By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Samarinda

Anggaran Fantastis Tugu Pesut, Pengamat: ‘Kurang Perencanaan Matang’

Redaksi
By Redaksi
Published: Senin, 6 Januari 2025
Share
Tugu Pesut Mahakam, Samarinda
Tugu Pesut Mahakam, Samarinda. (Foto: Sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Tugu siluet pesut yang berdiri gagah di Perempatan Mal Lembuswana, Samarinda, kini menjadi perbincangan panas di tengah masyarakat. Proyek yang menguras APBD hingga Rp 1,1 miliar ini justru menuai kritik pedas karena dianggap gagal mencerminkan ikon kebanggaan kota, pesut Mahakam.

Dengan tinggi delapan meter dan material baja yang dilapisi kabel plastik daur ulang, tugu ini didominasi warna merah terang yang mencolok. Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mengklaim desain tersebut sebagai simbol modernitas dan inovasi. Namun, lain di mata warga, lain pula di hati mereka.

Desain abstrak tugu ini lebih banyak memancing kebingungan daripada kekaguman. Warganet ramai-ramai mengkritik warna merah terang yang dianggap tidak memiliki kaitan dengan pesut Mahakam, apalagi dengan budaya Samarinda.

“Kalau ini dibilang pesut, kami butuh penjelasan lebih detail,” tulis seorang warganet di media sosial.

Tak hanya soal desain, anggaran jumbo yang dikeluarkan untuk proyek ini juga menjadi sorotan. Purwadi, pengamat ekonomi dari Universitas Mulawarman (Unmul), menyebut proyek ini kurang perencanaan matang.

“Anggaran sebesar itu seharusnya menghasilkan sesuatu yang lebih bernilai bagi masyarakat. Transparansi sangat penting dalam proyek seperti ini,” ujarnya.

Menurut Purwadi, dana Rp 1,1 miliar sebenarnya bisa dialokasikan untuk hal yang lebih mendesak, seperti pembangunan sekolah atau perbaikan jalan.

“RAB proyek ini perlu dibuka. Apakah anggaran sebesar itu memang wajar untuk sebuah tugu?” tambahnya.

Lebih lanjut, Purwadi mengusulkan agar masyarakat dilibatkan sejak awal dalam proses perencanaan.

“Keterlibatan publik dapat menghindari desain yang jauh dari ekspektasi warga. Pemkot harus lebih banyak mendengar masukan masyarakat,” tegasnya.

Meski menuai kritik, Pemkot Samarinda diharapkan bisa menjadikan kontroversi ini sebagai pelajaran. Sosialisasi, transparansi, dan partisipasi publik harus menjadi perhatian utama untuk proyek-proyek berbasis dana publik di masa depan. (Jor/El/Sekala)

TAGGED:Pemkot SamarindaPesut MahakamPurwadiTugu Pesut Mahakam
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Shin Tae Yong Resmi Pergi, Siapa yang Datang?
Next Article Pemprov Kaltim Bersama Bapenda Kaltim Gelar syukuran Atas Hasil Pendapatan Daerah, Senin (6/1/2024). Pendapatan Kaltim Surplus Rp845 Miliar, Rahasianya Ada di Teknologi dan Kebijakan Tarif

Berita Undas

Tanjung Isuy Tunjukkan Kekuatan Budaya dan Alam Kubar
Selasa, 16 Juni 2026
Seabad MSF Kalimantan Jadi Ruang Refleksi Misi, Evaluasi Pelayanan
Selasa, 16 Juni 2026
TKA Samarinda Lampaui Rata-rata Nasional, DPRD Minta Sekolah Bermasalah Dipetakan
Senin, 15 Juni 2026
Pemkab Ajukan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 ke DPRD Kubar
Senin, 15 Juni 2026
Grand Final Kanda Dinda Menjadi Wadah Generasi Muda Untuk Melestarikan Warisan Budaya Daerah
Senin, 15 Juni 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar
Advertorial

Bebaskan Perpisahan dari Beban Finansial: Seruan Deni Hakim Anwar untuk Sekolah di Samarinda

2 Min Read
Politik

Prabowo Pilih Gibran Jadi Cawapres, Seno Aji: Gerindra Kaltim Siap All Out

2 Min Read
Pemerintahan

Prabowo Resmikan 17 Stadion se-Indonesia, Kaltim Bersiap Mencetak Generasi Emas Sepak Bola

1 Min Read
Ketua KPU Samarinda, Firman Hidayat saat memberikan sambutan pada acara Konsolidasi Daerah, Minggu (13/10/2024)
Politik

KPU Samarinda Genjot Partisipasi Pilkada, Targetkan Lebih dari 70 Persen Pemilih

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?