By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialKutai KartanegaraPemerintahan

Desa Perangat Baru Genjot Program Penanaman Kopi, Targetkan Pasar Ekspor

Redaksi
By Redaksi
Published: Rabu, 14 Mei 2025
Share
Ilustrasi Kopi Luwak.
Ilustrasi Kopi Luwak.
SHARE

Kukar, Sekala.id – Pemerintah Desa Perangat Baru, Kecamatan Marangkayu, mendorong program prioritas 2025 dengan fokus pada pengembangan komoditas kopi sebagai unggulan desa. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan potensi ekonomi warga sekaligus memperluas jangkauan produk kopi lokal hingga ke pasar internasional.

Kepala Desa Perangat Baru, Fitriati, mengatakan bahwa seluruh warga desa akan diarahkan untuk ikut ambil bagian dalam program ini melalui kewajiban menanam pohon kopi secara mandiri.

“Tahun ini setiap kepala keluarga wajib menanam minimal 10 pohon kopi. Ini sebagai langkah awal untuk memperkuat komoditas kopi yang peminatnya sudah tembus hingga mancanegara,” ujar Fitriati.

Meski begitu, Fitriati mengakui bahwa pengembangan kopi di wilayahnya masih menghadapi tantangan. Salah satu kendala utama adalah keterbatasan produksi yang belum mampu memenuhi permintaan pasar.

“Permintaan kopi dari luar negeri cukup tinggi, tapi volume produksi kita masih terbatas. Ini menjadi tantangan besar yang harus segera diatasi,” jelasnya.

Guna mendukung percepatan pengembangan kopi, Pemerintah Desa Perangat Baru juga mendapat bantuan dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Hulu Kalimantan Timur. Bantuan tersebut meliputi pembentukan kelompok tani dan penyediaan fasilitas penunjang.

“Fasilitas yang kami terima cukup lengkap, mulai dari sepatu boot, mesin pemotong rumput, parang, hand sprayer, pupuk, hingga bibit kopi. Bahkan kami juga mendapatkan pelatihan teknis agar lebih memahami cara budidaya kopi secara optimal,” paparnya.

Lebih lanjut, Fitriati menyebut bahwa kesadaran masyarakat terhadap potensi ekonomi kopi mulai tumbuh. Terlebih, geliat wisata berbasis kopi juga mulai dikembangkan di desa tersebut.

“Partisipasi warga dalam program ini baru sekitar 40 persen. Tapi kesadaran akan nilai ekonomi kopi terus meningkat, dan pemerintah desa terus melakukan pembinaan secara berkelanjutan,” pungkasnya.

(Jor/El/ADV/Pemkab Kukar)

TAGGED:Budidaya KopiDesa Perangat BaruFitriati
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kukar, Sutikno Harga Cabai Turun, Program Ketahanan Pangan Kukar Mulai Berbuah Hasil
Next Article Rapat paripurna kelima pada Rabu (14/5/2025) di Ruang Sidang Utama, penetapan Bupati dan Wakil Bupati Kukar terpilih periode 2025-2030. DPRD Kukar Tetapkan Aulia-Rendi sebagai Bupati dan Wabup Terpilih 2025-2030

Berita Undas

TKA Samarinda Lampaui Rata-rata Nasional, DPRD Minta Sekolah Bermasalah Dipetakan
Senin, 15 Juni 2026
Pemkab Ajukan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 ke DPRD Kubar
Senin, 15 Juni 2026
Grand Final Kanda Dinda Menjadi Wadah Generasi Muda Untuk Melestarikan Warisan Budaya Daerah
Senin, 15 Juni 2026
Harga Bahan Pokok di Samarinda Naik, DPRD Soroti Biaya Distribusi Akibat Pelemahan Rupiah
Senin, 15 Juni 2026
Eks Nakes RS Bhakti Nugraha Diyakini Tak Sulit Cari Kerja, DPRD Samarinda Sebut Tiga RS Baru Butuh SDM
Senin, 15 Juni 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Kutai Barat

Diskominfo Kubar Bersama PWI dan SMSI, Gelar Forum Group Discussion

3 Min Read

Pemprov Siapkan 2.454 ASN PPPK pada 2024, Tenaga Pengajar Kaltim Masih Kurang

2 Min Read
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kukar, Sutikno
Advertorial

Harga Cabai Turun, Program Ketahanan Pangan Kukar Mulai Berbuah Hasil

2 Min Read
Pemerintahan

Dokter Keluhkan Sistem Lambat, Pj Gubernur Kaltim Janji Benahi RSUD AWS

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?