By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
PemerintahanSamarinda

PMK Masih Mengancam, DPKH Kaltim Antisipasi Jelang Iduladha

Redaksi
By Redaksi
Published: Rabu, 7 Juni 2023
Share
Kepala DPKH Provinsi Kaltim, Fahmi Himawan (foto: Apr/Klausa)
SHARE

Samarinda, Klausa.co – Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) belum sepenuhnya hilang dari Kalimantan Timur (Kaltim). Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kaltim terus berupaya melakukan berbagai antisipasi agar PMK bisa segera teratasi dan tidak semakin menyebar.

Menurut Kepala DPKH Provinsi Kaltim Fahmi Himawan, saat ini ada sekitar 8 kabupaten/kota di Kaltim yang masuk dalam kategori zona merah PMK. Hanya Berau dan Mahakam Ulu (Mahulu) yang berada di zona kuning.

“Di Kaltim ini, ada dua tempat utama masuknya hewan ternak itu. Yakni, lewat pelabuhan di Samarinda dan Balikpapan,” kata Fahmi kepada Klausa.co, Rabu (7/6/2023) di Kantor DPKH Kaltim, jalan Bhayangkara, Kota Samarinda.

Fahmi menjelaskan, pembatasan pintu masuk di Kaltim adalah karena hewan ternak ini harus dikarantina dulu sebelum didistribusikan ke kabupaten/kota lainnya. Sedangkan di Kaltim ini, Balai Karantina untuk hewan ternak ada di Samarinda dan Balikpapan.

“Setidaknya karantina ini adalah upaya mengatasi PMK, walau ada beberapa kasus yang masuk dari Samarinda. Tapi segera ditangani teman-teman, kami turunkan dokter hewan ke lapangan agar bisa disembuhkan. Jadi kasusnya tidak sampai menyebabkan kematian,” ujarnya.

Namun demikian, Fahmi meminta semua pihak agar tetap waspada. Sebab, kondisi PMK belum 100 persen hilang dari Kaltim. Pasalnya, PMK ini adalah virus yang menempel di mana saja. Sehingga, cukup sulit terdeteksi.

“Virus ini bisa menempel di kandang-kandang, bisa menempel di baju, bisa menempel di tanah yang ada di sekitar kandang. Jadi kalau bio security disinfektan yang kita lakukan tidak sempurna, boleh jadi masih ada virusnya,” tegasnya.

Fahmi berharap, PMK bisa segera terkendali dan tidak mengganggu penyediaan hewan kurban menjelang Iduladha. Ia mengimbau masyarakat untuk membeli hewan kurban yang sehat dan berasal dari daerah bebas PMK. (Apr/Fch/Klausa)

TAGGED:DPKH KaltimFahmi HimawanHewan TernakPenyakit Mulut dan KukuPMK
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Hubungan Bahasa dan Budaya Jawa-Banjar pada Masa Nagara Dipa (1)
Next Article Utang Rp2 Juta Berujung Tikaman

Berita Undas

DPRD Samarinda Desak Hasil Audit Revitalisasi Pasar Pagi Segera Dibuka
Sabtu, 25 Juli 2026
APBD Samarinda 2027 Naik Tipis, DPRD Pastikan Tak Ada Anggaran Disusun Terlalu Optimistis
Sabtu, 25 Juli 2026
Disparitas Harga BBM Dinilai Jadi Pemicu Antrean SPBU di Samarinda
Sabtu, 25 Juli 2026
DPRD Samarinda Soroti Kebutuhan Anggaran Diskominfo, Digitalisasi Dinilai Tak Bisa Setengah Hati
Sabtu, 25 Juli 2026
Atasi Antrean dan Penyelewengan, Pemkot Samarinda Usul Beli BBM Subsidi Wajib Taat Pajak dan Lolos Uji KIR
Senin, 20 Juli 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Advertorial

Dorong Kreativitas, Wakil Bupati Kukar Pacu UMKM Berinovasi

1 Min Read
Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim) saat melakukan penyitaan lahan.(Ist/Kejati Kaltim).
Hukum & Kriminal

Kejati Kaltim Terus Usut Dugaan Korupsi di Perusda Bara Kaltim Sejahtera

4 Min Read
Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk “Mitigasi dan Penanganan Konflik Sosial pada Penyelenggaraan Pilkada 2024.”
Advertorial

Pemkab Kutim dan Smart Academy Siapkan Strategi untuk Cegah Konflik Sosial di Pilkada 2024

3 Min Read
Parlemen

Samsun Perjuangkan Normalisasi Sungai Ambarawang Laut

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?