By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
PolitikSamarinda

Isran-Hadi Bentuk Tim Khusus Antipolitik Uang Jelang Pilgub Kaltim 2024

Redaksi
By Redaksi
Published: Selasa, 17 September 2024
Share
Ketua Harian Timsus, Sapta Guspiani (Foto: Ist)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Pasangan petahana di Pemilihan Gubernur Kalimantan Timur (Pilgub Kaltim) 2024, Isran Noor dan Hadi Mulyadi, tak membuang waktu. Di tengah semakin dekatnya pemilihan yang dijadwalkan November tahun ini, mereka bergerak cepat. Sebuah Tim Khusus (Timsus) kini dibentuk dengan misi besar, memberantas politik uang, salah satu ancaman terbesar dalam proses demokrasi.

Langkah ini bukan sekadar respons terhadap tantangan elektoral, melainkan pernyataan tegas komitmen mereka untuk menjaga kemurnian suara rakyat. Menurut Ketua Harian Timsus, Sapta Guspiani, tim ini tidak hanya berfokus pada pengawasan semata, tetapi juga membangun perlawanan aktif melawan segala bentuk kecurangan.

Sapta yang juga duduk di jajaran Tim Pemenangan pasangan Isran-Hadi, menyerukan ajakan kepada masyarakat untuk ikut serta dalam upaya ini.

“Ini bukan hanya formalitas,” ujar Sapta pada Minggu (15/9/2024).

Ia menggarisbawahi pentingnya keterlibatan publik, menyebut mereka yang bergabung sebagai “pejuang demokrasi”. Masyarakat, dari tingkat kabupaten hingga RT, dipersilakan mendaftar sebagai relawan pemantau.

10 Ribu Relawan, Garda Terdepan Antipolitik Uang

Sapta tak tanggung-tanggung. Targetnya adalah merekrut hingga 10 ribu relawan yang akan disebar di seluruh Kalimantan Timur.

“Mereka bukan sekadar mengawasi proses pemungutan suara, tapi juga memastikan setiap dugaan politik uang ditangani dengan serius,” ujarnya tegas.

Kerja sama dengan aparat penegak hukum seperti kepolisian dan Bawaslu, lanjut Sapta, menjadi bagian integral dari strategi besar Timsus. Langkah preventif ini diharapkan mampu mencegah dan menindak segala bentuk pelanggaran sedini mungkin, memastikan Pilgub berjalan bersih, jujur, dan adil. Bahkan, Sapta menambahkan, tim relawan akan dilengkapi dengan tim hukum.

“Kami sudah siapkan seribu pengacara untuk mendampingi setiap pelapor,” ungkapnya.

Ini, menurutnya, adalah bentuk keseriusan pasangan Isran-Hadi untuk melindungi proses demokrasi dari intimidasi dan praktik-praktik yang mencederai kepercayaan publik.

Sapta pun tak ragu menyampaikan ancamannya terhadap para pelaku politik uang.
“Orangnya harus ditangkap,” cetusnya dengan tegas.
Ia memastikan bahwa tim hukum yang dibentuk akan langsung bertindak begitu ada pelanggaran yang terbukti.

Bagi pasangan Isran-Hadi, upaya ini adalah bagian dari visi besar mereka dalam menciptakan demokrasi yang berintegritas.

“Kami ingin menghentikan politik uang yang seolah telah menjadi budaya dalam setiap ajang pemilu,” tambahnya.

Bagi mereka, demokrasi harus bebas dari pengaruh kotor yang merusak esensinya. Dengan gerakan ini, Isran Noor dan Hadi Mulyadi berharap masyarakat Kalimantan Timur dapat memilih pemimpin dengan bijak, tanpa terpengaruh oleh praktik-praktik politik uang yang terus mengintai pesta demokrasi.

“Demokrasi harus kita jaga dari sinyal-sinyal negatif semacam ini,” pungkas Sapta. (Jor/El/Sekala)

TAGGED:Hadi MulyadiIsran NoorPilkada 2024Politik Uang
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Titik lokasi gempa menurut BMKG Berau Diguncang Gempa M5,6: Waspada Guncangan Susulan, Tidak Ada Tsunami
Next Article Jelang Duel di Batakan, Huistra Siap Bawa Borneo FC Taklukkan Malut United

Berita Undas

Distribusi Jadi Faktor Kenaikan Harga, Pemprov Kaltim Pastikan Stok Tetap Tersedia
Sabtu, 23 Mei 2026
Cari Desa Wisata Terbaik, Dispar Kaltim Mulai Validasi Lapangan 10 Finalis
Sabtu, 23 Mei 2026
28 Tahun Reformasi: Mahasiswa dan Akademisi di Samarinda Soroti Gejala Neo Orba dan Cengkeraman Oligarki
Jumat, 22 Mei 2026
Gandeng Syarifah Suraidah, Baladika Mulawarman RombaK Total Rumah Tak Layak Huni Milik Acil Mercedes
Jumat, 22 Mei 2026
Rudy Mas’ud Tanggapi Desakan Hak Angket, Sebut Keputusan Ada di Tangan DPRD
Minggu, 24 Mei 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Samarinda

Polemik Pengusiran Kuasa Hukum RSHD, Advokat Kaltim Minta Klarifikasi ke DPRD

2 Min Read
Advertorial

Dispora Kaltim Usulkan Rapat Kerja Rutin untuk Sinergi Pengembangan Olahraga

2 Min Read
Pemerintahan

Wawali Tegaskan Stunting Bukan Disebabkan Faktor Keturunan

2 Min Read
Hukum & Kriminal

Akademisi Unmul: Korupsi Jamrek Bisa Seret Banyak Pihak, Ini Baru Awal

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?