By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Samarinda

Kelangkaan BBM di Kaltim, Pj Gubernur: Akibat Distribusi yang Tidak Tepat Sasaran

Redaksi
By Redaksi
Published: Rabu, 6 Desember 2023
Share
Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik (Foto: Ist)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Warga Kalimantan Timur (Kaltim) mengeluhkan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di beberapa daerah di provinsi tersebut. Antrean panjang kendaraan bermotor terlihat di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Padahal, kuota BBM di Kaltim diklaim lebih dari cukup oleh pemerintah.

Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik, mengatakan bahwa masalah ini bukan disebabkan oleh kurangnya kuota, melainkan oleh distribusi yang tidak tepat sasaran. Ia berjanji akan memperkuat pengawasan jalur distribusi BBM ke setiap SPBU.

Hal ini disampaikan Akmal Malik setelah berkoordinasi dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) di Jakarta, Senin (4/12/2023). Dari hasil koordinasi tersebut, diketahui bahwa kuota BBM di Kaltim baru terpakai 75 persen.

“Artinya ini bukan di kuota, tapi persoalan pada distribusi,” kata Akmal Malik, dilansir dari Diskominfo Kaltim.

Menurut Akmal Malik, distribusi yang timpang terjadi karena masyarakat lebih memilih BBM yang bersubsidi, sementara yang non-subsidi habis. Hal ini disebabkan oleh disparitas harga yang sangat tinggi antara kedua jenis BBM tersebut.

“Kenapa ini bisa terjadi? Tak lain karena lemahnya sistem pengawasan,” ungkapnya.

Untuk mengatasi hal ini, Akmal mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim akan bekerja sama dengan BPH Migas dan Komite untuk membentuk tim pengawas. Tim ini akan melibatkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai pendukung.

“Kita akan memperkuat pengawasan bahkan tadi saya juga menawarkan akan melibatkan KPK untuk pendukung, sehingga sistem pengawasan akan lebih efektif di lapangan, juga melibatkan Kemendagri,” imbuhnya.

Akmal menegaskan, tujuan dari pengawasan ini tak lain untuk memastikan distribusi BBM sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Inilah persoalan yang terjadi,” ungkapnya lagi.

Ke depan, tim pengawas ini akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap distribusi BBM di Kaltim. Akmal Malik berharap dengan adanya langkah ini, kelangkaan BBM di Kaltim dapat segera teratasi.

“Ini pula yang nanti kita lakukan ke depan,” pungkasnya. (Jor/El/Sekala)

TAGGED:Akmal MalikBBMBPH MigasPj Gubernur KaltimSPBU
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Kekaisaran Baru Hollow Earth, Godzilla x Kong Hadirlam Pertarungan Epik Melawan Scar King
Next Article Ganjar Pranowo Sapa Warga di Pasar Loa Kulu, Cek Harga Cabai hingga Kedelai

Berita Undas

Warga Selili Titip Perbaikan TPA hingga Sarana Posyandu kepada DPRD Samarinda
Sabtu, 10 Oktober 2026
APBN Jadi Stimulus Awal, Samarinda Dituntut Siapkan Napas Panjang Bus BTS
Sabtu, 10 Oktober 2026
DPRD Samarinda Soroti Izin Reklame yang Berbelit, Pansus Bongkar Titik Hambatan Pengusaha
Sabtu, 10 Oktober 2026
DPRD Samarinda: Izin Reklame Jangan Dibuat Rumit, PAD Bisa Bocor
Sabtu, 10 Oktober 2026
Raperda Reklame Samarinda Bidik Potensi PAD dari Reklame Liar
Sabtu, 10 Oktober 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Advertorial

Guru Jadi Sorotan DPRD Samarinda, Kompetensi Pengajar Dinilai Penentu Mutu Pendidikan

2 Min Read
Samarinda

YMH Cetuskan Ekowisata Jadi Opsi untuk Lepaskan Kaltim dari Ketergantungan Ekonomi Tambang

2 Min Read
Seleksi PPPK Pemprov Kaltim.
Pemerintahan

3.952 Pelamar Berjuang di Seleksi PPPK Pemprov Kaltim

2 Min Read
Deni Hakim Anwar, Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda
Advertorial

Membongkar Realita Pahit, Deni Hakim Tawarkan Solusi Melawan Kekerasan Perempuan dan Anak di Samarinda

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?