By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
ParlemenSamarinda

Nelayan Tradisional di Berau Terancam Destructive Fishing

Redaksi
By Redaksi
Published: Senin, 11 September 2023
Share
Rapat Paripurna ke-31 Masa Sidang III Tahun 2023 (Foto: Apr/Sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Nelayan tradisional di Balikukup, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, mengeluhkan praktik penangkapan ikan yang merusak lingkungan laut. Mereka meminta bantuan Gubernur Kalimantan Timur untuk menindak tegas nelayan kompresor yang menggunakan bahan peledak, bahan kimia, dan setrum.

Suriyadi, Ketua Kelompok Nelayan Marlin, mengatakan bahwa aktivitas destructive fishing tersebut sangat mengganggu kehidupan mereka yang bergantung pada hasil tangkapan ikan. Ia mengaku sudah mencoba berbagai cara untuk menghentikan praktik tersebut, namun tidak berhasil.

“Kami hampir putus asa. Kami sudah menyaksikan kerusakan terumbu karang setiap hari. Namun kami tidak bisa berbuat apapun, karena kami menduga ada oknum petugas yang ikut bermain untuk melindungi praktik destructive fishing,” ujarnya dalam surat terbuka yang dibacakan oleh Muhammad Udin, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur dari Partai Golkar.

Surat terbuka tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-31 Masa Sidang III Tahun 2023 di Gedung B Kompleks DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Jalan Teuku Umar, Samarinda. Udin berharap Gubernur Kalimantan Timur dapat segera menangani masalah ini.

“Maraknya pengeboman ikan dan penggunaan racun potasium oleh nelayan kompresor benar-benar merugikan kami. Apalagi ada pengepul ikan yang ikut menyediakan bahan bom dan racun potasium kepada nelayan kompresor. Ini dapat merusak alam,” kata Udin.

Menurut Udin, nelayan tradisional di Berau menggunakan metode ramah lingkungan berskala kecil, seperti pancing dan rawai. Mereka tidak seperti nelayan kompresor yang menggunakan alat tangkap tidak ramah lingkungan.

“Kami (nelayan tradisional) akan kesulitan menghidupi keluarga dan membiayai sekolah anak-anak kami jika aktivitas destructive fishing dibiarkan begitu saja. Kami sudah mulai merasakan dampaknya. Hasil tangkapan kami setiap bulannya menurun drastis,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa laut yang dulunya memberikan mereka makan dan menjadi satu-satunya mata pencaharian kini seolah-olah menjadi daerah yang menakutkan. Ia meminta Gubernur Kalimantan Timur untuk menurunkan agen-agen mandiri ke tempat mereka tanpa perlu berkoordinasi dengan aparat lokal yang tidak terpercaya.

“Bantulah kami Pak Gubernur. Tolong turunkan agen-agen mandiri ke tempat kami, tanpa perlu berkoordinasi dengan aparat lokal yang menurut kami tidak terpercaya,” pinta Suriyadi melalui surat terbuka tersebut. (Jor/El/Sekala)

TAGGED:Destructive FishingDPRD KaltimKelompok Nelayan MarlinMuhammad UdinNelayan TradisionalRapat Paripurna
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Kaltim Siap Gelar Kompetisi Kopi Bergengsi di Indonesia
Next Article Pemprov Kaltim Diminta Transparan Soal Penyertaan Modal ke Tiga Perusda

Berita Undas

DPRD Samarinda Ingin Pasar Pagi Punya Konsep yang Lebih Menarik
Kamis, 27 Agustus 2026
DPRD Samarinda Soroti Rendahnya Minat KB, Edukasi Diminta Dimulai Sebelum Menikah
Kamis, 27 Agustus 2026
DPRD Samarinda Desak Evaluasi Pencegahan Narkotika di Sekolah
Kamis, 27 Agustus 2026
DPRD Samarinda Dorong Tes Urine Pelajar Digelar Berkala Usai 12 Siswa SMP Positif Narkoba
Rabu, 26 Agustus 2026
Ruang Publik Baru Samarinda Rampung, Jasno Dorong Segera Dioperasikan
Rabu, 26 Agustus 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Pemerintahan

MTQ Nasional 2024 di Kaltim: Persiapan Matang, Tamu Disambut Hangat

2 Min Read
Polresta Samarinda menggelar konferensi pers terkait Kasus Penyekapan Remaja dan Dugaan Narkoba yang digelar Polresta Samarinda pada Jumat (27/6/2025)
Hukum & Kriminal

Terlacak dari Hotline 110, Polisi Gerebek Rumah Penyekapan Anak di Sungai Kunjang

3 Min Read
Pemerintahan

Ban Motor Dikempiskan, Dishub Samarinda Tertibkan Parkir Liar di Jalan Pulau Irian

2 Min Read
Advertorial

Pelatihan Kecakapan Hidup di Kukar, Wujud Komitmen Dispora Kaltim untuk Membangun Pemuda Berdaya Saing

3 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?