By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialParlemenSamarinda

Debit Mahakam Menurun, Jasno Ingatkan Potensi Gangguan Air Bersih Samarinda

Redaksi
By Redaksi
Published: Kamis, 20 Agustus 2026
Share
Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Jasno. (Sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Kemarau panjang mulai memunculkan kekhawatiran baru bagi Samarinda. Penyusutan debit Sungai Mahakam di wilayah hulu dinilai berpotensi mendorong intrusi air laut ke kawasan hilir dan mengganggu ketersediaan air baku untuk kebutuhan air bersih masyarakat.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Jasno, meminta pemerintah dan masyarakat mulai menyiapkan langkah antisipasi sebelum kondisi tersebut berkembang menjadi persoalan yang lebih serius.

Dia mengatakan, penyusutan debit Mahakam sudah terlihat cukup signifikan ketika dirinya berada di wilayah Kutai Barat (Kubar). Kondisi di daerah hulu itu menjadi perhatian karena perubahan debit sungai dapat berdampak hingga wilayah hilir, termasuk Samarinda.

“Kalau di Samarinda memang belum terlalu terasa. Tapi kemarin saya dari Kutai Barat, di sana kondisi Mahakam sudah surut cukup parah. Hampir separuh sungai terlihat mengalami penyusutan,” kata Jasno, Rabu (18/8/2026).

Menurut dia, persoalan yang perlu diantisipasi bukan hanya menyangkut turunnya permukaan air sungai. Ketika debit Mahakam terus menyusut, terdapat kemungkinan air laut bergerak lebih jauh ke arah hulu.

Kondisi tersebut dikhawatirkan memengaruhi kualitas air baku yang selama ini dimanfaatkan untuk kebutuhan pengolahan air bersih di Samarinda. Jika kadar air laut masuk terlalu jauh, proses pengolahan air berpotensi menghadapi kendala.

Jasno menyebut kondisi itu dapat berdampak terhadap operasional Perumda Tirta Kencana Samarinda. Dalam keadaan tertentu, proses pengolahan bahkan bisa terganggu apabila kualitas air sungai tidak lagi memenuhi kondisi yang memungkinkan untuk diolah.

Karena itu, ia menilai persiapan cadangan air di tingkat rumah tangga perlu dilakukan sejak sekarang. Masyarakat diminta tidak menunggu sampai terjadi gangguan pasokan air bersih baru kemudian mengambil langkah antisipasi.

“Kami berharap masyarakat sudah mulai mengantisipasi dari sekarang, sebelum air asin masuk ke wilayah kita. Persiapkan tempat penampungan air, baik tandon maupun sarana lainnya,” ujarnya

Selain kesiapan masyarakat, politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga mendorong Pemerintah Kota Samarinda memperluas penyampaian imbauan terkait potensi dampak kemarau. Menurut dia, langkah tersebut penting mengingat dalam beberapa pekan ke depan belum terlihat tanda-tanda hujan yang dapat segera mengakhiri kondisi kering.

Bagi Jasno, langkah pencegahan perlu dilakukan lebih awal agar persoalan debit sungai tidak berkembang menjadi gangguan terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

“Pemerintah dan masyarakat harus sama-sama bersiap. Cadangan air sebaiknya disiapkan sejak dini,” tutupnya. (Jor/El/ADV/DPRD Samarinda)

TAGGED:DPRD Kota SamarindaJasnoKemarau Panjang
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Pawai Pembangunan Samarinda Ditiadakan, Jasno Soroti Dampaknya bagi Masyarakat dan UMKM
Next Article Kemarau Belum Berakhir, Samarinda Diminta Waspadai Meluasnya Kebakaran Lahan

Berita Undas

Pekerja Informal di Samarinda Masih Rentan, DPRD Dorong Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
Minggu, 23 Agustus 2026
Kemarau Belum Berakhir, Samarinda Diminta Waspadai Meluasnya Kebakaran Lahan
Minggu, 23 Agustus 2026
Debit Mahakam Menurun, Jasno Ingatkan Potensi Gangguan Air Bersih Samarinda
Minggu, 23 Agustus 2026
Pawai Pembangunan Samarinda Ditiadakan, Jasno Soroti Dampaknya bagi Masyarakat dan UMKM
Minggu, 23 Agustus 2026
Jasno: Ukuran Kemajuan Indonesia Bukan Sekadar Pembangunan, tapi Manfaat untuk Rakyat
Minggu, 23 Agustus 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Pemerintahan

Distribusi Jadi Faktor Kenaikan Harga, Pemprov Kaltim Pastikan Stok Tetap Tersedia

3 Min Read
Advertorial

Kopi Luwak Prangat Baru, Kukar: Diburu Pengusaha Bali, Harganya Tembus Rp5 Juta/Kg

2 Min Read
Kepala DPMD Kukar, Arianto
Advertorial

DPMD Kukar Fokus Bangun Posyandu di Wilayah Padat Penduduk dan Siap Lahan

2 Min Read
Pemerintahan

Eartag Secure QR Code, Peduli Lindungi untuk Sapi di Kaltim

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?