By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialKutai Barat

Curah Hujan Tinggi, Pasokan ke Pasar Berkurang, Membuat Harga Timun Naik Drastis

Redaksi
By Redaksi
Published: Sabtu, 15 November 2025
Share
SHARE

Kutai Barat, Sekala.id – Akibat curah hujan yang mulai tinggi, membuat harga sayuran seperti timun di sejumlah pasar yang ada di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) mulai naik, ini membuat sejumlah pedagang dan masyarakat mulai resah.

Salah satunya harga timun di Pasar Nala, Kecamatan Linggang Bigung, melonjak tajam dalam sepekan terakhir. Saat ini, harga di tingkat pedagang mencapai Rp20.000–Rp28.000 per kilogram, naik drastis dari sebelumnya yang hanya Rp7.000–Rp8.000 per kilogram.

Sejumlah pedagang menyebut kenaikan harga ini terjadi karena pasokan di tingkat petani menurun. Curah hujan yang cukup lebat dalam beberapa minggu terakhir diduga menjadi penyebab utama banyaknya tanaman yang gagal panen atau terserang hama, sehingga timun yang masuk ke pasar semakin sedikit.

Salah satu pedagang, Lely (45), mengatakan kenaikan harga sudah terasa sejak awal pekan dan berdampak langsung pada penjualannya, ucapnya, Sabtu (15/11/2025).

“Kami ambil dari pengepul sudah harganya juga mahal sekali, jadi di pasar ikut naik. Pembeli banyak yang ngeluh, biasanya beli satu atau dua kilo, sekarang cuma setengah kadang juga per harga yang di minta pelanggan,” tutur Lely.

Ia juga menambahkan bahwa kondisi cuaca membuat petani tidak bisa memasok timun seperti biasanya.

“Katanya di kebun banyak yang busuk, kena hujan terus. Makanya kiriman ke pasar menjadi berkurang,” imbuhnya.

Sementara itu, warga kampung Bangun Sari, Kecamatan Linggang Bigung , Rudi (58), yang berjualan warung makan, turut merasakan beratnya kenaikan harga ini.

“Saya jualan warung makan, timun itu dipakai setiap hari. Kalau naik sampai segini, berat sekali. Harga jual makanan juga nggak bisa langsung dinaikkan, takut pelanggan keberatan,” pungkas Rudi kepada awak media.

Dengan pasokan yang masih terbatas dan cuaca yang belum stabil, pedagang berharap harga timun bisa kembali normal dalam waktu dekat agar aktivitas jual beli tidak semakin terdampak. (Btr/Sekala/Adv)

Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Festival Melayu “Gemeoh” Melak 2025 Dimeriahkan Acara Kobar Bejagur Season IV
Next Article Festival Melayu “Gemeoh” Melak 2025 di Meriahkan Jalan Santai, Senam Massal, dan Run 5K

Berita Undas

Pekerja Informal di Samarinda Masih Rentan, DPRD Dorong Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
Minggu, 23 Agustus 2026
Kemarau Belum Berakhir, Samarinda Diminta Waspadai Meluasnya Kebakaran Lahan
Minggu, 23 Agustus 2026
Debit Mahakam Menurun, Jasno Ingatkan Potensi Gangguan Air Bersih Samarinda
Minggu, 23 Agustus 2026
Pawai Pembangunan Samarinda Ditiadakan, Jasno Soroti Dampaknya bagi Masyarakat dan UMKM
Minggu, 23 Agustus 2026
Jasno: Ukuran Kemajuan Indonesia Bukan Sekadar Pembangunan, tapi Manfaat untuk Rakyat
Minggu, 23 Agustus 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Advertorial

Solidaritas Warga dan Pemerintah Bangkitkan Semangat Korban Kebakaran di Gang Rahmat

3 Min Read
Advertorial

Kaltim Peringkat Dua di Pra-Popnas, Tantang Jawa Timur di Popnas

2 Min Read
Advertorial

Kutim Pecahkan Rekor MURI, 1.500 Pelajar Melukis Batik Wakaroros Bersama

3 Min Read
Advertorial

Pemkab Mahulu Beraksi, Pulihkan Pendidikan Pasca Banjir

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?