Kutai Barat, Sekala.id – Sebagai wujud nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat kurang mampu, sebanyak 24 Kepala Keluarga (KK) menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) periode Juli sampai Desember 2025.
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ini berada di Kampung Sumber Bangun, Kecamatan Sekolaq Darat, Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Penyerahan BLT kepada KPM dilakukan secara simbolis oleh Camat Sekolaq Darat, yang diwakili Petinggi Kampung Sumber Bangun, Jumat (7/11/2025).
Setiap KPM menerima bantuan tunai sebesar Rp 1.800.000.- (Satu Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah). Kegiatan penyerahan BLT ini dihadiri perangkat kampung, Babinkamtibmas, pendamping lokal desa, tokoh masyarakat, serta warga penerima manfaat.
Didalam sambutannya, Bupati Kubar Frederick Edwin, menyampaikan bahwa BLT-DD merupakan wujud nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat kurang mampu, terutama yang terdampak kondisi ekonomi.
“Adapun tujuan utama dari program ini adalah membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, menjaga daya beli, serta memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat. Untuk itu bantuan yang diterima digunakan dengan bijak dan sesuai kebutuhan keluarga,” pesan Bupati Kubar.
Salah satu penerima manfaat, Marlia (65), warga setempat mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan tersebut. Ia kini hidup dalam keterbatasan fisik dan ekonomi yang kesehariannya jadi buruh tani warga setempat.
“Saya sangat senang, karena bisa terima BLT dari dana desa,” ungkap Marlia.
Sama seperti yang dikatakan Burhan (71) warga setempat dikenal sebagai buruh penores karet yang mengandalkan tenaganya untuk mencari nafkah anak istrinya. Namun, kondisi kesehatan membuatnya harus berhenti bekerja dan kini bergantung pada anak laki-lakinya yang bekerja sebagai buruh serabutan di sekitar tempat tinggal mereka.
“Terimakasih sudah ada bantuan dari pemerintah, ya uangnya buat ongkos berobat, sisa buat kebutuhan juga. Mudah-mudahan kesehatan saya segera pulih, biar nggak jadi beban anak. Semoga bantuan ini bisa meringankan keluarga kami dan memenuhi kebutuhan membantu biaya pengobatan,” ucapnya.
Kebijakan penambahan BLT ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional dan memastikan kesejahteraan masyarakat rentan tetap terlindungi di tengah dinamika ekonomi global. (Btr/Sekala/Adv)