By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialParlemenSamarinda

Menggagas Pembaruan Sistem Pemilu, Wacana Joha Fajal untuk Pilkada Samarinda

Redaksi
By Redaksi
Published: Selasa, 11 Juni 2024
Share
Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Joha Fajal
Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Joha Fajal (Foto: Sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Dalam sorotan terkini, Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Joha Fajal, memaparkan visi perubahan signifikan untuk Pilkada Samarinda 2024. Joha mengkritisi praktik pemungutan suara saat ini yang menyebabkan sebagian warga gagal memberikan hak suaranya di lokasi yang telah ditetapkan.

“Perubahan pendataan pemilih mendesak untuk dilaksanakan, mengingat masih terjadi ketidakhadiran pemilih di TPS yang dituju,” ungkap Joha.

Fokus utama Joha adalah revisi sistem absensi pemilih yang berbasis abjad. Ia mengusulkan pendekatan baru dengan mengurutkan daftar pemilih berlandaskan Kartu Keluarga (KK). Inisiatif ini diharapkan memungkinkan anggota keluarga untuk menggunakan hak pilih mereka di TPS yang sama, meningkatkan efisiensi dan meminimalisir kebingungan.

“Kita harus mengevaluasi efektivitas sistem abjad yang berpotensi memisahkan anggota keluarga ke TPS berbeda,” tegasnya.

Dengan Pilkada, Joha menaruh harapan tinggi pada penyelesaian isu-isu yang telah muncul.

“Pilkada mendatang harus menjadi titik balik untuk memperbaiki sistem pemilu kita,” tutup Joha dengan nada optimis. (Ya/El/ADV/DPRD Samarinda)

TAGGED:DPRD Kota SamarindaJoha FajalPilkada 2024
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article MA Ubah Aturan Usia Kepala Daerah, Abdul Khairin: Melemahkan Hukum dan Pancasila
Next Article Wali Kota Samarinda, Andi Harun Membenahi Perkabelan Samarinda, Menyingkirkan Semrawut dengan Sistem Tanam

Berita Undas

Fraksi Golkar Kaltim Hadiri Paripurna Hak Angket, Datang Bukan Berarti Mendukung
Selasa, 2 Juni 2026
Pancasila Jadi Modal Sosial, Arie Wibowo Ajak Warga Bersatu Bangun Samarinda
Selasa, 2 Juni 2026
Pancasila Harus Jadi Arah Politik, Suparno: Kekuasaan Bukan Tujuan Utama
Selasa, 2 Juni 2026
Judi Online Mengancam Kaltim, Diskominfo: Saatnya Bersih-bersih Ruang Digital
Selasa, 2 Juni 2026
Jadi Jangkar Moral Hadapi Krisis Global, Wagub Ajak Pemuda Kaltim Bumikan Pancasila
Senin, 1 Juni 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Parlemen

Nikmati Permainan-Permainan Unik dengan Teknologi Canggih di TimeZone Next Gen Samarinda

2 Min Read
Politik

Dukung UMKM Kreatif Samarinda, Andi Harun Siapkan Rp5 Miliar Tanpa Agunan

2 Min Read
Politik

Andi Harun Apresiasi PSU di Enam TPS Samarinda

1 Min Read
Hukum & Kriminal

Susu Formula Jadi Incaran Maling Berkostum Gamis, Beraksi di Empat Minimarket

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?