By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialKutai KartanegaraPemerintahan

Nelayan Sebulu Masih Terjebak Pasar Lokal, Kredit Terbatas dan Distribusi Jadi Penghalang

Redaksi
By Redaksi
Published: Sabtu, 22 Maret 2025
Share
Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kecamatan Sebulu, Nurul Yakin. (Foto: Sekala)
SHARE

Kukar, Sekala.id – Di balik potensi besar sektor perikanan di Kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegara (Kukar), para nelayan di wilayah ini masih bergelut dengan persoalan klasik: sulitnya menjual hasil tangkapan dan terbatasnya akses modal usaha.

Bantuan pemerintah memang ada, tapi belum menyentuh akar persoalan. Salah satu program yang cukup dikenal adalah Kredit Kukar Idaman. Namun, bagi para nelayan, program ini belum cukup ampuh membuka jalan keluar dari persoalan ekonomi yang membelit.

“Program ini cukup membantu, tapi belum bisa memenuhi seluruh kebutuhan nelayan. Banyak yang masih kesulitan,” ujar Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kecamatan Sebulu, Nurul Yakin.

Menurutnya, sebagian besar nelayan masih bergantung pada pasar lokal dengan harga yang tak menentu. Akses distribusi yang terbatas membuat hasil tangkapan hanya berputar di lingkaran pasar kecil. Akibatnya, nelayan tak punya posisi tawar dalam menentukan harga.

“Harga ikan di pasar lokal sangat fluktuatif, sementara nelayan tak punya pilihan lain karena akses ke pasar yang lebih luas masih terbatas,” imbuh Nurul.

Kondisi ini membuat upaya peningkatan kesejahteraan nelayan jalan di tempat. Tak sedikit dari mereka yang akhirnya harus menjual hasil tangkapan dengan harga murah, bahkan merugi.

Menjawab kondisi tersebut, pihak kecamatan berupaya membuka ruang dialog dengan dinas-dinas terkait. Salah satu langkah yang tengah didorong adalah program pendampingan usaha perikanan berbasis penguatan kapasitas dan manajemen pemasaran.

“Kami ingin ada pendampingan menyeluruh, mulai dari pascapanen, pengemasan, sampai strategi pemasaran. Jangan sampai nelayan terus-menerus jadi pihak yang dirugikan,” tegas Nurul.

Ia menambahkan, peningkatan infrastruktur pendukung seperti gudang penyimpanan dingin (cold storage) dan akses logistik lintas wilayah sangat dibutuhkan agar nelayan bisa menembus pasar di luar daerah.

Nurul berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih pada sektor ini, bukan hanya dalam bentuk bantuan kredit, tetapi juga lewat kebijakan jangka panjang yang berpihak pada nelayan.

“Potensi perikanan kita besar, tinggal bagaimana pemerintah hadir secara utuh. Kalau akses distribusi dan permodalan diperkuat, kehidupan nelayan pasti bisa lebih baik,” pungkasnya. (Jor/El/ADV/Pemkab Kukar)

TAGGED:Kecamatan SebuluKredit Kukar IdamanNurul YakinPemkab Kukar
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article PSU Pilkada Kukar 2025 Digelar 19 April, Pemkab Siapkan Rp62,4 Miliar
Next Article Jembatan Penghubung Dinanti, Masyarakat Sebulu Butuh Akses yang Lebih Baik

Berita Undas

Administrasi Jadi Penghambat, Proyek Terowongan Rp500 Miliar Belum Difungsikan
Minggu, 3 Mei 2026
WFH Bukan Libur, ASN DPRD Samarinda Dilarang Keluar Rumah Saat Jam Kerja
Minggu, 3 Mei 2026
Anggaran Bengkak, Kolam Retensi Sempaja Dinilai Belum Tuntas Jawab Banjir
Jumat, 1 Mei 2026
Tentukan Nasib Hak Angket, DPRD Kaltim Gelar Rapat Penentu 4 Mei Mendatang
Jumat, 1 Mei 2026
Raperda Pasar Rakyat Dikebut, DPRD Samarinda Siapkan Aturan Lebih Tertata dan Kompetitif
Jumat, 1 Mei 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Advertorial

Pemerintah Kecamatan Sebulu Sesuaikan Pelatihan Kewirausahaan dengan Aspirasi Warga Desa

2 Min Read
Advertorial

Modernisasi Pertanian dan Peternakan Desa Purwajaya, Usaha Mandiri Pangan Pasca Tambang

2 Min Read
Pemerintahan

Pemkot Samarinda Bakal Menyulap Kampung Tua Menjadi Destinasi Wisata Baru, Rencana Revitalisasi Pecinan

2 Min Read
Advertorial

Rantau Pulung Gelar Deklarasi Damai, Pjs Bupati Kutim Tekankan Netralitas ASN

3 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?