Kutai Barat, Sekala.id – Para pemain yang bertanding di Kejuaraan Bupati Cup 2025, Kabupaten Kutai Barat (Kubar) ikut menjalani tes urine yang diselenggarakan panitia yang bekerjasama dengan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) dan Polres Kubar.
Pemeriksaan urine pada seluruh peserta Bupati Cup 2025 resmi tuntas. Kegiatan ini berlangsung sejak 11 hingga 16 November 2025 di Stadion Swalas Gunaq Barong Tongkok dan menyasar seluruh pemain putra maupun putri yang tampil dalam turnamen tersebut.
BNK Kubar bersama Polres Kubar memeriksa 461 peserta dari 16 klub putra dan 9 klub putri. Tes dilakukan sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dalam dunia olahraga, sekaligus memastikan kompetisi berjalan jujur dan sehat.
Ketua Panitia Bupati Cup 2025, Teddy, dalam keterangan persnya mengapresiasi kinerja BNK dan Polres Kubar yang dinilai profesional selama pelaksanaan tes. Ia juga memuji para peserta yang mengikuti prosedur tanpa hambatan meski jumlahnya mencapai ratusan orang.
“Kegiatan seperti ini sebaiknya menjadi program rutin pada setiap turnamen olahraga dan edukasi berulang akan membangun kesadaran kuat mengenai bahaya narkoba, terutama bagi generasi muda di Bumi Tanaa Purai Ngeriman,” tegas Teddy.
Sementara itu, Sekretaris BNK Jamidi mengatakan bahwa mayoritas atlet dinyatakan bebas narkoba.
“Namun dari 461 peserta, sebanyak 451 orang negative, namun ada sekitar 10 atlet 9 putra dan 1 putri yang menunjukkan indikasi positif dan langsung diarahkan untuk penanganan lebih lanjut,” ucapnya.
Sekretaris BNK Kubar juga memastikan kasus ini tidak diproses hukum. “Dekati Sepak Bola, Jauhi Narkoba,” tuturnya.
“Kami (BNK) akan melakukan asesmen sebelum menentukan apakah rehabilitasi dilakukan secara rawat jalan atau rawat inap,” pungkas Jamidi.
Ia menambahkan bahwa pendekatan pemulihan selalu diutamakan untuk menjaga masa depan atlet yang terlibat. (Btr/Sekala/Adv)