Kutai Barat, Sekala.id – Parade Budaya Nusantara yang digelar dalam rangka menyambut Festival Dahau Sendawar 2025 diikuti berbagai macam etnis yang telah menjadi warga Kabupaten Kutai Barat (Kubar)
Nampak puluhan ribu masyarakat Kubar di Taman Budaya Sendawar (TBS), untuk menyaksikan Parade Budaya Nusantara yang ditampilkan. Dan Parade 16 Kecamatan se- Kubar, Rabu (5/11/2025).
Acara spektakuler ini menampilkan kekayaan budaya serta busana adat dari berbagai daerah dan subetnis yang hidup berdampingan di Bumi Tanaa Purai Ngeriman. Ribuan peserta tampil mengenakan busana adat masing-masing daerah yang mewakili kerukunan keluarga subetnis dan 16 kecamatan se-Kubar.
Keberagaman budaya itu mencerminkan keharmonisan seluruh subetnis, di antaranya Dayak Tunjung, Melayu, Dayak Benuaq, Dayak Bahau, Bugis, Jawa, Toraja dan Sunda.
Parade 16 kecamatan pun tak kalah semarak. Masing-masing dipimpin langsung oleh para camat dari Melak, Barong Tongkok, Sekolaq Darat, Mook Manaar Bulatn, Muara Pahu, Penyinggahan, Jempang, Bongan, Siluq Ngurai, Muara Lawa, Bentian Besar, Damai, Nyuatan, Linggang Bigung, Tering, dan Long Iram.
Setiap kecamatan menampilkan ciri khas budaya dan kreativitas daerahnya, menegaskan semangat kebersamaan dalam keberagaman.
Bupati Kubar Frederick Edwin memberikan apresiasi tinggi atas antusiasme masyarakat di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.
Nampak hadir di Parade Budaya Nusantara dan Parade 16 Kecamatan, Ketua DPRD Kubar Ridwai, mantan Bupati dan Wabup Kubar periode 2006-2016 Ismail Thomas dan Didik Effendi, Sekkab Kubar Ayonius, serta jajaran Forkopimda dan pejabat di lingkungan Pemkab Kubar.
Perayaan penuh warna ini menjadi wujud nyata dan sesuai dengan tema HUT Kabupaten Kubar ke- 26 yakni “Harmoni Bersama dalam Budaya”, yang mencerminkan semangat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kubar. (Btr/Sekala/Adv)