Kutai Barat, Sekala.id – Sebagai upaya meningkatkan keberhasilan tata kelola pemerintahan di era digitalisasi sekarang ini, semua sangat bergantung pada kemampuan instansi pemerintah untuk mengelola dan bertukar informasi secara efisien. Maka oleh itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kutai Barat (Kubar) meluncurkan program “Kubar Kita”.
Melalui program Kubar Kita, Pemkab berupaya membangun ekosistem digital yang terpadu, efektif, transparan, dan akuntabel. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, responsif, dan bertanggung jawab berbasis digital, sesuai visi dan misi pembangunan daerah periode 2025–2029.
Dalam sambutannya, Bupati Kubar Frederik Edwin yang disampaikan oleh Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Ayonius, mengatakan bahwa sekarang kita sudah memasuki era digital. Semua informasi harus terintergrasi dan ter update didalam sistem, ujarnya pada Pencanangan Kubar Kita “Program Orkestrasi Sinergitas Digital Layanan Pemerintahan”, di Ruang Rapat 1 Lantai 2, Kantor Bappedalitbang Kubar, Selasa (21/10/2025).
“Disinilah pentingnya informasi pemerintahan yang terintegrasi, yakni sistem yang memungkinkan pertukaran data lintas lembaga secara real-time dan aman,” ungkap Sekkab Kubar.
Sama halnya yang disampaikan oleh Kepala Diskominfo Kubar Rustam, dalam laporannya mengatakan, bahwa saat ini terdapat 43 layanan aplikasi di lingkungan Pemkab Kubar, dan masih berjalan sendiri-sendiri serta belum terintegrasi. Padahal, integrasi sistem informasi menjadi kunci untuk meningkatkan efisiensi layanan publik serta memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi yang akurat dan cepat.
“Disaat sekarang ini baru 10 perangkat daerah yang telah terintegrasi dalam program Kubar Kita. Saya menekankan agar perangkat daerah lainnya segera berperan aktif untuk mendukung keberhasilan program ini,” tegasnya.
Selanjutnya dalam membangun sistem informasi pemerintahan yang terintegrasi bukanlah hal yang instan, namun merupakan investasi jangka panjang untuk mewujudkan birokrasi yang modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Kolaborasi antar instansi, dukungan kebijakan, serta penguatan teknologi dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi faktor penting dalam menghadapi tantangan digitalisasi pemerintahan,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, turut dilakukan penyerahan perangkat Orbit bagi 26 kampung di wilayah Kubar dan 7 kampung di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu). Perangkat ini merupakan bagian dari program internet gratis Pemprov Kaltim, yang diharapkan dapat memperluas akses informasi dan mempercepat transformasi digital di tingkat kampung. (Btr/Sekala/Adv)