Samarinda, Sekala.id – Niat awal sekadar menepati janji memberi hadiah ponsel, berujung pada aksi bedah rumah total. Itulah nasib mujur yang dialami Ibu Ipit, atau yang akrab disapa Acil Mercedes, warga Samarinda yang selama ini hidup dalam keterbatasan.
Kondisi huniannya yang memprihatinkan memantik kepedulian dari organisasi kemasyarakatan (ormas) Baladika Mulawarman dan Ketua Tim Penggerak PKK Kalimantan Timur (Kaltim), Syarifah Suraidah. Rumah tak layak huni tersebut kini mulai dirombak total.
Ketua Umum Baladika Mulawarman, Helmi, menceritakan bahwa aksi sosial ini bermula dari ketidaksengajaan. Saat itu, Ketua DPW Drupadi Baladika berkunjung ke kediaman Acil Mercedes untuk menyerahkan sebuah ponsel.Namun, melihat langsung kondisi rumah yang nyaris ambruk, tim di lapangan segera melapor ke pusat.
“Awalnya memang tidak disengaja. Begitu melihat kondisi rumah Ibu Ipit yang sangat memprihatinkan, anggota langsung melapor,” ujar Helmi saat ditemui di lokasi, Jumat (22/5/2026).
Laporan tersebut rupanya langsung direspons cepat oleh Syarifah Suraidah. Istri Gubernur Kaltim yang juga menjabat sebagai Ketua PKK Kaltim ini langsung menginstruksikan program bedah rumah darurat.
“Karena Ibu Suraidah juga Ketua PKK Kaltim, kondisi ini langsung ditindaklanjuti. Jadi awal mula bantuan ini memang dari inisiatif teman-teman Baladika yang kemudian disambut baik oleh Ibu Gubernur,” jelas Helmi.
Helmi menegaskan, Baladika Mulawarman berkomitmen penuh untuk memosisikan diri sebagai perpanjangan tangan masyarakat. Begitu ada warga prasejahtera yang membutuhkan uluran tangan, organisasinya siap bergerak menjadi penghubung kepada pihak-pihak terkait.
Aksi bedah rumah ini tidak setengah-setengah. Selain memperbaiki struktur bangunan yang rusak, bantuan juga mencakup pembaruan fasilitas di dalam rumah. Sejumlah perabot baru seperti kasur, meja, bantal, hingga guling telah disiapkan.
Pantauan di lapangan pada Jumat siang menunjukkan puluhan anggota Baladika Mulawarman sudah mulai bergotong royong membongkar dan mengeluarkan barang-barang lama yang sudah tidak layak pakai dari dalam rumah.
“Sementara ini fokusnya perbaikan fisik rumah dulu karena kondisinya benar-benar tidak layak. Itulah yang membuat hati Ibu Gubernur terketuk,” imbuh Helmi.
Selama proses renovasi berjalan, Acil Mercedes tidak akan telantar. Ia diungsikan sementara waktu ke sebuah penginapan hingga rumahnya selesai diperbaiki secara total.
Melihat rumahnya mulai dibongkar untuk diperbaiki, Acil Mercedes tak kuasa membendung air mata. Dengan suara bergetar, ia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian yang diterimanya.
“Saya berterima kasih kepada Ibu Gubernur sudah bantu saya, saya ini orang miskin,” ucapnya lirih dengan mata berkaca-kaca.
Di sela-sela peninjauan lokasi, Syarifah Suraidah juga menyempatkan diri berinteraksi dengan tetangga sekitar. Ketua PKK Kaltim ini turut membagikan uang saku kepada anak-anak yang tinggal di lingkungan tersebut. (Kal/El/Sekala)