By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialParlemenSamarinda

Warga Selili Titip Perbaikan TPA hingga Sarana Posyandu kepada DPRD Samarinda

Redaksi
By Redaksi
Published: Jumat, 9 Oktober 2026
Share
Kegiatan Reses Anggota DPRD Samarinda, Suparno di Dapil Samarinda Ilir. (Ist)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Kebutuhan fasilitas lingkungan masih menjadi pekerjaan yang disuarakan warga Kelurahan Selili, Kecamatan Samarinda Ilir. Mulai dari perbaikan plafon TPA, pembangunan turap, hingga kelengkapan posyandu, sejumlah usulan disampaikan kepada anggota DPRD Kota Samarinda, Suparno, dalam agenda reses, Kamis (8/10/2026).

Aspirasi tersebut datang dari warga RT 10, 11, 12, 13, dan 14. Selain perbaikan sarana fisik, masyarakat juga meminta dukungan perlengkapan untuk menunjang kegiatan bersama, termasuk baju senam dan peralatan habsyi.

Ketua RT 11 Selili, Prof Sadino, menyebut kondisi fasilitas TPA menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian. Warga mengusulkan perbaikan plafon sekaligus pembangunan turap di sekitar bangunan tersebut.

“Plafon TPA perlu diperbaiki. Selain itu, kami juga mengusulkan pembangunan turap di sekitar TPA,” kata Sadino.

Usulan itu menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat di tingkat lingkungan tidak selalu berkaitan dengan pembangunan fasilitas baru. Perbaikan sarana yang sudah ada juga menjadi bagian dari aspirasi yang mereka sampaikan kepada wakil rakyat.

Selain persoalan TPA, warga Selili menyampaikan kebutuhan yang berkaitan dengan aktivitas sosial dan pelayanan kesehatan masyarakat. Untuk mendukung kegiatan kebugaran, mereka mengusulkan pengadaan baju senam. Sementara itu, kegiatan habsyi membutuhkan satu set perlengkapan yang terdiri atas pengeras suara dan rebana.

Di sektor pelayanan kesehatan, warga meminta pengadaan papan posyandu dan timbangan bayi. Perlengkapan tersebut masuk dalam daftar kebutuhan yang disampaikan kepada Suparno selama pertemuan berlangsung.

Berbagai usulan itu memperlihatkan beragam kebutuhan warga di lima RT yang mengikuti reses. Mulai dari pemeliharaan fasilitas TPA hingga kelengkapan kegiatan masyarakat, seluruhnya diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan.

Bagi anggota dewan, pertemuan semacam ini menjadi kesempatan untuk memperoleh gambaran langsung mengenai persoalan yang dihadapi warga. Aspirasi yang disampaikan kemudian dicatat untuk dipelajari lebih lanjut sesuai kewenangan dan mekanisme yang berlaku.

Suparno mengatakan, seluruh masukan warga menjadi bagian dari bahan yang akan dibawa dalam proses tindak lanjut pembangunan di tingkat kota. Meski demikian, ia menegaskan bahwa setiap usulan perlu dilihat berdasarkan kewenangan agar dapat ditentukan langkah penanganannya.

“Semua aspirasi warga kami catat. Selanjutnya, kami lihat mana yang bisa ditindaklanjuti sesuai kewenangan,” ujar Suparno.

Ketua DPD PAN Samarinda itu menilai, penyerapan aspirasi secara langsung penting untuk memastikan anggota dewan mengetahui kebutuhan masyarakat di lapangan. Dengan begitu, pembahasan pembangunan tidak hanya bertumpu pada dokumen perencanaan, tetapi juga mempertimbangkan persoalan yang disampaikan warga.

“Melalui reses, kami bisa mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,” tutupnya. (Kal/El/ADV/DPRD Samarinda)

TAGGED:DPRD Kota SamarindaProf SadinoResesSuparno
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article APBN Jadi Stimulus Awal, Samarinda Dituntut Siapkan Napas Panjang Bus BTS

Berita Undas

Warga Selili Titip Perbaikan TPA hingga Sarana Posyandu kepada DPRD Samarinda
Sabtu, 10 Oktober 2026
APBN Jadi Stimulus Awal, Samarinda Dituntut Siapkan Napas Panjang Bus BTS
Sabtu, 10 Oktober 2026
DPRD Samarinda Soroti Izin Reklame yang Berbelit, Pansus Bongkar Titik Hambatan Pengusaha
Sabtu, 10 Oktober 2026
DPRD Samarinda: Izin Reklame Jangan Dibuat Rumit, PAD Bisa Bocor
Sabtu, 10 Oktober 2026
Raperda Reklame Samarinda Bidik Potensi PAD dari Reklame Liar
Sabtu, 10 Oktober 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Pemerintahan

Pembangunan Proyek RTP di Pasar Segiri Capai Progres 16 Persen

3 Min Read
Apel Gelar Pasukan Operasi “Lilin Mahakam 2024” Jumat (20/12/2024).
Samarinda

Operasi Lilin Mahakam 2024: Menjaga Samarinda Tetap Aman di Perayaan Akhir Tahun

2 Min Read
Peristiwa

Pencarian Nelayan Hilang di Mahakam Masuki Hari Kedua, Belum Ada Titik Terang

2 Min Read
Hukum & Kriminal

Akademisi Unmul: Korupsi Jamrek Bisa Seret Banyak Pihak, Ini Baru Awal

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?