By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Samarinda

Air Siap Minum di Samarinda Tak Laku, Warga Masih Percaya Air Isi Ulang

Redaksi
By Redaksi
Published: Senin, 10 Februari 2025
Share
Direktur Utama Perumdam Tirta Kencana, Noor Wahid Hasyim. (Foto: Sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Inovasi layanan Air Siap Minum yang diperkenalkan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Samarinda tak mendapat sambutan hangat dari warga. Meski sudah tersedia di beberapa perumahan, layanan ini sepi peminat.

Bukan tanpa alasan. Warga masih lebih memilih air isi ulang yang dianggap lebih murah dan praktis. Direktur Utama Perumdam Tirta Kencana, Noor Wahid Hasyim, mengungkapkan bahwa meski perusahaan telah memasang dua meteran di setiap rumah. Satu untuk air biasa dan satu lagi untuk air siap minum, penggunaannya tetap rendah.

“Kami sudah sediakan. Tapi, masyarakat belum banyak yang pakai,” katanya.

Sebagian kecil warga yang menggunakan layanan ini pun hanya memanfaatkannya untuk mengisi galon, bukan sebagai kebutuhan utama.

“Satu galon itu sekitar 20 liter. Kalau dipakai seminggu sekali, dalam sebulan cuma 80 liter. Sementara, untuk mencapai 1 kubik butuh 10 bulan. Artinya, pemakaiannya masih nol,” jelas Noor Wahid.

Tak ingin investasi besar sia-sia, Perumdam Tirta Kencana kini menyiapkan strategi lain. Mereka berencana memproduksi air minum dalam kemasan yang diharapkan lebih diterima masyarakat.

“Prosesnya sudah berjalan. Peralatan sudah dibeli, tempat produksi disiapkan. Targetnya sebelum akhir tahun sudah bisa mulai,” ujar Noor Wahid.

Langkah ini dinilai lebih realistis, mengingat pola konsumsi masyarakat yang masih belum terbiasa dengan sistem Air Siap Minum langsung dari keran.

“Untuk tahap awal, produk ini akan difokuskan untuk pasar Samarinda,” kuncinya. (Jor/El/Sekala)

TAGGED:Noor Wahid HasyimPerumdam Tirta Kencana
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Pelanggan Tirta Kencana Dipermudah, Lapor Gangguan Air Kini Bisa 24 Jam via WhatsApp
Next Article Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim) saat melakukan penyitaan lahan.(Ist/Kejati Kaltim). Kejati Kaltim Terus Usut Dugaan Korupsi di Perusda Bara Kaltim Sejahtera

Berita Undas

DPRD Samarinda Ingatkan Imbauan Hotel BUMD Jangan Batasi Peluang Swasta
Kamis, 29 Oktober 2026
DPRD Samarinda Desak Kompensasi Lahan Warga Jalan Merdeka Segera Dituntaskan
Kamis, 29 Oktober 2026
TPA Zona 3 Disiapkan, DPRD Samarinda Minta Pengelolaan Sampah Dibenahi dari Hulu
Kamis, 29 Oktober 2026
PJJ Saat Udara Memburuk, DPRD Samarinda Ingatkan Siswa Rentan Tertinggal
Kamis, 29 Oktober 2026
DPRD Samarinda Minta APBD Tak Beri Insentif ke Pengembang Komersial
Kamis, 29 Oktober 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Pelepasan jenazah Awang Faroek Ishak (AFI) di halaman Kantor Gubernur Kaltim, Senin (23/12/2024).
Samarinda

Prosesi Haru Pelepasan Awang Faroek Ishak di Pemprov Kaltim

2 Min Read
Para pemain Borneo FC saat melakukan latihan jelang pertandingan.
Olahraga

Pesut Etam Kembali ke Lapangan, Persiapan Ramadan dan Misi Papan Atas

2 Min Read
Ikon Baru Tugu Pesut Mahakam, di Simpang Lembuswana Kota Samarinda.
Pemerintahan

Tugu Pesut Mahakam: Kontroversi Desain dan Komitmen Pemkot Samarinda dalam Penataan Kota

2 Min Read
Advertorial

Samarinda, Kota dengan Jumlah Atlet Terbanyak di Kontingen Kaltim untuk PON XXI/2024

3 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?