By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialKutai BaratPemerintahan

Kantor PDA Kubar Diresmikan Bupati Kutai Barat, Jadi Rumah Bersama Masyarakat Adat

Redaksi
By Redaksi
Published: Sabtu, 20 Juni 2026
Share
SHARE

Kutai Barat, Sekala.id – Masyarakat adat di Kabupaten Kutai Barat (Kabar), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kini memiliki rumah bersama yang diharapkan menjadi pusat penguatan budaya, pelestarian adat istiadat, serta ruang koordinasi berbagai kegiatan kemasyarakatan.

Rumah bersama masyarakat adat ditandai dengan peresmian Kantor Presidium Dewan Adat Kabupaten Kubar oleh Bupati Frederick Edwin di Komplek Taman Budaya Sendawar (TBS) Kecamatan Barong Tongkok, Jumat (19/6/2026).

Peresmian tersebut disambut antusias oleh berbagai elemen masyarakat dan dihadiri jajaran Forkopimda, DPRD, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, para camat, pimpinan perusahaan, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Frederick Edwin menegaskan bahwa keberadaan kantor baru tersebut bukan hanya menjadi simbol berdirinya sebuah lembaga, tetapi juga mencerminkan komitmen bersama untuk menjaga identitas budaya daerah di tengah perkembangan zaman, tegasnya.

Ia menilai lembaga adat memiliki kontribusi besar dalam menjaga persatuan masyarakat sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang berakar pada nilai-nilai lokal.

“Lembaga adat memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan kehidupan bermasyarakat. Karena itu, pemerintah daerah akan terus membuka ruang kerja sama agar adat tetap menjadi bagian dari solusi dan arah pembangunan daerah,” ucap Bupati.

Menurut Frederick, pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan fisik semata, tetapi juga dari kemampuan masyarakat mempertahankan jati diri dan nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

Semoga kantor ini dapat dimanfaatkan sebagai pusat pembinaan generasi muda, pelestarian seni budaya, serta tempat berdiskusi untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan adat dan kehidupan sosial masyarakat.

“Budaya adalah kekuatan yang membentuk karakter daerah. Jika budaya tetap terjaga, maka masyarakat akan memiliki pegangan yang kuat dalam menghadapi perubahan dan tantangan masa depan,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Presidium Dewan Adat (PDA) Kabupaten Kubar, Yurang, menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya kantor yang selama ini menjadi cita-cita bersama para tokoh adat dan masyarakat.

Ia mengatakan kantor tersebut akan menjadi tempat berkumpul, bermusyawarah, dan mempererat hubungan antar masyarakat adat yang tersebar di berbagai wilayah di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.

“Kami memandang kantor ini sebagai rumah bersama. Tempat untuk menyatukan gagasan, memperkuat persaudaraan, sekaligus menjaga warisan budaya agar tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat,” tuturnya.

Ia juga menambahkan bahwa, keberadaan kantor baru tersebut juga menjadi motivasi bagi seluruh pengurus untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat fungsi lembaga adat dalam mendukung pembangunan daerah.

“Dengan diresmikannya Kantor Presidium Dewan Adat Kabupaten Kutai Barat oleh Bupati Frederick Edwin, diharapkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat adat semakin kuat,” pungkas Ketua PDA Kubar.

Kehadiran kantor tersebut sekaligus menjadi langkah penting dalam menjaga kelestarian budaya, memperkokoh persatuan, dan memastikan nilai-nilai kearifan lokal tetap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kutai Barat di masa depan. (Btr/ADV/Diskominfo Kubar)

TAGGED:Bupati Frederick EdwinKantor Presidium Dewan Adat Kabupaten KubarTaman Budaya Sendawar
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Kebutuhan Material IKN Melonjak, ESDM Kaltim Pacu Legalitas Tambang Galian C
Next Article DPRD Samarinda Minta Pemkot Kaji Ulang Rencana Bongkar Menara Lampu Taman Samarendah

Berita Undas

DPRD Samarinda Ingatkan Imbauan Hotel BUMD Jangan Batasi Peluang Swasta
Kamis, 29 Oktober 2026
DPRD Samarinda Desak Kompensasi Lahan Warga Jalan Merdeka Segera Dituntaskan
Kamis, 29 Oktober 2026
TPA Zona 3 Disiapkan, DPRD Samarinda Minta Pengelolaan Sampah Dibenahi dari Hulu
Kamis, 29 Oktober 2026
PJJ Saat Udara Memburuk, DPRD Samarinda Ingatkan Siswa Rentan Tertinggal
Kamis, 29 Oktober 2026
DPRD Samarinda Minta APBD Tak Beri Insentif ke Pengembang Komersial
Kamis, 29 Oktober 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Advertorial

PKK Kelurahan Melayu: Dapur Gotong Royong untuk Ibu Hamil dan Balita

2 Min Read
Advertorial

KFBN 2024, Merayakan Keindahan Budaya Lokal dan Nusantara di Kukar

2 Min Read
Advertorial

Dari KBL ke PON 2028: Perjalanan Perbasi Kaltim Membangun Basket Berkualitas

2 Min Read
Advertorial

Desa Loa Duri Ulu Kembangkan Destinasi Wisata Bukit Teratai, Tawarkan Wisata Alam dan Olahraga

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?