By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialKutai KartanegaraPemerintahan

Petani Segihan Terkendala Distribusi, Pemdes Dorong Skema Pemasaran Lebih Luas

Redaksi
By Redaksi
Published: Jumat, 2 Mei 2025
Share
Sekretaris Desa Segihan, Setiono Anitabhakti. (Foto: Sekala)
SHARE

Kukar, Sekala.id – Petani di Desa Segihan, Kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegara, masih menghadapi kendala dalam memperluas pasar hasil pertanian mereka. Minimnya akses ke jaringan distribusi dan keterbatasan modal menjadi hambatan utama bagi petani untuk menembus pasar di luar desa.

Sekretaris Desa Segihan, Setiono Anitabhakti, mengungkapkan bahwa mayoritas petani masih memasarkan hasil panennya secara mandiri ke wilayah desa dan sekitarnya. Tanpa dukungan sistem pemasaran yang terstruktur, petani kesulitan bersaing dengan produk dari daerah lain yang sudah memiliki jaringan distribusi yang lebih baik.

“Petani mengemas sendiri hasil panennya dan menjualnya di pasar lokal. Untuk menembus pasar kabupaten atau wilayah yang lebih luas, masih banyak kendala, terutama dari sisi modal dan sumber daya manusia,” kata Setiono.

Harga beras lokal saat ini berkisar antara Rp12 ribu hingga Rp13 ribu per kilogram. Namun, petani harus bersaing dengan produk dari luar daerah yang sudah memiliki branding dan saluran distribusi yang lebih mapan.

Menanggapi kondisi tersebut, pemerintah desa terus berupaya mencari solusi. Salah satu langkah yang tengah diupayakan adalah membangun kerja sama dengan koperasi dan pihak swasta, serta memberikan pelatihan bagi petani terkait pengemasan produk dan pemasaran digital.

“Kami berharap ada dukungan dari pemerintah daerah maupun sektor swasta. Perlu ada intervensi agar produk petani kita bisa masuk ke pasar yang lebih besar,” ujarnya.

Selain itu, Pemdes Segihan juga merancang program pelatihan pemasaran digital untuk meningkatkan daya saing produk pertanian. Melalui pelatihan ini, petani diharapkan bisa memahami cara memasarkan produknya secara online dan menarik minat pembeli dari luar daerah.

“Dengan pemasaran digital, petani bisa menjangkau pasar yang lebih luas tanpa tergantung pada tengkulak. Ini penting agar kesejahteraan mereka bisa meningkat,” pungkas Setiono.

(Kal/El/ADV/Pemkab Kukar)

TAGGED:Desa SegihanPertanianSetiono Anitabhakti
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Sekda Kukar, Sunggono, memimpin apel peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) tahun 2025. Sekda Kukar Dorong Sinergi Tiga Sektor: Pemerintah, Pekerja, dan Pengusaha
Next Article Bupati Kukar Edi Damansyah meresmikan Asrama Mahasiswa Kutai Kartanegara di Yogyakarta. Fasilitas Lengkap, Asrama Mahasiswa Kukar di Yogyakarta Kini Resmi Beroperasi

Berita Undas

DPRD Samarinda Desak Hasil Audit Revitalisasi Pasar Pagi Segera Dibuka
Sabtu, 25 Juli 2026
APBD Samarinda 2027 Naik Tipis, DPRD Pastikan Tak Ada Anggaran Disusun Terlalu Optimistis
Sabtu, 25 Juli 2026
Disparitas Harga BBM Dinilai Jadi Pemicu Antrean SPBU di Samarinda
Sabtu, 25 Juli 2026
DPRD Samarinda Soroti Kebutuhan Anggaran Diskominfo, Digitalisasi Dinilai Tak Bisa Setengah Hati
Sabtu, 25 Juli 2026
Atasi Antrean dan Penyelewengan, Pemkot Samarinda Usul Beli BBM Subsidi Wajib Taat Pajak dan Lolos Uji KIR
Senin, 20 Juli 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Advertorial

Hotel Atlet Samarinda Siap Bangkit dari Tidur Panjang, Begini Gambaran Kadispora Kaltim

3 Min Read
Firdaus, Atlet Para Renang asal Balikpapan yang berhasil meraih 2 medali emas pada Peparnas 2024
Advertorial

Takdir di Lintasan Air, Perjuangan Firdaus Raih Medali Emas Peparnas

2 Min Read
Advertorial

Honor untuk Pengurus RT di Genting Tanah, Bupati Kukar: Mereka Garda Terdepan Pemerintah

1 Min Read
Pemerintahan

Satpol PP Samarinda Tegas Terapkan Penegakan Hukum, Bongkar Warung Bakso Dongkrak yang Tak Berizin

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?