By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
PemerintahanSamarinda

Rusman Yaqub: Jangan Sampai Kaltim Hanya Jadi Halaman Belakang IKN

Redaksi
By Redaksi
Published: Kamis, 14 Mei 2026
Share
Rusman Ya’qub (Foto: Apr/Klausa)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Kemegahan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus dipamerkan ke publik. Gedung kementerian mulai berdiri, infrastruktur jalan dibangun besar-besaran, dan kawasan inti pemerintahan disiapkan menjadi wajah baru Indonesia.

Namun di balik ambisi besar itu, muncul satu kekhawatiran, apakah Kalimantan Timur (Kaltim) ikut menikmati dampak pembangunan, atau justru hanya menjadi penonton di daerah sendiri?

Kekhawatiran itu disampaikan Rusman Yaqub. Mantan Anggota DPRD Kaltim itu mengingatkan agar pembangunan IKN tidak menciptakan kontras mencolok antara kawasan inti ibu kota dengan daerah di sekitarnya.

“Jangan sampai IKN itu begitu agung, mewah, dan masyhur, namun saat keluar satu langkah dari IKN justru menemukan ketimpangan yang cukup tinggi. Karena itu saya menekankan agar ketimpangan itu tidak terjadi, sekecil apa pun,” tegas Rusman.

Menurutnya, Kaltim tidak boleh hanya dijadikan lokasi berdirinya pusat pemerintahan baru, tetapi harus ikut bertumbuh bersama pembangunan IKN. Dia menilai, daerah penyangga justru menjadi faktor penting dalam keberhasilan ibu kota baru. Jika wilayah penyangga tertinggal, maka pembangunan IKN juga berisiko menghadapi persoalan sosial dan ekonomi di kemudian hari.

“Kaltim adalah kawasan penyangga IKN. Maka sudah semestinya penyangga ini harus lebih kuat dari yang disangga,” ujarnya.

Rusman mengatakan, pembangunan di Kaltim harus diperkuat secara menyeluruh, mulai dari konektivitas antarwilayah, pendidikan, layanan kesehatan, hingga ekonomi masyarakat lokal.

Dia menilai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim sudah cukup aktif menyuarakan kepentingan daerah di tengah derasnya proyek pembangunan nasional di kawasan IKN.

“Gubernur dan Wagub Kaltim telah cukup serius dalam menyuarakan kepentingan-kepentingan daerah Kalimantan Timur, terutama yang berkaitan dengan pembangunan IKN,” katanya.

Menurut Rusman, keberadaan IKN seharusnya menjadi momentum besar bagi pemerataan pembangunan di Bumi Etam. Dia tak ingin proyek ibu kota baru hanya meninggalkan bangunan megah tanpa dampak nyata bagi masyarakat sekitar.

“IKN harus menjadi pengungkit kemajuan Kaltim, bukan sekadar etalase kemegahan negara,” kuncinya. (Kal/El/Sekala)

TAGGED:IKNPemprov KaltimRusman Yaqub
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article IPM Kaltim Tembus 79,39: Tertinggi di Borneo, Tempel Ketat DKI Jakarta dan Jogja
Next Article Bukan Bim Salabim, Pemprov Kaltim Janji Rombak Teknis Gratispol yang Dikeluhkan

Berita Undas

Dongkrak Kualitas Kriya Kaltim, Dekranasda Gandeng Desainer Nasional Sasar Sentra Kerajinan
Kamis, 14 Mei 2026
Gratispol Belum Sempurna? Begini Analisis Zain Taufiq Nurrohman
Kamis, 14 Mei 2026
Bukan Bim Salabim, Pemprov Kaltim Janji Rombak Teknis Gratispol yang Dikeluhkan
Kamis, 14 Mei 2026
Rusman Yaqub: Jangan Sampai Kaltim Hanya Jadi Halaman Belakang IKN
Kamis, 14 Mei 2026
IPM Kaltim Tembus 79,39: Tertinggi di Borneo, Tempel Ketat DKI Jakarta dan Jogja
Kamis, 14 Mei 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Advertorial

Pemerintah Sebulu Dorong Warga Ikut Pelatihan Usaha Sesuai Kebutuhan Desa

2 Min Read
Kutai Kartanegara

Respon Cepat Pemkab Kukar, Bukti Nyata Kepedulian Edi-Rendi terhadap Masyarakat

2 Min Read
Olahraga

Rekor Apik Borneo FC: Sihran Amrullah Optimis di Papan Atas Liga 1

2 Min Read
Sekda Kukar, Sunggono saat Audiensi membahas izin serta tata kelola perdagangan karbon di kawasan gambut di luar kawasan hutan di Kukar.
Advertorial

Kukar Bahas Tata Kelola Perdagangan Karbon ke Kementerian Investasi

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?