By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
PemerintahanSamarinda

Dampak Program Makan Bergizi Gratis: Pedagang Kantin Sekolah Terhimpit, Pemkot Cari Solusi

Redaksi
By Redaksi
Published: Jumat, 31 Januari 2025
Share
Wali Kota Samarinda, Andi Harun.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun. (Foto: Sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Samarinda terus digulirkan. Sejak diluncurkan, program ini membawa manfaat bagi siswa, terutama dalam pemenuhan gizi harian. Namun, di balik keberhasilannya, dampak lain mulai dirasakan—pedagang kantin sekolah merugi.

Sejumlah pedagang mengeluhkan turunnya omzet hingga 50 persen. Penyebabnya, siswa kini lebih memilih makanan yang disediakan gratis melalui MBG dibanding membeli di kantin.

Kondisi ini mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda. Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyebut tantangan dalam program baru adalah hal yang wajar. Ia menegaskan, pemerintah akan mencari solusi agar MBG tetap berjalan tanpa mengorbankan pedagang kantin.

“Setiap kebijakan pasti ada dampak. Yang perlu kita lakukan adalah menyeimbangkan manfaat dan efek sampingnya,” ujar Andi Harun.

Menurutnya, keberadaan MBG sangat membantu siswa dalam memperoleh asupan makanan sehat. Namun, di sisi lain, pemerintah juga menyadari peran pedagang kantin dalam perekonomian sekolah dan sektor UMKM.

Pemkot kini tengah mengkaji beberapa opsi, salah satunya melibatkan pedagang kantin dalam skema MBG. Langkah ini diharapkan bisa menjadi solusi agar para pelaku usaha kecil tetap mendapat penghasilan tanpa menghambat jalannya program.

“Kami akan merumuskan solusi terbaik agar semua pihak bisa berjalan beriringan,” tutupnya. (Jor/El/Sekala)

TAGGED:Andi HarunMakan Bergizi GratisPedagang KantinPemkot SamarindaWali Kota Samarinda
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Banjir yang melanda Perumahan Griya Mukti, Jalan. PM Noor, Kota Samarinda. Bertahan di Tengah Banjir: Warga Griya Mukti Andalkan Loteng dan Perahu
Next Article Pemkot Samarinda saat melakukan tinjauan ke tanggul yang berada di Jembatan, Jalan. PM. Noor. Tinjau Tanggul Jembatan PM Noor, Andi Harun Soroti Arus Deras dan Masalah Sertifikat Tanah

Berita Undas

Varia Niaga Siapkan Peternakan Ayam Modern, Bidik Kendalikan Harga Telur dan Daging di Samarinda
Kamis, 16 Juli 2026
Inovasi SAPA Keluarga: Jurus DPPKB Samarinda Jaga Kualitas Layanan di Tengah Defisit Anggaran
Kamis, 16 Juli 2026
Ruang Publik ke Mesin PAD, Teras Samarinda Ditarget Sumbang Rp2 Miliar
Senin, 13 Juli 2026
Program Gemilang untuk Percepat Penanganan Stunting, Pemkab Kubar Siap Kolaborasi
Minggu, 12 Juli 2026
Sambut Kapolres Baru, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Daerah Aman dan Kondusif
Minggu, 12 Juli 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Pemerintahan

Jangan Hanya Andalkan BPJS, Dinkes Kaltim Ingatkan Ada Jaminan Lain

2 Min Read
Hukum & Kriminal

Taktik Pencurian Honda HRV di Sungai Pinang Gagal, Serigala Utara Buru Hingga Balikpapan

3 Min Read
Serah terima memori jabatan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi simbol estafet kepemimpinan antara Edi Damansyah dan Aulia Rahman Basri. Digelar Senin pagi (30/6/2025) di Halaman Masjid Agung Sultan Sulaiman.
Kutai Kartanegara

Aulia Terima Tongkat Komando Kukar, Janji Tak Ubah Arah Pembangunan

2 Min Read
Samarinda

Lewati 100 Sekolah Lebih, SMAN 10 Samarinda Tembus Program Sekolah Unggulan Nasional

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?