By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialParlemenSamarinda

TKA Samarinda Lampaui Rata-rata Nasional, DPRD Minta Sekolah Bermasalah Dipetakan

Redaksi
By Redaksi
Published: Senin, 15 Juni 2026
Share
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti. (Sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Samarinda menunjukkan capaian yang menggembirakan. Nilai rata-rata siswa pada 2026 tercatat melampaui rata-rata nasional maupun rata-rata Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Namun, capaian tersebut dinilai tidak cukup hanya menjadi angka statistik. DPRD Samarinda meminta pemerintah melakukan pemetaan menyeluruh terhadap hasil TKA setiap sekolah untuk memastikan peningkatan kualitas pendidikan berlangsung merata.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, mengatakan hasil TKA yang positif perlu dijadikan bahan evaluasi untuk melihat kondisi pendidikan secara lebih rinci. Menurutnya, pemerintah harus mengetahui sekolah mana yang masih tertinggal agar dapat segera diberikan perhatian.

“Kalau ada daerah yang nilainya masih rendah, kita bisa cari penyebabnya. Apakah gurunya kurang, fasilitasnya belum memadai, atau akses ke sekolah yang masih sulit. Dari situ baru bisa dicarikan solusinya,” ujarnya, Senin (15/6/2026).

TKA tahun ini mengukur kemampuan siswa melalui dua mata pelajaran, yakni Matematika dan Bahasa Indonesia. Hasilnya menunjukkan kemampuan akademik peserta didik di Samarinda berada di atas capaian rata-rata berbagai daerah lainnya.

Puji menilai hasil tersebut tidak datang begitu saja. Menurutnya, capaian itu dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari kualitas tenaga pendidik, dukungan sarana dan prasarana, hingga lingkungan belajar yang mendukung proses pendidikan.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa nilai TKA tidak bisa dijadikan satu-satunya indikator keberhasilan pendidikan. Sebab, masih ada sejumlah persoalan mendasar yang hingga kini belum terselesaikan.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah kondisi infrastruktur sekolah. Berdasarkan data yang dimilikinya, sekitar seribu ruang kelas di Samarinda masih mengalami kerusakan, baik ringan maupun berat.

Permasalahan tersebut banyak ditemukan di sekolah-sekolah yang berada di kawasan pinggiran kota, terutama pada jenjang SD. Sejumlah sekolah bahkan masih menghadapi persoalan atap bocor, plafon rusak, banjir saat hujan, hingga akses jalan menuju sekolah yang sulit dilalui.

“Masih ada sekolah yang atapnya bocor, plafonnya roboh, terendam banjir, bahkan akses jalannya rusak. Ini juga harus menjadi perhatian,” katanya.

Menurut Puji, peningkatan kualitas pendidikan tidak boleh hanya berfokus pada capaian akademik. Pemerintah juga harus memastikan seluruh peserta didik memperoleh fasilitas belajar yang aman, nyaman, dan layak.

Ia menegaskan, keberhasilan Samarinda mencatat nilai TKA di atas rata-rata nasional memang patut diapresiasi. Namun, capaian itu tidak boleh membuat pemerintah mengabaikan pekerjaan rumah yang masih menumpuk di sektor pendidikan.

“Bersyukur tentu karena hasil TKA bagus. Tetapi jangan sampai kita merasa semua persoalan pendidikan sudah selesai. Masih banyak yang harus dibenahi,” tegasnya. (Jor/El/ADV/DPRD Samarinda)

TAGGED:DPRD Kota SamarindaSri Puji AstutiTes Kemampuan Akademik
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Pemkab Ajukan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 ke DPRD Kubar
Next Article Seabad MSF Kalimantan Jadi Ruang Refleksi Misi, Evaluasi Pelayanan

Berita Undas

DPRD Samarinda Ingatkan Imbauan Hotel BUMD Jangan Batasi Peluang Swasta
Kamis, 29 Oktober 2026
DPRD Samarinda Desak Kompensasi Lahan Warga Jalan Merdeka Segera Dituntaskan
Kamis, 29 Oktober 2026
TPA Zona 3 Disiapkan, DPRD Samarinda Minta Pengelolaan Sampah Dibenahi dari Hulu
Kamis, 29 Oktober 2026
PJJ Saat Udara Memburuk, DPRD Samarinda Ingatkan Siswa Rentan Tertinggal
Kamis, 29 Oktober 2026
DPRD Samarinda Minta APBD Tak Beri Insentif ke Pengembang Komersial
Kamis, 29 Oktober 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Calon Wali Kota Samarinda, Andi Harun
Politik

Andi Harun Bungkam Isu Liar, Tegaskan Dukungan Solid ke Rudy Mas’ud-Seno Aji di Pilgub Kaltim 2024

2 Min Read
Olahraga

Borneo FC Raih Kemenangan Dramatis atas PSS Sleman Berkat Gol Tunggal Silverio Junio

2 Min Read
Samarinda

Perjuangan Miftahul Trirezeky, Dari Kayu dan Batu Bata Hingga Bendera Berkibar

2 Min Read
Advertorial

Kukar Bersholawat Jilid 2 Hadirkan Habib Syech di Stadion Aji Imbut, Rendi Solihin: Insyaallah Lancar

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?