By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Politik

Demokrat Bantah Terima Aliran Dana Korupsi AGM

Redaksi
By Redaksi
Published: Jumat, 23 Juni 2023
Share
SHARE

Jakarta, Klausa.co – Partai Demokrat angkat bicara terkait pemeriksaan Ketua Badan Pemenangan Pemilu Demokrat Andi Arief oleh KPK sebagai saksi kasus tindak pidana korupsi yang menjerat Bupati Penajam Paser Utara non-aktif, Abdul Gafur Masud (AGM). Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Hinca Panjaitan membantah adanya aliran dana dari kasus korupsi penyertaan modal Perumda Benuo Taka tahun 2019-2021 ke partainya.

Menurut Hinca, Andi Arief hanya diperiksa sebagai saksi untuk memberikan keterangan terkait Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Kalimantan Timur.

“Enggak ada aliran dana ke Musda, enggak ada. Kalau kepentingan pribadi, saya enggak tahu itu, namanya juga pribadi,” kata Hinca.

Andi Arief sendiri telah menjalani pemeriksaan di KPK pada 19 Juni 2023. Dia dimintai keterangan terkait dugaan aliran dana dari Abdul Gafur Masud ke Musda Partai Demokrat Kalimantan Timur.

Abdul Gafur Masud adalah mantan Bupati Penajam Paser Utara periode 2018-2023. Dia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara pada Perusahaan Umum Daerah Tahun 2019-2021. Kasus ini diduga merugikan negara sebesar Rp14,4 miliar. (Mar/Mul/Klausa)

TAGGED:Abdul Gafur Mas'udAliran Dana KorupsiAndi AriefKorupsiPartai DemokratPerumda Benuo Taka Energi
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Puan Maharani Minta Maaf dan Dukungan Masyarakat untuk Acara Bung Karno di GBK
Next Article Target Tuntas September 2023, Ini Progres Penanganan Longsor di Teluk Bajau, Samarinda Seberang

Berita Undas

Gaji DPR Dilepas, Sahroni Pilih Jalur Donasi Terbuka
Selasa, 14 April 2026
Bahlil soal harga BBM bersubsidi: Tunggu waktunya saja
Rabu, 1 April 2026
Tidak Ada Pengadaan Mobil Dinas Baru Di Kutai Barat
Kamis, 26 Maret 2026
Estetika Terbaik: Keramik Batu Alam untuk Dinding Rumah
Kamis, 26 Maret 2026
Art Paris 2026: Bahasa dan Reparasi dalam Seni
Kamis, 26 Maret 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Kutai Kartanegara

PDI Perjuangan Raih 18 Kursi di DPRD Kukar, Ini Kata Caleg dan Akademisi

3 Min Read
Calon Wali Kota Samarinda, Andi Harun
Politik

Andi Harun Bungkam Isu Liar, Tegaskan Dukungan Solid ke Rudy Mas’ud-Seno Aji di Pilgub Kaltim 2024

2 Min Read
Politik

Optimisme KPU Samarinda Jelang Pilkada: Strategi Pemetaan TPS dan Partisipasi Pemilih

2 Min Read
Nasional

AHY Senyum Lebar di Ulang Tahunnya: MA Tolak PK Moeldoko, Sengketa Demokrat Berakhir

3 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?