By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialSamarinda

Minat Orang Tua ke Posyandu Masih Rendah, Pemkot Samarinda Soroti Dampak Pandemi Covid-19

fathur
By fathur
Published: Kamis, 4 Mei 2023
Share
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Samarinda, I Gusti Ayu Sulistiani (Foto: Apr/Klausa.co)
SHARE

Samarinda, Klausa.co – Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) merupakan salah satu sarana pelayanan kesehatan dasar bagi anak balita yang ada di setiap kelurahan. Di Posyandu, anak balita bisa mendapatkan pemeriksaan rutin untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan mereka. Namun sayangnya, masih banyak orang tua yang kurang peduli untuk membawa anaknya ke Posyandu.

Hal ini menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda yang ingin menekan angka stunting, kekurangan gizi, dan gizi buruk di Kota Tepian. Menurut Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Samarinda, I Gusti Ayu Sulistiani, minat orang tua untuk datang ke Posyandu masih rendah. Ia menduga, hal ini dipengaruhi oleh pandemi Covid-19 yang sempat menutup seluruh Posyandu.

“Saya melihatnya, mungkin para orang tua masih terbuai dengan pandemi Covid-19 kemarin,” katanya kepada Klausa.co, usai menghadiri Rapat Persiapan Rembuk Stunting tingkat kecamatan se-Kota Samarinda.

Ayu menjelaskan, selama pandemi Covid-19 melanda Indonesia selama beberapa tahun terakhir, seluruh Posyandu yang tersebar hingga pelosok ditutup, tidak beroperasi. Dampaknya, banyak orang tua yang tidak membawa anaknya ke Posyandu.

“Sekarang ini, posyandu sudah mulai aktif. Tetapi rupanya, minat orang tua membawa anak-anaknya masih belum maksimal. Sehingga inilah yang kemudian kita soroti kembali,” jelasnya.

Ayu menambahkan, saat ini Posyandu sudah dilengkapi dengan alat ukur digital yang baru didistribusikan dan siap digunakan. Namun sayangnya, alat ukur tersebut belum dimanfaatkan secara optimal oleh orangtua. Ia berharap, Dinas Sosial (Dinsos) Samarinda sebagai pihak yang bertanggung jawab atas Posyandu bisa meningkatkan sosialisasi dan motivasi kepada masyarakat.
(Apr/Fch/Adv/Diskominfo Samarinda)

TAGGED:DPPKBI Gusti Ayu SulistianiPemkot SamarindaPenanganan StuntingPosyanduStunting
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Rembuk Stunting Tingkat Kecamatan se-Samarinda, Upaya Bersama Cegah Anak Kerdil
Next Article Coba Peruntungan, Pria Paruh Baya Terjerat Jaringan Sabu

Berita Undas

DPRD Samarinda Ingin Pasar Pagi Punya Konsep yang Lebih Menarik
Kamis, 27 Agustus 2026
DPRD Samarinda Soroti Rendahnya Minat KB, Edukasi Diminta Dimulai Sebelum Menikah
Kamis, 27 Agustus 2026
DPRD Samarinda Desak Evaluasi Pencegahan Narkotika di Sekolah
Kamis, 27 Agustus 2026
DPRD Samarinda Dorong Tes Urine Pelajar Digelar Berkala Usai 12 Siswa SMP Positif Narkoba
Rabu, 26 Agustus 2026
Ruang Publik Baru Samarinda Rampung, Jasno Dorong Segera Dioperasikan
Rabu, 26 Agustus 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Advertorial

Hidup Sehat di Maluhu, Kelurahan Bantu Dua KK Bangun Toilet Baru

2 Min Read
Samarinda

Ratusan Mahasiswa Unmul Tolak IPI, Pertanyakan Persetujuan Kemendikbud

2 Min Read
Pemerintahan

Bangladesh Lirik Lahan Subur untuk Investasi Pertanian

1 Min Read
Fuad Fakhruddin, Ketua Komisi II DPRD Samarinda.
Advertorial

Samarinda Bersih dari BBM Eceran Ilegal, Antara Keamanan dan Dilema Ekonomi

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?