By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialKutai KartanegaraPemerintahan

Maksimalkan Lahan Bekas Tambang, Desa Embalut Fokus Garap Kebun Jagung

Redaksi
By Redaksi
Published: Rabu, 16 April 2025
Share
Lahan Bekas Tambang. (Foto: Sekala)
SHARE

Kukar, Sekala.id – Pemerintah Desa Embalut, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), kini tengah memanfaatkan lahan bekas tambang seluas 40 hektare untuk pengembangan sektor pertanian. Fokus utamanya adalah budidaya jagung, yang dinilai mampu mendongkrak ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi warga.

Kepala Desa Embalut, Yahya, mengungkapkan bahwa keterbatasan lahan sawah membuat pihaknya mencari alternatif pertanian yang lebih adaptif dan produktif. Salah satunya melalui pemanfaatan lahan eks tambang yang selama ini terbengkalai.

“Kami melihat potensi besar dari lahan ini. Budidaya jagung bisa menjadi solusi yang tepat, mengingat lahannya luas dan cocok dikembangkan,” ujar Yahya.

Program ini, kata Yahya, sudah masuk dalam skala prioritas pembangunan desa tahun 2025. Pemerintah desa juga telah menyiapkan anggaran khusus untuk membantu petani yang terlibat dalam pengelolaan lahan tersebut, mulai dari penyediaan bibit hingga pendampingan teknis.

“Bantuan ini diharapkan bisa meningkatkan hasil panen dan menarik lebih banyak warga untuk terjun ke sektor pertanian,” katanya.

Rencananya, lahan pertanian baru ini akan menjadi lokasi kunjungan tiga menteri, yakni Menteri Desa, Menteri Lingkungan Hidup, dan Menteri Kelautan dan Perikanan. Mereka dijadwalkan meninjau langsung pengelolaan lahan bekas tambang di Embalut. Namun, agenda tersebut urung terlaksana dan kemungkinan besar akan dijadwalkan ulang setelah Lebaran.

“Kami tetap berharap kunjungan ini bisa terealisasi. Ini penting agar desa mendapat perhatian dan dukungan dari pemerintah pusat,” ucap Yahya.

Ia menambahkan, langkah diversifikasi ekonomi menjadi salah satu strategi Desa Embalut untuk keluar dari ketergantungan terhadap sektor pertambangan. Selain pertanian, sektor perikanan juga terus dikembangkan agar warga memiliki lebih banyak pilihan usaha.

“Kalau dikelola dengan baik, lahan bekas tambang bisa berubah jadi aset produktif. Kami optimistis program ini bisa memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” pungkas Yahya. (Jor/El/ADV/Pemkab Kukar)

TAGGED:Budidaya JagungDesa EmbalutYahya
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Entry Meeting PKN VI BPK RI: Sinergi Nasional-Daerah Perkuat Tata Kelola Keuangan
Next Article Hari Kartini Jadi Momen Peluncuran Program Unggulan Gratispol

Berita Undas

Duta Baca Kutai Barat 2026, Resmi di Sandang Diah Rizqi Pangestika
Sabtu, 1 Agustus 2026
Percepat Pembangunan Strategis, Pemkab Usulkan Kontrak Tahun Jamak Rp2,52 Triliun
Sabtu, 1 Agustus 2026
PDIP Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Soroti SILPA Rp572 Miliar hingga Efektivitas Belanja
Sabtu, 1 Agustus 2026
Golkar Minta Samarinda Kurangi Ketergantungan Dana Pusat, Dorong PAD Jadi Penopang Utama
Sabtu, 1 Agustus 2026
Gerindra Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Soroti Capaian Fiskal dan Program Prioritas
Sabtu, 1 Agustus 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Sekda Stephanus Madang, membuka Pembelajaran Tatap Muka 4 Pendidikan Guru Penggerak Daerah Khusus Angkatan 10, di Balai Adat Ujoh Bilang. Rabu (23/10/24)
Advertorial

Sekda Mahulu Resmi Buka Program Guru Penggerak, Menuju Transformasi Pendidikan di Daerah Khusus

2 Min Read
Advertorial

Tempati Peringkat 17, Kaltim Perlu Dongkrak IPP Jelang Jadi IKN

2 Min Read
Pemerintahan

Tagar “Indonesia Gelap” Ramai, Wagub Kaltim: Kaltim Justru Makin Bersinar!

2 Min Read
Advertorial

Kutim Mantapkan Kebijakan Pengentasan Stunting Lewat Draft Peraturan Baru

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?