahun 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mencetak generasi penerus yang memiliki jiwa kepemimpinan, nasionalisme, dan komitmen terhadap nilai-nilai Pancasila dan berlangsung di Hotel Sidodadi, Kecamatan Barong Tongkok, Kubar, Jumat (3/7/2026).
Pembukaan diklat dilaksanakan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kubar, Suwito, S.STP., yang mewakili Bupati Kutai Barat.
Hadir pula perwakilan TNI AU, Mako Brimob, Polres Kubar, Kodim 0912/Kbr, Kejaksaan Negeri Sendawar, Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Kalimantan Timur (Kaltim) serta para peserta Purnapaskibraka.
Dalam sambutan Bupati Kubar yang dibacakan Suwito, disampaikan bahwa Purnapaskibraka memiliki peran strategis sebagai generasi muda yang tidak hanya disiplin, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam menjaga persatuan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat.
“Diklat dan Pelatihan PIP ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi wadah untuk mempersiapkan Purna Paskibraka sebagai benteng pertahanan bangsa, teladan bagi generasi muda, serta motor penggerak dalam membumikan nilai-nilai luhur Pancasila di Bumi Tanaa Purai Ngeriman,” ucap Kepala Kesbangpol.
Derasnya arus informasi di era digital menuntut generasi muda memiliki pemahaman ideologi yang kuat agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.

“Melalui diklat ini, peserta diharapkan mampu menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak,” tambahnya.
Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Agama Kesbangpol Kubar, Ramadhan, mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan selama 3–4 Juli 2026.
Dengan mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Paskibraka serta Peraturan BPIP Nomor 3 Tahun 2022. Peserta terdiri atas Purnapaskibraka tahun 2024 yang belum mengikuti pembinaan Duta Pancasila dan Purnapaskibraka tahun 2025 yang baru dikukuhkan.
Tahun ini menjadi kali pertama narasumber dari BPIP Jakarta hadir langsung di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.
“Kami berharap kesempatan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh seluruh peserta agar dapat memahami materi secara maksimal, lulus mengikuti pembinaan, dan memperoleh sertifikat sebagai salah satu syarat menjadi Duta Pancasila,” ungkap Ramadhan.
Diklat menghadirkan narasumber dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), yakni Sapta Mupkat Tatar Purpa, Fadilliyah, dan Mujahidah.
Selain itu, Direktur Pengkajian Implementasi Pembinaan Ideologi Pancasila BPIP, Toto Purbiyanto, memberikan arahan secara virtual.
“Melalui kegiatan tersebut, diharapkan lahir Purnapaskibraka yang mampu menjadi teladan serta agen perubahan dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat,” pungkasnya. (Btr/ADV/Diskominfo Kubar)