By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
PemerintahanSamarinda

Cari Desa Wisata Terbaik, Dispar Kaltim Mulai Validasi Lapangan 10 Finalis

Redaksi
By Redaksi
Published: Sabtu, 23 Mei 2026
Share
Kepala Dispar Kaltim, Ririn Sari Dewi. (Klausa)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Dinas Pariwisata Kalimantan Timur (Dispar Kaltim) resmi menggulirkan tahapan penting dalam rangkaian Lomba Desa Wisata Tingkat Provinsi Kaltim 2026. Sebanyak 10 desa wisata terbaik yang berhasil lolos seleksi ketat di tingkat kabupaten/kota kini memasuki fase presentasi serta validasi lapangan. Langkah ini diambil untuk menguji langsung kualitas pengelolaan pariwisata berbasis masyarakat di wilayah masing-masing.

Kepala Dispar Kaltim, Ririn Sari Dewi, menegaskan bahwa proses validasi ini bukan sekadar formalitas. Tim penilai akan terjun langsung ke lapangan guna mencocokkan data yang telah dipaparkan peserta dengan realita riil di lapangan, mulai dari daya tarik wisata, kelembagaan pengelola, hingga kebersihan lingkungan.

“Melalui tahapan ini kami ingin memastikan desa wisata finalis benar-benar memiliki kesiapan, inovasi, dan komitmen dalam mengembangkan potensi wisata berbasis masyarakat,” ujar Ririn, Sabtu (23/5/2026).

Ririn menjelaskan bahwa ajang tahunan ini tidak hanya berorientasi pada penentuan juara, melainkan menjadi instrumen evaluasi dan pembinaan jangka panjang. Fokus utamanya adalah melihat sejauh mana desa mampu menghadirkan tata kelola pariwisata yang berkelanjutan, sekaligus mampu menggerakkan roda perekonomian warga lokal serta memperkuat identitas budaya daerah.

Momentum ini dirasa kian krusial seiring dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN). Lonjakan arus kunjungan wisatawan ke wilayah penyangga, termasuk ke desa-desa wisata di Kaltim, diproyeksikan akan meningkat tajam dalam beberapa waktu ke depan. Oleh karena itu, kesiapan fisik dan manajerial desa wisata menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar.

“Validasi ini penting agar data yang disampaikan desa wisata benar-benar akurat dan sesuai dengan implementasi di lapangan,” tambahnya.

Persaingan tahun ini berjalan sengit dengan keterwakilan destinasi yang bervariasi dari seluruh pelosok Benua Etam. Di antaranya adalah Desa Wisata Pampang di Samarinda, Desa Wisata Satimpo Indah di Bontang, Desa Wisata Hendrawisata Pesona Mangrove di Balikpapan, serta Desa Wisata Klempang Sari di Paser. Sementara itu, Kutai Kartanegara meloloskan dua perwakilan sekaligus, yakni Desa Wisata Bangun Rejo dan Sangkuliman. Wilayah pedalaman dan pesisir juga tidak kalah unjuk gigi dengan masuknya Desa Wisata Lutan di Mahakam Ulu, Desa Wisata Tanjung Isuy di Kutai Barat, Desa Wisata Teluk Harapan di Berau, serta Desa Wisata Bhuana Sari Bumi Rapak di Kutai Timur.

Seluruh hasil dari presentasi dan peninjauan lapangan ini nantinya akan diakumulasikan menjadi dasar mutlak bagi tim penilai dalam menentukan Desa Wisata Terbaik. Ririn berharap, kompetisi ini mampu menjadi pelecut semangat bagi kelompok sadar wisata (Pokdarwis) di seluruh Kaltim agar tidak berhenti berinovasi dan memperluas jejaring kolaborasi.

“Program ini diharapkan menjadi pemantik motivasi bagi Pokdarwis di Kaltim untuk terus berinovasi, berkolaborasi, dan membangun kemitraan demi mewujudkan pariwisata daerah yang berdaulat dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Kal/El/Sekala)

TAGGED:Dispar KaltimLomba Desa WisataRirin Sari Dewi
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article 28 Tahun Reformasi: Mahasiswa dan Akademisi di Samarinda Soroti Gejala Neo Orba dan Cengkeraman Oligarki
Next Article Distribusi Jadi Faktor Kenaikan Harga, Pemprov Kaltim Pastikan Stok Tetap Tersedia

Berita Undas

DPRD Samarinda Dorong Evaluasi Kawasan Pergudangan Sutami: Jangan Tunggu Jalan Rusak Lagi
Rabu, 7 Oktober 2026
Suparno Minta Pencegahan Stunting Tak Berhenti di Paket Susu, Harus Dikawal sampai RT
Rabu, 7 Oktober 2026
Banjir Sambutan-Selili Tak Cukup Diatasi dengan Drainase, DPRD Usul Kolam Retensi
Rabu, 7 Oktober 2026
DPRD Samarinda Ingin Pasar Pagi Punya Konsep yang Lebih Menarik
Kamis, 27 Agustus 2026
DPRD Samarinda Soroti Rendahnya Minat KB, Edukasi Diminta Dimulai Sebelum Menikah
Kamis, 27 Agustus 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Wali Kota Samarinda, Andi Harun
Pemerintahan

Andi Harun Gelar Rapat Koordinasi Bahas Tata Kelola Keuangan dan Perpajakan di Probebaya

1 Min Read
Advertorial

Demi Kesejahteraan Nelayan, Seno Aji Salurkan Ratusan Mesin Kapal di Kukar

2 Min Read
Pemerintahan

Dishub Samarinda Rekayasa Lalu Lintas Malam Tahun Baru

2 Min Read
Olahraga

Suporter Tak Pernah Pergi, Joaquin Gomez: Mereka yang Terbaik di Negeri Ini

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?