By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialParlemenSamarinda

Krisis Guru Mengintai, DPRD Samarinda Minta Penghapusan Honorer Dikaji Ulang

Redaksi
By Redaksi
Published: Selasa, 26 Mei 2026
Share
Pintu masuk bangunan Sekolah Terpadu Samarinda, di Kel. Loa Bakung. (Dok: Disdikbud Samarinda)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Krisis tenaga pengajar di sekolah-sekolah Samarinda kembali menjadi sorotan. DPRD Kota Samarinda menilai rencana penghapusan tenaga honorer secara menyeluruh belum sepenuhnya selaras dengan kondisi riil dunia pendidikan di daerah.

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar, mengatakan banyak sekolah hingga kini masih bergantung pada guru honorer untuk menutup kekurangan tenaga pengajar. Kondisi itu terjadi lantaran jumlah guru aparatur sipil negara (ASN) terus berkurang akibat pensiun dan mutasi, sementara rekrutmen tenaga pendidik baru dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan sekolah.

Menurut dia, keberadaan guru honorer selama ini menjadi penopang utama agar proses belajar mengajar tetap berjalan normal di sejumlah sekolah.

“Pada prinsipnya, yang dibutuhkan oleh sekolah dan para siswa adalah kompetensi serta kesiapan dalam mengajar,” kata Anhar, Selasa (26/5/2026).

Politikus PDI Perjuangan itu menilai pemerintah tidak bisa hanya melihat persoalan honorer dari sisi aturan administratif semata. Dia meminta pemerintah pusat maupun daerah turut mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlangsungan pendidikan di daerah.

Anhar menegaskan, banyak guru honorer telah mengabdikan diri selama bertahun-tahun dan memiliki peran penting dalam menjaga kualitas pembelajaran di sekolah. Karena itu, evaluasi terhadap kebijakan penghapusan honorer dianggap perlu dilakukan agar tidak memicu kekurangan guru yang lebih besar.

DPRD Samarinda pun mendorong adanya kebijakan yang lebih realistis dengan mempertimbangkan kebutuhan tenaga pengajar di masing-masing daerah.

“Yang harus diutamakan adalah keberlangsungan mutu pendidikan anak bangsa, sekaligus memerhatikan nasib para guru yang telah lama mendedikasikan waktu serta ilmunya di sekolah-sekolah daerah,” pungkasnya. (Kal/El/ADV/DPRD Samarinda)

TAGGED:AnharDPRD Kota SamarindaGuru Honorer
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article RT Diminta Jadi Garda Terdepan Pantau Warga Rentan di Samarinda
Next Article Perseteruan Hak Angket DPRD Kaltim Berlanjut ke BK, Reza Fachlevi Buka Suara

Berita Undas

Warga Selili Titip Perbaikan TPA hingga Sarana Posyandu kepada DPRD Samarinda
Sabtu, 10 Oktober 2026
APBN Jadi Stimulus Awal, Samarinda Dituntut Siapkan Napas Panjang Bus BTS
Sabtu, 10 Oktober 2026
DPRD Samarinda Soroti Izin Reklame yang Berbelit, Pansus Bongkar Titik Hambatan Pengusaha
Sabtu, 10 Oktober 2026
DPRD Samarinda: Izin Reklame Jangan Dibuat Rumit, PAD Bisa Bocor
Sabtu, 10 Oktober 2026
Raperda Reklame Samarinda Bidik Potensi PAD dari Reklame Liar
Sabtu, 10 Oktober 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Advertorial

Dispora Kaltim Genjot Optimalisasi Stadion, Siap Sambut Event Besar

1 Min Read
Advertorial

Pertamini Bikin Resah, DPRD Samarinda: Perlu Ada Pembahasan Serius

2 Min Read
Advertorial

RAN Ramaikan Acara Budaya dan Kuliner yang Digelar Disdikbud Kutim

2 Min Read
j Gubernur Kaltim Akmal Malik memanen jagung perdana yang ditanam di Jalan Poros Mugirejo Lubuk Sawah, Samarinda.
Pemerintahan

Inovasi Lahan Bekas Tambang: Kaltim Panen Jagung dan Budidaya Ikan Nila

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?